Hai! Untuk versi lengkapnya, klik link di kolom komentar yaa!
Jangan lupa dukungannya!
*
*
*
"Sayang, besok kita akan pergi piknik sama keluarga Tante Rita. Nanti mama izinin ke sekolah kamu karena kayaknya nggak mungkin cuma sehari."
"Oh? Oke ... Ke mana, Ma?"
"Ke Villa Daerah Barat. Siapin baju sama keperluan kamu ya, besok subuh langsung berangkat."
Namaku Jane, sekarang aku murid SMA kelas XII. Dan ini adalah pertama kalinya setelah sekian lama keluargaku akan berlibur bersama keluarga Tante Rita. Sudah lama juga aku tidak bertemu Kak Darren, sepupuku. Dia memang empat tahun lebih tua dariku.
Entah bagaimana dia sekarang. Karena kesibukannya sebagai mahasiswa mengurangi aktivitas liburan bersama keluarga dan aku baru mengetahui bahwa dia sedang dekat dengan seseorang. Aku diam-diam berharap Kak Darren bisa ikut liburan besok.
***
Perjalanan ditempuh selama satu jam, aku yang memang masih mengantuk hanya tidur selama perjalanan. Sesampainya di villa, aku segera dibangunkan dan bukannya segera membereskan barang, aku justru kembali tertidur saat sudah masuk ke kamar yang nantinya akan aku pakai.
"Jane! Ayo sarapan dulu ...."
Aku yang terkejut mendengar suara Mama seketika terbangun. Segera aku turun dari kasur dan pergi menuju ruang makan. Terlihat Mama, Papa, Tante Rita, dan Om Erwin sudah duduk di sana. Lagi-lagi aku tidak melihat keberadaan Kak Darren.
"Pagi semuanya ...." Aku menyapa semua orang.
"Pagi, sayang. Kamu pasti tidur lagi ya ..." ucap Papa.
"Hehe masih ngantuk ..." Aku hanya tertawa ringan. "Tente, Kak Darren nggak ikut?"
"Jane pasti kangen ya udah lama nggak ketemu Kak Darren? Katanya sih nanti mau nyusul." Aku hanya mengangguk menanggapi ucapan Tante Rita.
Selesai sarapan, Papa dan Om Erwin mulai sibuk dengan persiapan BBQ untuk nanti malam, mama dan Tante Rita juga ikut sibuk menyiapkan bahan masakan untuk siang nanti dan juga malam. Aku justru diminta kembali ke kamar untuk belajar karena sudah mendekati waktu ujian. Mau bagaimana lagi, bahkan liburan aku harus tetap belajar.
Karena jenuh dengan materi pelajaran yang memusingkan, aku memutuskan bersantai sejenak di balkon kamar sambil menatap pemandangan alam. Dengan ukulele yang sengaja aku bawa, aku mulai bernyanyi beberapa lagu.
"Sayang, ini Kak Darren udah Dateng!"
"Iyaa!" Saking senengnya aku segera keluar kamar dan menuruni tangga menuju ruang depan. "KAK DARREN!" suaraku melengking begitu melihat sosok yang cukup lama aku rindukan itu. Aku berlari kencang dan memeluknya segera.
"Ohh wow Jane! Udah Segede ini?"
"Iya dong kak! Aku udah kelas XII ya ..."
"Oh iya, kenalin dia Irene pacar kakak."
"Ehh! ..." Jujur saja, aku tidak menyadari keberadaan kak Irene sebelumnya. Aku segera melepaskan pelukanku dengan canggung, dan menyodorkan tangan ke Kak Irene. "Halo, kak. Salam kenal, aku Jane. Adik sepupunya Kak Darren."
"Hai Jane, salam kenal, yaa!"
Masih dengan senyum canggung yang terukir, diam-diam aku bersyukur saat mama tiba-tiba memanggil semua orang untuk makan siang. Aku segera pergi dengan mengajak yang lain untuk makan.
Aku duduk di samping Mama, tepat di depanku kak Darren duduk. Sesekali aku melirik ke arahnya. Penampilannya jauh lebih dewasa dan keren, bahkan duduk bersebelahan dengan kak Irene terlihat sangat serasi. Ada rasa sesak di hatiku melihat fakta itu.
Beberapa kali kakiku tidak sengaja menabrak kaki kak Darren. Karena memang jarak meja yang tidak terlalu lebar dan juga karena kaki jenjang kami hal itu bisa terjadi. Hal itu membuat mata kami beberapa kali beradu tatap karena terkejut.
Selesai makan, aku kembali ke kamar. Kali ini aku harus tinggal berdua bersama Kak Irene. Aku tidak masalah, lagipula hanya sehari. Besok, kak Irene akan kembali karena masih ada pekerjaan.
Aku mulai sibuk belajar kembali saat kak Irene membereskan barang-barangnya. Tiba-tiba kar diketuk dari luar, terdengar suara kak Darren meminta izin masuk. Sebelum membuka pintu, kak Irene sempat bertanya padaku dan aku mengizinkannya.
"Sudah selesai?" Tanya kak Darren pada kak Irene.
"Hampir, cuma sedikit kok." Kak Irene kembali melanjutkan aktivitasnya dibantu kak Darren.
Aku sedang tengkurap di kasur, mencoba fokus untuk belajar. Tapi melihat interaksi mereka, benar-benar memecah konsentrasiku. Sesekali mataku tertuju ke mereka.
"Butuh bantuan, Jane?" Kak Darren yang sepertinya menyadari itu, mulai bertanya.
"Eh, nggak kak. Tadi lagi mikir aja ...."
"Oke, kalo butuh bantuan ngomong yaa"
Aku mengangguk. Hingga beberapa saat, kegiatan kak Irene telah selesai. Aku mencoba keberuntunganku.
"Ehh ... Kak. Boleh nanya? Ini ada beberapa soal biologi yang aku nggak bisa ..."
"Kamu nanya ke orang yang tepat, Jane. Darren anak jurusan biologi." Kak Irene mengalihkan pandangan ke arah kak Darren. "Sayang, kamu bantuin Jane, aku kayaknya perlu bantu orang tua kamu buat persiapan nanti malam."
"Oke, nanti bilangin mama kalo aku bantuin Jane dulu, ya." Kak Irene hanya mengangguk dan mulai berlalu pergi. Sebenarnya, aku sudah tahu hanya kak Darren yang akan membantuku.
Kak Darren mendekat ke arahku, aku tidak mengubah posisi sama sekali. Kak Darren ikut tengkurap di sampingku. Kami mulai belajar bersama, satu persatu soal bisa diselesaikan. Satu hal yang selalu aku perhatikan dari gerak-gerik kak Darren, dia tampak sesekali melirik ke arah kakiku yang memang hanya mengenakan rok mini.
"Jane, kenapa kamu pakai rok sependek ini?" Kak Darren merubah posisi menjadi duduk saat semua soal sudah terselesaikan.
"Aku udah terbiasa gini di rumah, kak." Jawabku sambil membereskan beberapa LKS.
Setelahnya, aku bangkit dari posisiku, dan sengaja meletakkan LKS tanpa turun dari kasur yang membuat posisi tubuhku seolah menungging menampilkan celana dalamku. Aku sempat mendengar suara terkejut kak Darren.
Greb!
Tiba-tiba, kakiku dipeluk dari belakang. Kak Darren, dia mulai mengelus pahaku yang menampilkan celana dalam itu.
"Ehh... K-kak?!" Aku terkejut, terlebih saat kak Darren menempelkan wajahnya ke pantatku. Aku bisa melihat seolah wajahnya tenggelam dalam rokku.
"Ahhhh .... Kak, tung-" mulut kak Darren mulai menciumi celana dalamku. "Janganhhh kak!"
*
*
*
Thanks udah mampir!
Versi lengkapnya ada di karya karsa!
Klik link di kolom komentar yaa
Jangan lupa dukungannya!
KAMU SEDANG MEMBACA
One/Two Shoot [END]
RomansaJangan cuma baca, wajib Vote! Pastikan untuk follow terlebih dahulu! Lebih bagus kalo ngasih komentar atau request cerita bisa langsung DM yaww! Cerpen dewasa, bocil dilarang mampir. hanya untuk 21+ dosa tanggung sendiri. Diusahakan update setiap ha...
![One/Two Shoot [END]](https://img.wattpad.com/cover/363969115-64-k366972.jpg)