Selamat membaca...
Udara pagi yang dingin menusuk bak jarum ke kulit kedua insan yang kini masih terlelap dalam mimpi mereka masing-masing. Setelah semua hal yang mereka lakukan tadi malam mereka berdua sangatlah kelelahan, tetapi entah mengapa hal yang membuat mereka lelah ini justru adalah hal yang paling mereka sukarela lakukan.
Udara pagi yang semula terasa sangat dingin hingga membuat pelukan kedua insan itu semakin mengerat, kini perlahan mulai menghangat dan matahari yang indah pun mulai menampakkan dirinya, menciptakan cahaya terang yang menyilaukan hingga kedua insan yang tadinya terlelap pun kini mulai terusik.
Berkat cahaya yang semakin lama semakin menyilaukan itu pun akhirnya membuat keduanya terbangun dari tidur lelap mereka.
"pagi sayang"sapa agatha kepada gadis yang kini berada di dalam dekapannya.
"hmm pagi"balas aurell dengan nada malas entah mengapa.
"sayang kamu masih marah sama aku?"tanya agatha kepada kekasihnya itu.
"engga"balas aurell.
"trus kenapa kamu kaya jutek gitu jawabin akunya?"tanya agatha lagi dengan heran.
"aku masih ngantuk sayangg"balas aurell tapi kini ditambah dengan sedikit kekehan.
"ohh aku kira kamu masih marah sama aku"ucap agatha lega setelah mendengar jawaban dari aurell itu.
"emang aku masih marah kok"ucap aurell.
"serius?"heran agatha.
"iya"balas aurell.
"kenapa masih marahh? semalem aku gk bisa muasin kamu ya?"ucap agatha.
"astaga sayangg, nah justru itu penyebab aku masih marah ke kamuu, kamu semalem kasar bgt"ucap aurell sambil memukul kecil bahu agatha sambil cemberut.
Agatha yang melihat tingkah sang kekasih pun hanya bisa tersenyum sambil terus menggoda perempuan itu.
"maaf sayang aku gk bermaksud, lagian yang semalem minta buat makin terus dicepetin siapa ya?"goda agatha sambil tersenyum dan menaikturunkan kedua alisnya.
"ihh udah ah kamu mah"balas aurell malu dan langsung mengubah posisi tidurnya berbalik membelakangi agatha karena teringat dengan kejadian semalam.
Melihat itu agatha malah semakin gemas kepada kekasihnya itu, ia pun langsung memeluk aurell dari belakang dengan penuh rasa gemas.
"gemes banget sih kamuu"ucap agatha sambil menciumi bahu mungil aurell.
"diem deh"ucap aurell dengan nada kesal tetapi nyatanya dirinya saat ini sedang merasa malu.
"yaudah kalo kamu masih ngantuk tidur aja lagi, aku mau mandi dulu nanti kalo udah agak siangan aku bangunin kamu"ucap agatha sambil tersenyum dan memberikan kecupan mesra di kening aurell lalu aurell pun mengangguk.
Agatha pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah ia membersihkan diri dan berpakaian dia melihat aurell yang sudah kembali terlelap, agatha tersenyum melihat wajah lucu sang kekasih dan tanpa membangunkan sang kekasih agatha pun turun kebawah untuk sarapan dan menghubungi nara untuk meminta maaf atas kejadian kemarin karena ia telah meninggalkan pesta pernikahan nara begitu saja. Setelah beberapa lama telepon memanggil akhirnya nara pun menjawab panggilan itu.
"halo nar"
"halo kenapa tha?"
"nar gue minta maaf ya kemarin gue malah pulang dari nikahan lo gitu aja padahal acaranya belum selesai"ucap agatha.
KAMU SEDANG MEMBACA
TEMAN SEKELAS (GxG)
Fiksi RemajaCerita ini cerita pertama aku jadi gausah heran kalo alurnya acak-acakan ya . . . . . . . . . . . . . . . . Mengandung unsur 18+, jadi yang dibawah umur tolong bijak dalam memilih bacaan.
