27

25.4K 715 24
                                        

Selamat Hari Rabu~
Selamat Membaca😚

Di depan cermin, Cassandra berdiri dengan tubuh kaku, merasakan gaun itu melekat sempurna di setiap lekuk tubuhnya. Gaun putih yang kemarin ia pilih bersama Leo tampak sederhana, namun elegan. Kainnya halus, jatuh mengikuti garis tubuh dengan kelembutan yang seolah menyatu dengan kulitnya. Pada bagian bahu, ada renda-renda lembut yang menghiasi, memberikan sentuhan anggun yang tidak berlebihan, sementara potongan pinggangnya pas, menonjolkan keindahan tubuhnya tanpa terasa mencolok. Gaun itu begitu sempurna, seakan dirancang khusus untuk dirinya, menciptakan tampilan yang sederhana namun mampu memancarkan keanggunan yang tak bisa diabaikan.

Cassandra menelan ludah, mencoba menenangkan kegugupan yang menyeruak di dalam dadanya. Pikirannya terfokus pada fakta yang tak bisa ia abaikan—sebentar lagi, dalam hitungan waktu yang tak lagi lama, statusnya akan berubah. Ia akan menjadi istri Leo. Suatu kenyataan yang terasa begitu asing, namun nyata di depan mata. Jantungnya berdegup lebih cepat dari biasanya, dan udara di sekitarnya terasa lebih berat. Apakah ini benar-benar jalan yang ia pilih? Dalam hatinya, ada dorongan untuk mundur, tapi yang ada hanya keheningan yang mengiringi langkahnya.

Setelah ia selesai bersiap, Cassandra menghela napas panjang, memandangi sosok di cermin yang tampak begitu berbeda dari dirinya yang biasa. Perlahan, ia melangkah meninggalkan ruangan, menyusuri jalan menuju dermaga di tepi danau. Di sana, pemandangan yang telah disiapkan membuatnya berhenti sejenak, tertegun. Bunga-bunga putih menghiasi seluruh tepi dermaga, menciptakan suasana suci dan lembut, seolah seluruh dunia berwarna putih untuk hari ini. Rona matahari sore menambah keindahan di sekitar, memantulkan cahaya lembut di permukaan danau yang tenang.

Di ujung dermaga itu, berdiri sosok Leo, yang tampak menunggu dengan penuh kesabaran. Ia mengenakan setelan jas berpotongan sempurna yang membalut tubuhnya dengan pas, membuatnya tampak begitu mempesona. Garis-garis wajahnya yang tegas, pandangan matanya yang fokus, serta aura yang terpancar membuat Cassandra tak bisa mengalihkan pandangan darinya.

Cassandra berhenti sejenak di tepi dermaga, membiarkan dirinya mengumpulkan kekuatan sebelum langkah terakhir menuju Leo. Di sebelah Leo, seorang pastor berdiri dengan senyum tenang, mengenakan jubah putih. Kehadirannya menambah kesan sakral pada momen ini, membuat Cassandra semakin tersadar bahwa ini bukan sekadar mimpi. Di hadapannya, di bawah langit yang cerah dan di tengah keindahan danau yang tenang, ia akan mengucapkan janji suci, sebuah ikatan yang akan mengubah hidupnya selamanya.

Leo meliriknya, lalu tersenyum kecil seolah memberinya dorongan, membuat degup jantung Cassandra semakin tak beraturan. Baginya, tatapan itu seperti magnet, yang membuatnya semakin tak bisa menahan langkah. Setiap inci yang mendekat terasa begitu berarti, seolah-olah setiap langkah kecil yang ia ambil membawa bobot dari masa depan yang belum terungkap.

Ketika akhirnya Cassandra sampai di samping Leo, pastor itu membuka buku kecil di tangannya dan mulai mengucapkan kata-kata pembuka, memberikan restu bagi ikatan mereka. Kata-kata sang pastor mengalir dengan tenang, meresap ke dalam hati Cassandra, membawa ketenangan dalam kegugupannya. Leo tetap menggenggam tangannya erat, seperti memastikan bahwa apa pun yang terjadi, ia akan ada di sampingnya.

Sementara suara pastor mengisi udara, Cassandra menatap Leo, pandangannya dalam dan penuh makna.

Saat pastor mempersilakan mereka mengucapkan janji, udara seolah menebal di sekitar Cassandra dan Leo, menyelimuti mereka dalam keheningan yang dalam, hanya diisi oleh degup jantung yang berirama kuat di dada Cassandra. Ia menatap Leo—sosok yang dulu baginya adalah bayangan penuh teka-teki, sosok yang kini berdiri di hadapannya sebagai pria yang akan ia sebut sebagai suami.

Cassandra mengumpulkan seluruh keberaniannya, dan dengan suara yang awalnya gemetar, ia mulai mengucapkan sumpahnya.

"Leonardo Bianchi," ia memulai, suaranya menggema dalam hening. "Saya mengambil engkau menjadi suami saya, untuk saling memiliki dan menjaga, dari sekarang sampai selama-lamanya. Pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus, dan inilah janji setiaku yang tulus."

Leonardo Bianchi mendengarkan setiap kata Cassandra dengan sorot mata yang tak teralihkan, sorot yang penuh ketulusan dan komitmen. Ia menarik napas dalam-dalam.

"Cassandra Clark," ia mengucap pelan, suaranya penuh ketenangan, namun menggetarkan. "Saya mengambil engkau menjadi istri saya, untuk saling memiliki dan menjaga, dari sekarang sampai selama-lamanya. Pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus, dan inilah janji setiaku yang tulus."

Dalam momen itu, waktu seakan berhenti. Mata mereka saling terkunci, seakan meyakinkan bahwa janji yang baru saja terucap adalah jalan hidup yang akan mereka tempuh bersama. Pendeta yang berdiri di samping mereka tersenyum, menundukkan kepala penuh restu, lalu mengumumkan dengan sukacita, "Dengan ini, kalian resmi menjadi suami istri."

Seolah mengikuti alur kata-kata itu, Leo menarik Cassandra dalam pelukannya, dan untuk pertama kalinya sebagai suami istri, ia mencium bibirnya dengan lembut. Kecupan itu bukan hanya sekadar ritual, tetapi janji lain, tanpa kata-kata, bahwa mereka kini adalah satu. Di bawah langit yang biru dan bunga-bunga putih yang bergoyang diterpa angin, Cassandra tahu bahwa hidupnya baru saja berubah—menjadi awal dari sebuah kisah yang tak terduga, tetapi sangat nyata.


Tidak menyangka dikit lagi cerita ini akan menuju ending. Sisa tiga chapter aja🥹🥲

Teman-teman yang mau baca ending prigioniera lebih dulu bisa banget! Langsung ke karya karsa aku yang ada di link profile atau message aku di instragam @claiirysvdb 🥰

Apa aja sih keuntungannya?
1. Bisa baca ending Prigioniera lebih dulu.
2. Terdapat extra chapter yang akan menghubungkan kalian ke cerita aku selanjutnya yang masih rahasia🤫
3. Penulisan cerita lebih rapi. Kalau kalian perhatikan dan mengikuti cerita ini dari awal. Pada bagian awal cerita ini dalam narasi Cassandra di sebutkan sebagai Cassie. Sedangkan di pertengahan hingga akhir disebutkan sebagai Cassandra. Di versi pdf nya semua serentak.
4. Total ada 109 halaman😱
5. Latar belakang Leo dan Cassandra lebih dijelaskan di versi pdfnya pada chapter-chapter awal dan tidak ada di wattpad.
6. Harganya terjangkau! Hanya Rp.29.000,00

EIITTTTSSSS! Tenang aja ya karena cerita ini tetap akan selesai di wattpad. Tetapi untuk extra chapternya nanti kalian bisa beli terpisah eksklusif di karya karsa aku setelah cerita ini end ya🫶🏻

Sekian~
Sampai jumpa di chapter berikutnya! Have a nice day.🩶

Prigioniera (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang