*bonus chapter (1)*

1.6K 51 5
                                        

3 tahun sudah berlalu setelah acara kelulusan ketos & waketos neo school kala itu..

kini mereka semua sudah tumbuh menjadi pria dewasa yang sudah mempunyai kesibukan masing masing.

nael kini menjadi mahasiswa di universitas neo city, ia mengambil jurusan kedokteran. sedangkan kasa kini menggantikan pekerjaan ayahnya.

sudah 3 tahun lamanya mereka berdua tidak ada interaksi setelah tidak mempunyai hubungan.

"huhh.. ternyata kuliah ga segampang yang aku pikir" keluh pemuda manis kita, yaitu nael yang sedang duduk di taman kampus sambil memakan bekal yang ia bawa.

"kasa gimana kabarnya ya..? udah 3 tahun setelah aku putus dia gaada ngasih kabar lagi"

"apa kasa udah punya pacar baru ya.. atau bahkan dia udah nikah..?"

"aduhh!! aku yang mutusin kok aku yang gamon siii.."

"lagian aku juga ngapain mutusin dia tiba tiba sii, naell naelll begooo battt astagaaaa!" sesalnya mengingat ketika ia memutuskan hubungannya dengan kasa.

"NANAAAAA!!" panggil seseorang dari arah belakang, nael menoleh dan ternyata itu adalah haekal temannya yang sekarang juga berkuliah di universitas neo city, namun haekal memilih jurusan hukum.

"apasi kall, berisik jir"

"maap elah, bengong mulu abisnya gue liat, gamon ya dek?" tanya haekal iseng.

nael terkejut sampai tersedak "uhuk uhuk! apaain si ngaco lu kal, mana ada gua gamon"

"masa si? buktinya di kamarlu aja masi banyak foto foto kasa, terus wallpaper wa lu masi foto lu sama kasa yak" bongkar haekal.

"KOK LU TAU?!" tanya nael dengan nada ngegas, karna itu harusnya hanya ia yang tau.

"tau lah, gue kan intel"

"tai lu, ya gitu lah anjir, padahal kan gua yang mutusin ya.. kenapa juga gua mutusin kasa waktu itu.."

"salah lu lah monyet, btw gaada niatan nanya kabar gitu?"

"kabar siapa?"

haekal memukul kepala nael pelan "goblok, ya kasa lah"

"aduh jingan! jangan mukul babik!" kesal nael. "eh emang lu ada no nya? kasa kan ganti no"

"ada lah, lu lupa? tunangan gue kan abangnya kasa kocak!"

"iya juga.. gua pengen kek lu sama mahen jing.."

"galau mulu, no kasa udah gue kirim ke lu, buruan chat dah"

"yayayaya"

nael pun membuka ponselnya lalu pertama tama ia menyimpan kontak kasa yang baru terlebih dahulu sebelum di chat.

"ga on anjir kal" ujar nael lalu menyuapkan satu sendok nasi ke mulutnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"ga on anjir kal" ujar nael lalu menyuapkan satu sendok nasi ke mulutnya.

"sibuk kerja kali"

"iya kali ya, yaudah lah"

ketos & waketos -nomin-Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang