CHAPTER || 37

25.5K 652 3
                                        

terlihat seorang gadis yang berdiri menghadap jendela yang menunjukkan banyak pepohonan

dia.. Monica

Monica menatap kosong ke depan, dirinya tidak tau harus melakukan apalagi supaya dirinya keluar dari tempat terkutuk ini

tapi sejauh apapun dirinya berlari dari pria itu,nevan pasti dapat menangkap dirinya kembali dan malah akan menghukum nya sedangkan luka yang kemarin saja belum kering jadi mungkin untuk sekarang dirinya tidak akan membantah ucapan pria itu sementara waktu

hanyut dengan pikiran nya,Monica tidak sadar bahwa seseorang masuk ke kamar nya

dirinya tersentak kaget saat merasakan pelukan di pinggang nya,tanpa melihat orang tersebut pun dirinya sudah mengenali wangi ini siapa lagi kalau bukan nevan

"lagi apa hm?" tanya nevan yang tidak di jawab oleh Monica

"kita ke halaman belakang ya,pasti kamu bosen dikamar terus" ucap nevan di angguki Monica

"eh" kaget Monica karena dirinya di gendong ala bridal style oleh pria itu

"turunin garen aku bisa sendiri" ucap Monica

"enggak honey kaki kamu masih sakit,biar aku gendong aja" ucap nevan setelah itu keluar dari kamar dengan Monica digendongan nya

setelah sampai dihalaman belakang ternyata disana terdapat taman bunga meski tidak besar dan luas tapi taman itu sangat indah

nevan mendudukkan Monica di kursi yang ada di sana dan dirinya pun duduk di samping gadisnya

"indah" gumam Monica sambil melihat taman bunga itu apalagi bunga yang di tanam hanya bunga kesukaan nya yaitu aster dengan berbagai warna

dulu dirinya sangat ingin membuat taman bunga seperti ini tapi keinginan nya belum terlaksana

"kamu suka?" tanya nevan sambil mengusap pucuk kepala gadisnya

Monica hanya menganggukan kepalanya saja sambil memejamkan matanya menghirup udara sore yang menenangkan

"aku sengaja bikin taman bunga ini buat kamu dan cuma ditanami bunga aster kesukaan kamu,ini impian kamu dulu kan" ucap nevan membuat Monica kaget dan menengok ke arah nya

"kamu masih inget?" tanya Monica kaget, seingat nya dirinya pernah berkata seperti itu saat masih SMP,dirinya tidak menyangka bahwa lelaki didepan nya masih mengingat keinginan nya itu

"masih dong,gak ada semua hal tentang kamu yang aku lupain dari kamu yang pengen jadi desainer terkenal,punya taman bunga kayak gini, pengen punya mansion sendiri,butik sendiri, pengen punya dua anak kalo cewek pengen dinamai aster bunga kesukaan kamu, terus pengen bul...STOP" ucapan nevan langsung berhenti setelah Monica membekap mulut nya

lihat lah pipi gadis itu sudah memerah seperti kepiting bagaimana tidak dirinya tidak menyangka pria itu mengingat semua keinginan nya dan ada beberapa keinginan yang membuat nya...argh dirinya saja malu mengingat ucapan nya kepada pria itu dulu

"gak usah dibahas lagi,itu udah lama gimana kalo ada yang denger" lanjut Monica sambil melepaskan tangan nya yang membekap mulut pria itu

"emang kenapa kalo ada yang denger kamu takut diketawain karena kamu pengen bua.." ucapan nya kembali berhenti karena dipotong gadisnha itu

"berhenti gareeen" rengek Monica membuat nevan tidak bisa menahan tawa nya

"hahaha kenapa hm malu?" tanya nevan sambil tertawa

"gareeen diem jangan di ungkit lagi" ucap Monica kesal

"okey aku berhenti honey,maaf ya" ucap nevan setelah memberhentikan tawanya

OWNED BY CRUEL MAFIA  || ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang