Teman Polos yang Ceroboh

12.5K 16 1
                                        

Thanks udah mampir!
Btw jangan lupa vote sama follownya! Please jangan jadi pembaca gelap!

***

Gadis bernama Dea sedang sibuk mencaci maki di sepanjang jalan pulang. Entah siapa yang sedang ia maki itu, sepertinya Dea benar-benar kesal.

"Udah tua juga nakal banget tangannya, mentang-mentang busnya tadi sepi terus gelap main raba bokong gue gitu aja!"

Dea memasuki gang yang cukup sepi, memang sudah waktunya untuk orang-orang itu tidur. Hanya Dea saja yang baru pulang dari klub, membuatnya harus masuk ke gang yang sudah sangat sepi.

"Sepi banget, kok gue agak merinding ya... Apa jangan-jangan-"

Bruk!

Dea menabrak sesuatu ketika tepat berada ditikungan gang dekat rumahnya. Akibat tabrakan itu, ia jatuh terduduk.

Dea menatap terkejut begitu menyadari sesuatu yang ia tabrak adalah seseorang yang kini juga terjatuh tapi wajahnya tepat di payudara Dea yang sedikit terbuka.

"Cabul!"

Bug!

Dea memukul punggung orang itu yang belum juga bangkit dari posisinya.

"Awwwss .... Maaf aku nggak sengaja!" Orang itu mendongakkan kepalanya. Wajah keduanya berada sangat dekat. Yang satu menatap terkejut, satu lagi menatap dengan perasaan bersalah.

"Agan! Bangun nggak Lo!" Dea mencoba mendorong tubuh Agan.

"Dea .... Bentar lutut aku sakit!"

Akibat dorongan Dea, Agan reflek menarik tangan Dea sebelum ia terdorong jatuh. Akibatnya keduanya kembali terjatuh dengan posisi Dea yang menduduki junior Agan. Tubuh Dea hampir menindih sepenuhnya di atas tubuh Agan. Rok mininya yang memiliki belahan tinggi itu tersingkap dan menampilkan celana dalamnya.

"Agan .... Lu lagi godain gua?" Dea yang memang sedikit mabuk itu jadi sedikit terpancing.

"Ehh bukan mmmm" Dea mencium bibir Agan, pelan-pelan ia hisap bibir bawah milik agan yang terkadang membuat Dea sangat ingin menyesapnya. Kini ia benar-benar merasakan bibir itu.

Agan yang terkejut itu membulatkan matanya, kemudian semburat merah muncul di pipi hingga telinganya.

"Dea ...."

"Sstt!"

Memanfaatkan bibir Agan yang terbuka, Dea memasukkan lidahnya dan mulai mengabsen setiap bagian mulut Agan. Ciuman yang awalnya pelan dan kaku, kini mulai memanas setelah Agan ikut andil memberikan kenikmatan pada ciuman keduanya.

Dea menggerakkan pinggulnya yang masih berada tepat di atas junior Agan. Celana dalamnya bertabrakan langsung dengan celana yang Agan gunakan. Memberikan sensasi nikmat yang luar biasa.

Keduanya terbuai dan saling memberi nikmat lewat gerakan pinggul dan juga ciuman mereka. Keduanya seolah lupa mereka sedang berada di mana.

Dea mengeluarkan begitu saja payudaranya dari dress yang sangat terbuka itu. Kemudian ia menghentikan ciumannya dan meminta Agan untuk menyusu di payudaranya.

"Tapi De-"

"Please masukin ke mulut lu!" Dea menarik kepala Agan dan memasukkan payudaranya ke mulut Agan.

Tanpa bisa menolak, Agan mulai mengulum payudara itu. Sesekali menyedot, menggigit dan dimainkan dengan lidahnya. Dea yang keenakan itu menengadahkan kepalanya menatap langit berbintang seolah ia salah satu dari mereka.

Salah satu tangan Agan mulai menyusuri paha Dea yang terekspos dan kemudian memegang pantat sintal itu dan membantu Dea untuk menggerakkan pinggulnya lebih cepat.

***

Versi lengkap ada di link yg ada di komentar, jangan lupa dukungannya di karyakarsa!

One/Two Shoot [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang