Karena berani menolong sahabatnya yang kabur dari cengkeraman mafia, Cassandra Clark harus menanggung akibatnya. Gadis pemberani ini kini terjebak di bawah kekuasaan Leonardo Bianchi, tangan kanan mafia yang kejam.
CERITA INI TERSEDIA SELURUH CHAPTE...
Halo semuaaa! Akhirnya kita berjumpa lagi setelah cukup lama aku menghilang sejak cerita terakhirku, "UNEXPECTED." Kali ini aku datang membawa cerita baru yang masih setia di genre dark romance.
Jujur, belakangan ini aku ngerasa cerita ini benar-benar naik lagi. Dari situ aku cuma bisa bilang satu hal yaitu terima kasih sebesar-besarnya untuk kalian semua. Baik pembaca lama yang masih setia, maupun pembaca baru yang baru mampir dan memutuskan bertahan. Aku sadar, sebagai penulis, tulisanku masih jauh dari sempurna. Kalau masih ada alur yang terasa kurang, atau penulisan yang belum sesuai ekspektasi kalian, aku mohon maaf dari hati yang paling dalam.
Aku nggak pernah menyangka cerita yang awalnya cuma aku tulis iseng bisa sampai sejauh ini—bahkan per 6 Januari 2026, jumlah pembacanya sudah mencapai 1,3 juta.
Oh iya, aku juga mau nanya sedikit nih. Beberapa dari kalian bilang kalau nemu cerita ini dari TikTok. Kalau berkenan, boleh banget share akun TikTok yang merekomendasikan cerita ini di kolom komentar ya. Aku pengin ngucapin terima kasih langsung sebagai bentuk apresiasi kecil dari aku sebagai penulis.
Sekalian juga, aku mau mengucapkan Selamat Tahun Baru untuk kita semua. Semoga tahun ini lebih baik, lebih hangat, dan semoga cerita ini tetap bisa menemani kalian di sela-sela hari yang melelahkan. Terima kasih.
—
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Namanya Holy. Artinya suci. Ironis, karena darah adalah bahasa yang paling ia pahami.
Di dunia gelap penuh orang berdosa, namanya beredar seperti bisik-bisik terkutuk. Pembunuh bayaran paling berbahaya. Cepat. Tenang. Tak pernah gagal. Jika Holy sudah bergerak, fajar hanya akan menemukan tubuh dingin dan cerita yang terputus.
Ia tak peduli siapa targetnya. Raja, bangsawan, atau rakyat jelata. Moral bukan urusannya. Bayaran cocok, pekerjaan selesai. Nama hanyalah nama. Nyawa hanyalah angka.
Namun malam itu berbeda.
Targetnya seorang perempuan hamil besar. Harga yang ditawarkan terlalu tinggi untuk ditolak. Saat Holy tiba, tidak ada penjagaan. Tidak ada perlawanan. Hanya darah yang menggenang, napas terengah, dan tangisan bayi kecil di lantai-lahir di tengah sekarat ibunya.
Di sanalah Holy berdiri. Untuk pertama kalinya, ia ragu.
Dan tanpa ia sadari, satu malam itu mulai mengubah arah hidupnya secara perlahan.