CHAPTER || 41

22.8K 624 20
                                        

"udah cepet nanti kita jelasin" ucap zeora sambil membantu membuka tali yang mengikat kaki Monica

setelah itu mereka pun berhasil membuka tali itu mereka pun berdiri dan berniat untuk pergi dari sana

"mau kemana kalian hah,kalian gak bisa lari dari sini" ucap Stevan yang entah sejak kapan sudah berada di belakang zeora sambil memegang lengan gadis itu

"jangan sentuh gue sialan" kesal zeora sambil memelintir tangan pria itu

'krekk'

'bugh'

'bugh'

'brukk'

zeora memukul rahang Stevan dan perut nya setelah itu dirinya menendang pria itu sehingga pria itu terpental kembali ke sudut tembok

"argh sialan" ringin Stevan

"ayo cepet lari" ucap zeora

tapi mereka tidak menyadari bahwa lengan Stevan memegang belati tadi dan langsung melempar nya ke arah monica

"ARGH" teriak Monica kesakitan karena belati itu menusuk betis kirinya

"Monica" ucap mereka berdua kaget saat betis itu mulai mengeluarkan darah

"cepet kita bawa Monica keluar dulu" ucap Bianca di angguki zeora

mereka berdua pun membantu Monica berjalan keluar dari sana

"jangan lari kalian" ucap Stevan berusaha berdiri sedangkan mereka bertiga mempercepat langkah mereka

setelah berhasil keluar dari ruangan itu zeora pun mengunci pintu itu karena kuncinya menggantung di sana

"ssh" ringis Monica menahan sakit di bagian betis nya

"tahan ya Mon sebentar lagi kita bebas dari sini" ucap Bianca

"mending kalian selametin diri kalian,gue udah gak sanggup jalan,tinggalin gue aja" ucap Monica lirih

"Lo ngomong apa sih Mon,kita kesini dari awal pengen nolongin Lo masa sekarang kita tinggalin Lo gitu aja sih" ucap zeora

"pokoknya kita harus keluar sama-sama" lanjut zeora

"makasih" ucap Monica terharu

"eh kalian denger gak sih,kok kayak bising ya di bawah" ucap Bianca

"udah cepet turun kita keburu tu orang dobrak pintunya" ucap zeora di angguki mereka

mereka pun menuruni tangga dengan cepat

saat dipertengahan tangga mereka melihat orang yang mereka kenali

"ZION"

"ARZAN"

"GAREN"

teriak mereka bertiga melihat pasangan mereka

tiga pria itu langsung melihat ke arah suara

sedangkan tiga gadis itu menuruni tangga dengan cepat tapi sebuah suara membuat mereka terdiam di tempat

"BERHENTI DISANA KALO GAK PELURU INI BERSARANG DI KEPALA KALIAN" teriak Stevan sambil berjalan ke arah tiga gadis itu dengan pistol yang dia pegang

"BANGSAT LO STEV BERANI BAWA-BAWA CEWEK GUE DALAN MASALAH INI" teriak arzan marah

"tenang dulu Zan jangan kepancing emosi" ucap Marven

"cewek kalian duluan yang benari ikut campur urusan gue,so gue gak salah dong" ucap Stevan santai sambil berdiri dibelakang tiga gadis itu

padahal mereka sekarang sudah berada di ujung tangga dan zion dkk berada 10 langkah di depan mereka

OWNED BY CRUEL MAFIA  || ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang