☆part||34

690 20 15
                                    

Hallo guys
.
.
apa kabar
.
.
Jan lupa vote
.
Jan lupa follow

.
happy reading

"babayy bububb muachh"ucap zura pada rafka yang baru saja mengantarkan dirinya sampai di depan pintu kelas.

baru saja masuk dan duduk zura sudah di sambut oleh kia yang kini duduk di sampingnya."Katanya besok ada event ya"tanya kiaa

"haiii semuaaaa"sapa liona yang baru saja datang yang kini duduk di tempatnya.yaitu di depan meja zura alias di samping kiaa.

"Iya katanya,event ya apa ya kira kira"penasaran zura.

"Katanya ada bazar makanan sama event basket"sahut jihan yang kini ikut nimbrung.

"ohh"balas zura singkat

"na lo udah ngerjain tugas kemaren belom"tanya kia pada liona berusaha mengalihkan topik.

"Udah dong,tadi malem di ajarin sama devan hehehe jadi salting deh kalo liona inget inget"balas liona

jam istirahat berbunyi semua menuju ke kantin,tak terkecuali zura,kia,liona,dan jihan yang kini mereka berada di kantin.saat sedang asik makan tiba tiba luna datang bersama arva membuat semuanya heboh.

"maless banget anjirr ketemu mereka berdua"sahut zura.

"Iya ihh males banget liona"timpal liona

"ke kelas aja yuu males gue"ajak kia dan di angguki yang lain.

Sepulang sekolah seperti biasanya mereka main di markas.
"jihan sering cerita ke gue kalo dia sering di jauhin sama kia zura liona"ucap revan

"ya itu salah nya sendiri lah suruh siapa jadi orang kek gitu"balas rafka

"nahh bener itu mungkin secara lisan mereka udah maafin jihan namun secara hati belum van,ya bayangin aja lah kalo jihan ngga gitu pasti semua ngga terbawa omongan jihan dan seolah olah zolla yang paling bersalah dan semua orang ngira kalo zolla itu pelakor"jelas gio

"Gue tau jihan salah,tapi kan kasihan dia di gituan,gue sebagai suami nya aja sakit apalagi jihan"

"lo,jihan sakit,zolla lebih sakit"balas devan singkat tapi nylekit di hati.

"jujur aja ya van,sebenernya kia itu ngga suka sama jihan,dia cuma temenan ya karna ngga enak aja sama lo,dan yang lain"jelas gavin

"Kenapa lo ngga bujuk supaya dia mau maafin jihan,harusnya lo sebagai suami kasih tau lah mana yang bener mana yang salah"balas revan

"ya gue tau,yang salah itu jihan,jadi terserah kia mau maafin atau engga itu urusan dia,dan kalo perihal suami gue didik kia supaya jadi yang lebih baik kok,dan engga asal ngomong,apalagi fitnah sahabatnya sendiri"balas gavin

"sahabat yang rela berkorban demi sahabatnya ngga mati"sambung gavin sambil menekankan kata perkata yang ia ucapkan.membuat revan diam membisu.

"mampus lo van,yang di ucapin gavin fakta semua lagi"sahut alaric

"disini kalo lo cuma mau mereka seperti dulu lagi keknya ngga bisa van,apalagi sekarang ngga ada zolla,bukan gue mau belain siapa siapa tapi emang itu kenyataan nya"balas rafka

EYYGREVOSSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang