Hello i'm back 👋🏻
Tapi belum bisa kayak biasa ya jadwal up nya, masih sibuk soalnya
Btw pada kangen aku nga? 🤭
Enjoy reading guys ...
***
Pagi-pagi buta perut Ji Won terasa nyeri dan keram, sebenarnya hal itu sudah terjadi sejak beberapa hari yang lalu, tepatnya waktu dia strees karna melihat foto Soo Hyun dan Boah, lalu rasa sakitnya bertambah setelah Soo Hyun marah padanya karna Sukku, dan puncaknya hari ini
Awalnya dia pikir itu hanya tanda-tanda dia akan datang bulan, karna memang sudah lama bulannya itu tidak mampir, lalu apa ini?.. kenapa nyerinya semakin menjadi.., apa karna dia tidak makan dengan baik sejak kemarin? Ntah lah, namun dengan keadaannya itu Soo Hyun jadi panik dan langsung membawanya ke RS
Setelah mendapatkan perawatan bahkan infus vitamin, Soo Hyun dan Ji Won dipanggil ke ruangan dokter
"Pak Soo Hyun.. buk Ji Won.. sebelumnya saya mengucapkan selamat, karna ibu sedang mengandung, kira-kira usianya sudah sekitar 8 minggu"
"Benarkah? Ucap Soo Hyun sumringah, sementara Ji Won yang menyaksikan perubahan ekspresi Soo Hyun tentu saja bahagianya menjadi bertambah berkali-kali lipat
"Tapi.. ibu jangan stress apalagi telat makan, kemarin makannya tidak teratur ya? Sakit diperut ibu itu tanda anaknya sedang protes bahwa dia kekurangan asupan"
"Iyaa dok, kemarin saya sedang tidak nafsu makan" ucapnya sementara Soo Hyun menjadi merasa bersalah karna dia tau persis dia lah penyebabnya
"Lain kali, saat sedang tidak berselera pun ibu wajib tetap harus makan, demi buah hati kalian tentunya"
"Baik dok, akan kami ingat" balas Soo Hyun yang diangguki dengan dokter
"Dan untuk hubungan badannya, tolong dikurangi, kalau perlu jangan dulu"
"Baik dok" ucap Soo Hyun, padahal baru saja Ji Won ingin melayangkan protes
"Tapi masih boleh kan dok?" Tanya Ji Won
"Lohhh, biasanya para bapak yang ngomong begini ini kebalik malah ibuknya"
"Hehehe, soalnya suami saya rada kaku dok, kalo dokter bilang nga boleh nanti dia bakal sama sekali nga nyentuh saya"
"Ahhhh begitu ya.. hahaha" ucap dokter tersebut terkekeh
Sementara Ji Won sudah dikode-kode Soo Hyun untuk berhenti
"Sekali dalam seminggu masih oke, kalo bisa nahan dua minggu sekali lebih oke, atau paling maksimal dua kali seminggu deh.. masih boleh lah, tapi temponya jangan sama seperti biasa oke, pelan-pelan, dinikmati waktu berduanya"
Makin dijelaskan dokter makin pula muka Soo Hyun dan Ji Won jadi merah padam
"Baik dok, saya mengerti" ucap Soo Hyun menghentikan dokter tersebut untuk melanjutkan kalimatnya
"Ya sudah ini diresepkan vitamin buat ibu dan calon bayi yah, jangan lupa diminum"
"Iyaa dok, saya bakal pantau"
"Good, suami siaga berarti"
Senyum Soo Hyun tidak henti-hentinya terukir dari bibirnya, tidak menyangka moment itu akan secepat ini
Mereka memutuskan membuat acara kecil-kecilan 'menurut mereka'..
Padahal 2 perusahaan besar di Korea itu mereka liburkan, merayakan calon pewaris bisnis properti dan pertambangan milik daddy dan mommy nya
Mereka menyewa ballroom sebuah hotel elit dikawasan Seoul, bahkan menyewa kamar preesidential suite untuk mereka berdua, 2 superior room untuk kedua orang tuanya, bahkan karyawan-karyawanpun diberikan fasilitas menginap jika ingin menginap disana, kurang mewah apa coba? Dan itu mereka berdua anggap 'kecil-kecilan' #chaebol memang beda
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Start From Highschool
RomanceKisah kasih semasa SMA memang luar biasa indah dan menantang, ada yang bilang masa SMA adalah puncak keseruan dalam hidup, ini berlaku pada Kim Soo Hyun, dimana dunia seperti berpusat hanya padanya, dengan ketampanan, jago olahraga, bahkan dari kelu...
