"Nanti Ji... Nanti ya.. aku pasti cerita"
Kata-kata Soo Hyun itu tidak bisa berhenti dipikirkan Ji Won, dia bahkan tidak bisa tidur semalaman memikirkan itu, "apa yang sebenarnya terjadi dalam kehidupan Soo Hyun? Seberaba berat beban yang dia tanggung selama ini?, kenapa rasanya sakit sekali walaupun dia sama sekali tidak mengetahuinya" air matanya jatuh tapi dia juga tidak bisa memaksa Soo Hyun untuk bercerita, pasti berat pikirnya untuk menceritakan masalah dan membuka luka yang dialami kekasihnya itu, dan dia akan bersabar menunggu kekasihnya itu siap berbagi cerita padanya
Soo Hyun dan Ji Won bersekolah seperti biasa, mereka tidak merahasiakan hubungan mereka tapi mereka juga tidak mengumbar hubungannya, semuanya berjalan begitu saja, bahkan terlihat sama seperti hari-hari sebelumnya, tidak ada perbedaan, sehingga tidak ada pula yang sadar kalau mereka sebenarnya sudah berpacaran
2 bulan telah berlalu, satu sekolah bahkan teman dekat mereka pun masih tidak tau kebenaran tentang hubungan mereka, karna apa? Karna mereka sama sekali tidak menunjukkannya disekolah, bahkan saat para cewek-cewek mengerubuni bahkan memberi perhatian pada Soo Hyun pun Ji Won tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tanda-tanda kecemburuan disana, oleh sebab itu tidak ada yang curiga mereka punya hubungan
Tetapi kali ini berbeda Soo Hyun yang memang selalu mendapat perhatian berlebih dari siswa/i disekolah dan Ji Won yang seperti sudah terbiasa dengan itu sama sekali tidak terlihat terusik berbeda dengan Soo Hyun.. dia tidak terbiasa bahkan tidak terima jika kekasih nya yang mendapat perhatian lebih dari orang lain selain dirinya
Beberapa hari ini Ji Won selalu mendapat surat cinta bahkan mendapat kiriman bunga dan coklat, hal itu sangat amat tidak disukai Soo Hyun, tapi dia tidak menunjukkan ketidaksukaannya secara langsung, sejauh ini semuanya masih dapat dia tahan tapi tidak hari ini..
Seorang siswa laki-laki tiba-tiba dengan pedenya menyatakan cintanya pada kekasihnya itu dihadapan semua orang, bahkan tidak hanya satu tapi 3 orang laki-laki sekaligus..
Mereka ternyata dalang dari semua surat cinta, bunga, coklat dan bingkisan yang beberapa waktu terakhir rutin diterima Ji Won, dan bodohnya Soo Hyun membiarkan Ji Won menerima semua itu dan mengakibatkan para lelaki ini pede merasa Ji Won memberi mereka kesempatan
So Hyun mengepal tangannya dengan kuat, sangat tidak tahan dengan semua kata manis dan pernyataan cinta masing-masing dari laki-laki itu, sementara Ji Won hanya tersenyum menyaksikan ketiga siswa laki-laki itu menyatakan cintanya yang disaksikan hampir satu sekolah
Kepalanya mendidih, mukanya memerah menahan emosi yang memuncak "sudah cukup" pikirnya lalu dia bergegas berlari menghampiri Ji Won dan mengambil tangannya untuk dia genggam
Seketika suara siswa/i yang tadinya bergemuruh menyaksikan pernyataan cinta antara 3 laki-laki pemberani itu berhenti, semua jadi terdiam
Ji Won yang awalnya hanya tersenyum mendengarkan pernyataan cinta para fans nya itu beralih menatap Soo Hyun yang secara terang-terangan menggenggam tangannya disekolah, hal yang tidak pernah mereka lakukan selama 2 bulan mereka berpacaran di sekolah
"Kamu mau diem aja begini?" Tanya Soo Hyun memecah keheningan
Sementara para siswa/i disekolah itu serius menyaksikan apa yang akan terjadi selanjutnya, begitu juga dengan ketiga laki-laki yang tadi menyatakan cintanya pada Ji Won, mereka menunggu apa yang akan Ji Won katakan, dan apa maksudnya Soo Hyun yang tiba-tiba datang bahkan menggenggam tangan wanita yang baru saja mereka inginkan menjadi kekasihnya
Ji Won tidak menjawab hanya menaik-turunkan bahunya
Soo Hyun berdecak sebal dengan jawaban Ji Won yang tidak memuaskannya, maka tangan Ji Won dilepaskannya, dia berbalik menelan kekecewaan tapi langkah kakinya terhenti karna ucapan Ji Won
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Start From Highschool
RomanceKisah kasih semasa SMA memang luar biasa indah dan menantang, ada yang bilang masa SMA adalah puncak keseruan dalam hidup, ini berlaku pada Kim Soo Hyun, dimana dunia seperti berpusat hanya padanya, dengan ketampanan, jago olahraga, bahkan dari kelu...
