[[ FOLLOW DULU YO SEBELUM BACA ]]
Cerita ini mengisahkan sosok pemuda yang pada saat menjelang Ramadhan, ia mengajak Ayah nya liburan bersama sang Kakak. Tetapi ia terjatuh ke jurang karena di kejar-kejar oleh dua orang penjahat.
Pemuda itu di temuk...
"Waduh duh duh,,, wes ganteng, sopan meneh. Idaman... idaman" gumam Ibu penjual seraya melihat kepergian Azzam.
Azzam bergegas menemui Umi nya.
"Umi!" Panggilnya.
Umi Fatimah menoleh, "Gimana? Udah?"
"Alhamdulillah udah ni, Mi" Jawab nya sambil menenteng kresek nya ke atas.
"Pinter, yaudah sekarang pulang, ya. Udah semua belanjaannya"
"Siap"
Umi Fatimah dan Azzam pun berjalan beriringan menuju Pesantren, karena jarak pasar ke Pesantren cukup dekat, jadi mereka jalan kaki saja.
Tanpa disadari, ada seorang lelaki yang berpenampilan layaknya preman, berjalan pelan di belakang mereka, mengawasi setiap gerak gerik yang ada di depannya, mencari waktu yang tepat untuk beraksi.