Indi tersenyum kecil melihat alat kecil berukuran persegi panjang yang berada di tangannya saat ini. Garis dia menandakan bahwa dia kini tengah mengandung. Namun, bukankah pernikahannya dan Randy baru saja menginjak usia dua minggu empat hari?
Indi pernah mendengar masalah perhitungan usia kehamilan. Bukankah ini tandanya dia hamil satu bulan?
Wanita itu tersenyum kecil, kemudian mengelus perutnya yang kini di dalam terdapat janin, anaknya dan Randy. Indi tak menyangka, di saat dia dan Randy akan bercerai, anak ini hadir. Anak ini bisa menjadi perantara antara dia dan Randy, perantara agar dia dan Randy bisa memperbaiki semuanya. Indi benar-benar berharap akan hal itu, dia langsung mengambil ponselnya, kemudian mengirimkan pesan pada sang suami, terutama memotret tespek tersebut lalu dikirimkan pada Randy.
Indi
Mas, lihat deh ini, garis dua. Aku hamil, Mas. Akhirnya kita bakal punya anak. Kamu gak akan ceraikan aku, kan? Ada anak kita di rahim aku.Wanita itu tersenyum kecil melihat pesan yang dia kirimkan pada Randy. Harapannya sudah sangat besar, bahkan dirinya sudah sangat percaya kalau Randy tak akan menceraikannya. Anak ini butuh kedua orang tuanya, Indi tak ingin anaknya kekurangan kasih sayang dari kedua orang tuanya.
Namun, balasan dari Randy malah membuat senyum Indi yang sejak tadi mengembang seketika luntur. Hanya satu kata, tetapi sukses membuat Indi menyadari kalau Randy pasti tak ingin dia hamil.
Randy
Hamil?Dari pesan Randy tersebut, Indi merasa kalau Randy meragukan akan hal ini atau mungkin meragukan Indi yang hamil. Apa Randy tak percaya kalau dia hamil? Indi sudah mencoba beberapa alat tes kehamilan dan hasilnya dia hamil. Apa ada yang salah? Toh dia hamil karena dia punya suami.
Indi
Iya, aku hamil. Anak kita, Mas. Kamu kok kayak ragu gitu.Wanita itu menggigit kecil bibir bawahnya, jantungnya berdetak kencang menunggu tiap balasan yang dikirimkan Randy. Napasnya juga tak teratur, benar-benar takut apabila Randy menolak anak ini. Apa kejadian saat dia masih remaja dulu akan terulang lagi? Apa anak ini tak akan diakui oleh Randy seperti dulu kekasihnya sama sekali tak mengakui anaknya?
Namun, Indi tak ingin menghilangkan nyawa anak ini seperti dulu, hal itu membuat Indi menyesal dan bahkan berharap bisa kembali ke masa lalu untuk mempertahankan anaknya dulu. Indi ingin anaknya ini memiliki nasib yang baik, biarkan saja dia sial, asal anaknya memiliki nasib yang baik.
Randy
Jelas aku ragu, Indi. Kamu lupa? Sebelum menikah dengan aku, kamu udah gak suci. Bagaimana kalau seandainya anak itu bukan anak aku? Bisa aja kamu melakukan hubungan terlarang dengan laki-laki sebelum menikah sama aku atau mungkin di hari aku pergi dari rumah kamu melakukan hubungan terlarang. Apalagi akhir-akhir ini aku jarang pulang. Tapi aku harap kamu gak bawa laki-laki lain ke rumahku, Indi.Di seberang sana, Randy benar-benar tak percaya dengan apa yang Indi kirimkan padanya. Pasalnya, pernikahan mereka baru berjalan dua mingguan lebih dua hari, mana mungkin Indi sudah hamil secepat itu. Randy sama sekali tak percaya akan hal itu. Bisa saja Indi membohonginya.
Pria itu pun membuka ponselnya, kemudian mencari gambar alat tes kehamilan di internet, barangkali ada foto yang mirip dengan foto yang Indi kirimkan padanya. Sayangnya, setengah jam dia berkelana di internet, sama sekali tak menemukan adanya foto yang mirip dengan foto yang Indi kirim. Randy pun menggeram frustrasi ketika menyadari kalau hal ini pasti rencana Indi agar dia tak menceraikan wanita itu.
Alhasil, pria itu kembali mengirimkan Indi pesan.
Randy
Yakin itu anak kita? Atau anak kamu sama laki-laki lain?Indi
Mas, anak ini benar-benar anak kita. Kenapa kamu masih ragu sih?Randy
Jelas itu buat aku ragu, Indi.Indi
Aku harus gimana biar kamu percaya sama aku, Mas? Ini anak kita, darah daging kita.Randy
Gak ada yang perlu kamu lakukan untuk membuktikan semuanya, Indi.Tubuh Indi seketika lemas membaca tiap pesan yang Randy kirimkan padanya, ponselnya bahkan sampai terjatuh karena pesan dari Randy. Dia jatuh terduduk di ranjang king size dengan mata menatap kosong ke depan. Penolakan Randy pada anak ini membuat Indi kembali dibayangin oleh masa lalu menyakitkan. Saat di mana janinnya ditolak oleh sang kekasih, saat sang kekasih kabur entah ke mana, saat dia menggugurkan kandungannya dulu, dan saat dia menyesal karena menggugurkan kandungannya.
Indi tak mau hal ini terjadi lagi, Indi tak mau masa lalu menyakitkan itu terulang lagi. Dulu, wanita itu terpaksa menggugurkan kandungannya karena mengingat sang kekasih kabur, dia dulu putus asa karena tak tahu cara menghidupi anaknya, apalagi saat itu dia masih remaja berusia enam belas tahun.
Anak ini, bagaimana dengan anak ini? Seketika Indi dihantui bayangan janin yang pernah dia lenyapkan, kemudian bayangan janin yang tengah dia kandung menjalani hari-harinya tanpa seorang ayah, dan bayangan anaknya bertanya di mana ayahnya berada. Tangan wanita itu bergerak langsung mengelus perutnya, kemudian dia mengambil ponselnya yang tadi jatuh, lalu kembali mengirimkan Randy pesan.
Indi
Mas, tolong jangan ceraikan aku. Kalau kita cerai, bagaimana dengan anak kita?Tak berselang lama, Indi mendapatkan balasan dari Randy.
Randy
Anak kamu sendiri. Mana mungkin kamu langsung hamil gitu aja sedangkan kita baru melakukan dua minggu yang lalu, selain itu juga juga hanya melakukan sekali.Melakukan sekali? Apa Randy tak tahu kalau melakukan sekali bisa hamil dengan beberapa faktor? Salah satunya waktu yang tepat dalam siklus menstruasi perempuan dan hari pernikahan mereka bertepatan dengan masa suburnya, sehingga membuat proses pembuahan terjadi.
Indi
Aku sama sekali gak bohong sama kamu, ini benar-benar anak aku sama kamu. Kalau kamu memang mau ceraikan aku, setidaknya sampai aku melahirkan, Mas. Kamu boleh tes DNA setelah anak ini lahir.Setidaknya, saat dia mengandung, dia memiliki biaya untuk keperluan persalinan anaknya nanti, setelah itu Indi memasrahkan semuanya pada Randy. Indi pasrahkan semuanya pada Randy.
Randy
Siapkan dirimu, setelah pulang dari luar negeri, aku akan urus perceraian kita berdua.Indi
Mas, kamu serius?Randy
Kamu pikir aku bercanda?Sepertinya apa yang dikatakan Randy melalui pesan yang dikirimkan padanya benar. Apa Randy tak bisa mempertimbangkan hal ini lebih dulu? Pernikahan mereka bahkan baru saja berjalan dua mingguan lebih, bahkan belum menginjak usia satu bulan. Malang sekali nasibnya, ditinggal orang tua untuk selamanya, dihamili dan dicampakkan sang kekasih dulu, dan kini akan diceraikan ketika sedang mengandung.
***
Halooo
Jangan lupa tinggalkan jejak yah
Bye bye

KAMU SEDANG MEMBACA
Tidak Suci (Randy-Indi)
RomanceIndi pikir, Randy akan menerima dirinya apa adanya ketika mengetahui fakta yang selama ini dia sembunyikan. Sayangnya, kejujuran Indi malah membuat hubungan rumah tangga mereka hancur, Indi diceraikan di saat dia mengandung anak dari Randy. Namun, t...