Where !!!

71 10 0
                                        

matahari pagi hari dan hembusan angin yang berhembus terdapat perempuan paruh baya yang sedang duduk di kursi sambil menatap kearah langit tak lama kemudian cairan bening mengalir membasahi pipinya.

" Ren bunda kangen kamu Ren , kamu ada dimana nak ." gumam bunda Taufan .

Tak lama kemudian suara mobil berhenti di depan teras rumah pintu mobil terbuka menampilkan perempuan paruh baya ia pun menghampiri perempuan paruh baya yang sedang duduk di kursi.

" Indri ." Sapa nya.

" Ratna ." Ucap Indri sambil memeluk tubuh sahabat nya Ratna.

" Ndri aku gagal sebagai seorang ibu aku terlalu sibuk dengan urusan pekerjaan ku sebagai model ." ucap Ratna sambil memeluk erat tubuh sahabat nya.

" sudah lah aku yakin kita bisa menemukan anak kita." ucap Indri sambil menyakini bahwa mereka akan bertemu dengan anaknya kembali .

" Tapi aku sudah melaporkan nya ke pihak kepolisian tapi mereka tidak mendapatkan keberadaan mereka , bukan hanya mereka berdua yang hilang tapi teman mereka juga hilang, mereka hilang seperti dih telan bumi ." ucap Ratna sambil melepaskan pelukannya.
.
.
.
.
.
Dikelas pada saat jam pelajaran ada satu murid yang sedang melamun ia tidak memperhatikan guru nya yang sedang mengejar murid lainnya ia adalah Darrel adek dari Gempa Nahwan yang duduk di kelas 3 SD .

" bang Nahwan Abang dimana ? Kasihan ibu bang ia selalu menanti Abang pulang Darrel kangen Abang , kangen omelan Abang kalau Darrel tidur nya larut malam, kangen masakan buatan Abang , Darrel kangen Abang Nahwan ." batin Darrel ia sedang di kelas duduk sambil melamun melihat kearah pintu kelas tak lama cairan bening mengalir membasahi pipinya ia begitu rindu dengan sosok Abang nya yang hilang begitu saja tanpa ada yang tau keberadaan nya.
.
.
.
.
.
.
.
~kediaman Gempa Nahwan ~

perempuan paruh baya yang sedang duduk sambil memandangi foto anak sulung nya terdapat foto Gempa bersama adek nya Darrel mereka berdua terlihat tersenyum di foto tersebut.

" nak kamu sekarang ada dimana ibu sudah mencari mu tapi ibu tidak menemukan keberadaan mu , kamu sudah hilang ketika ibu ingin membangun mu di pagi hari namun pada saat ibu masuk kemar mu kamu tidak ada di kamar, ibu sudah bilang sama ayah ia akan pulang besok nak." ucap ibu Gempa sambil memeluk erat foto Gempa bersama adek nya Darrel.

~ kediaman Blaze dan Ice ~

" Blaze Ice kalian berdua ada dimana nak Blaze walaupun mama bukan ibu kandung mu tapi mama menyayangi mu seperti mama menyayangi Ice pulang lah nak mama merindukan kalian berdua, mana rindu dengan kalian yang bertengkar dengan hal sepele di rumah sunyi tanpa kalian berdua papa ia juga berusaha mencari keberadaan kalian ." ujar mama Blaze dan Ice melihat album foto Blaze dan Ice sewaktu kecil.

Orang tua Hali ,Taufan, Gempa,Blaze dan Ice mereka merindukan mereka dan mencari keberadaan mereka sedang kan orang tua Duri dan Solar.

" Sialan dimana mereka berdua berani sekali kabur dari rumah awas saja kalau ketemu abis kalian berdua kalau anak itu kabur siapa lagi yang akan memberikan ku uang aku gak bisa minum dan main judi kalau gak ada tuh anak dasar anak haram bisanya menyusahkan ku saja mereka berdua gak ibu nya gak anaknya menyusahkan ku saja." ucap laki paru baya ia adalah ayah dari Duri dan Solar ia selalu meminta uang kepada Duri, Duri bekerja sepulang sekolah pekerjaan nya tidak menentu yang penting ia dapat mendapatkan uang agar bisa diberikan kepada ayah nya kalau ia tidak memberikan uang ia dan Aden nya akan disiksa.

Duri dan Solar anak yang tidak diinginkan oleh ibu nya sewaktu ibu mereka Masi sekolah SMP pada saat ibu mereka pulang sekolah ibunya ditarik oleh laki laki yang umumnya sudah tua dari nya ke sebuah rumah kosong ibu mereka sempat melawan namun tenaga laki tersebut lebih kuat karena laki tersebut terpengaruhi oleh minuman beralkohol yang membuat ibunya harus melepaskan kesuciannya ditempat tersebut.

ibunya pun harus berhenti sekolah dikarenakan mengandung mereka setelah menikah dengan laki tersebut ibunya diusir dari rumah orang tua nya sendiri selama ia hidup bersama laki tersebut ia selalu disiksa pada saat kelahiran mereka ibunya pergi meninggalkan mereka dikarenakan ia membenci kedua anaknya yang sudah membuat hidupnya menderita.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Terdapat sedikit flashback masal lalu nya Duri dan Solar dan mengapa ibu mereka membenci mereka berdua .

Dah segitu aja ceritanya semoga suka ya sama jalan ceritanya .ಡ⁠ ͜⁠ ⁠ʖ⁠ ⁠ಡ

T.B.C.

Makasih udah mau baca cerita saya.
Maaf kata penulisan saya yang sedikit kasar dalam penulisan nya.



Game On ( Tamat )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang