Api Yang Menyala

86 10 0
                                        

Tak - tak...
Tak- tak...
suara langka kaki melangkah bergema di dalam ruangan yang terdapat 7 remaja yang sedang duduk di kursi dengan membentuk lingkaran disebelah mereka terdapat mahluk yang bertubuh tinggi dan besar .

remaja iris mata indicolite berjalan kearah 7 remaja yang sedang duduk ia pun berdiri di tengah lingkaran tersebut terdapat sebuah kursi kosong yang berada di tengah lingkaran.

" Aku akan memulai hukumannya pemain pertama yang akan di hukum duluan adalah Halilintar Mujahid Amin ." ucap Ocohbot dengan wujud manusianya.

Setelah itu Hali pun duduk di kursi yang berada di tengah lingkaran ia pun diikat ia duduk temanin mahluk tinggi berbadan besar.

" hukumanmu berapa di roda Putar ini , aku akan memutar nya ." Ucap Ochobot sambil memutar roda putar yang berada di depan Hali .

Roda pun berputar tak lama kemudian roda tersebut berhenti jarum yang berada di lingkaran tersebut berhenti di tulisan.

" Kuku ." ucap Ochobot sambil mengambil tang yang berada di tas yang tadi ia bawa .

setelah mengatakan itu Ochobot langsung menghampiri Hali dan langsung menarik pasak kuku yang berada di tangan Hali , Hali langsung berteriak saat kuku tangan dicabut pasak , Taufan yang ingin bangun dari tempat duduk nya langsung di tatap tajam oleh mahluk yang berada di sebelah nya ia tidak dapat menolong sahabatnya itu.

teriak kesakitan menggema di seluruh ruangan tersebut mereka berenam hanya bisa melihat saja saat Hali disiksa dengan cara kuku nya dicabut semua mengunakan tang.

setelah mencabut semua kuku tangan dan kaki nya Hali pingsan karena sakit yang teramat sakit yang harus ia terima , tubuh Hali dibawah oleh mahluk bertubuh besar keluar ruangan tersebut .

" selanjutnya Renjiro Taufan ."

Setelah itu roda pun di putar jarum menuju ke arah tulisan .

" Suntikan." ucap Ochobot sambil mengambil suntikan dan ia pun menyutikan nya di tubuh Taufan , setelah menyuntikkan cairan ke tubuh Taufan.

" Suntikan ini adalah cairan parasit ia akan berkembang ketika meminum darah ia akan terus berkembang sampai wadah yang ia tempati mati ." ucap Ochobot dengan menekan kata mati di ucapannya.

Taufan kembali lagi ke tempat duduk semula yaitu duduk bersama temannya.

" Gempa Nahwan ." ucap Ocohbot setelah itu memutar kembali roda Putar, roda tersebut berhenti di jarum yang menuju kata.

" Alkohol."ucap Ochobot sambil mengambil alkohol di dalam tasnya setelah itu ia pun menuangkan nya di atas kepala Gempa.

setelah menuangkan alkohol di atas kepala Gempa Ochobot pun mengambil mancis / korek api gas dan membakar kepala Gempa api pun menyala membakar kepala Gempa yang sudah di tuangkan alkohol Gempa langsung berteriak histeris

" Sakit,sakit ku mohon bunuh saja aku langsung jangan lakukan begini tembak saja kepala ku panas ,panas sekali ." jerit Gempa menahan rasa sakit dan panas di kepala nya.

teman nya yang melihat tersebut ingin menolong nya namun mahluk yang berada di sebelah mereka terus menghalangi nya dan mereka ada yang menangis melihat kondisi yang Gempa alami .

Dor.. .
Dor ..
suara tembakan terdengar dan suara teriakan Gempa sudah tidak terdengar lagi yang menandakan Gempa sudah tiada.....

" Gempa" teriak Taufan , Blaze , Duri,dan Solar saat suara tembakan terdengar.

" Kumohon berhenti cukup sudah jangan di lanjutkan lagi aku mohon ." Ucap Taufan dengan suara lirinya memohon agar hukuman nya diselesaikan.

" Tapi ini belum selesai dan selanjutnya adalah Blaze Nalendra." Ucap Ocohbot.

Setelah itu ia pun memutar kembali roda Putar, roda tersebut pun berhenti jarum nya menuju ke arah bertulisan .

" Mata kiri ." ucap Ocohbot ia langsung mencongkel pasak bola mata kiri Blaze .

" AAAAHH SAKIT." teriak Blaze saat bola mata kiri nya dipaksa untuk keluar dengan menggunakan alat beda ( author gak tau nama alat untuk mencongkel mata Blaze maaf ya )

darah segar mengalir deras di pipi kiri Blaze saat bola mata kiri nya sudah berhasil keluar Ochobot pun menaruh bola mata Blaze di dalam toples.

Blaze pun duduk kembali di tempat duduk nya sambil memegang matanya berada di sebelah kirinya mengunakan kain yang sudah di beri cairan agar darah nya tidak mengalir kembali lagi.

" Biar mempercepat aku akan memanggil kalian bertiga sekaligus biar cepat." ucap Ocohbot sambil memanggil mereka bertiga.

Setelah itu Ocohbot pun memutar kembali roda Putar, roda tersebut berhenti di jarum yang bertuliskan
Ice Sagara mendapatkan hukuman tangan kirinya yang harus di amputasi, Praditya Solar mendapatkan hukuman kuping kanan nya yang akan di potong dan Ranjadra Duri ia sangat beruntung karena ia hanya di potong rambut nya saja .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Skip selesai hukuman nya

Di ruangan terdapat 6 remaja yang tengah duduk di depan mereka terdapat makanan bubur kacang hijau.

Mereka hanya diam saja namun tak berapa lama salah satu dari mereka bersuara.

" udah di makan , Makanannya untung saja tangan kiri aja yang di potong kalau keduanya kayak mana aku makan ." ujar Ice sambil memakan bubur kacang hijau.
.
.
.
.
.
.
.
.
T.B.C.

Maaf cerita nya kurang sadis

Maaf cerita nya kurang sadis

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Wujud robot.

Wujud manusianya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Wujud manusianya

Nama: Ochobot
Status robot kuning bisa berubah wujud manusia .
Sifat mageran, suka merajuk, ngeselin.
Pemandu para pemain di Game On .

Maaf cerita nya gaje dan makasih udah mampir dan baca cerita saya hehehe. ⛰️

Game On ( Tamat )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang