16

344 13 7
                                        

Setelah Alvaro,bara dan Dion sedang berbahagia karena mereka bisa tidur bersama malam ini lalu Alvaro baru ingat ia belum minta ijin kepada Daddy nya lalu ia pun mengajak bara dan Dion untuk bertemu dengan Daddy nya

"Lah gw kan belum bilang ke Daddy kalian di ijinin gak buat nginep disini" ucap Alvaro lalu sesi berpelukan itu berakhir karena mereka jadi sama sama bingung

"Oh iya jir gw lupa" ucap bara sambil menepuk jidatnya

"Yaudah gak usah bingung kita temuin aja om Williams terus ngomong kita mau nginep kalau gak ijinin kita balik ya kalau di ijinin kita gas gitu aja ko repot" ucap panjang lebar Dion

"Yaudah kita keruangan Daddy" ajak Alvaro diangguki oleh bara dan Dion lalu mereka bertiga pun menuju ruangan Williams

Trio curut pun keluar dari kamar Alvaro dan menuju keruangan Daddy nya

"Tuan muda" sapa sapa Agra membungkuk

"Eh bang Agra" ucap Alvaro ketika Agra menyapa nya

"Tuan muda Alvaro, tuan muda bara dan Tuan muda Dion mau kemana?" Tanya Agra

"Em varo mau ke ruangan Daddy bang btw Daddy ada di ruangannya kan?" Tanya balik Alvaro

"Tuan besar sedang berada di taman belakang" jawab Agra

"Oh gitu yaudah varo sama bara dan Dion mau ke taman belakang dulu ya mau nemuin Daddy" ucap varo

"Mau saya antar?" Tanya Agra

"Gak usah bang varo bisa sendiri hehe" jawab varo

"Yasudah tuan muda kalau begitu saya permisi dulu" pamit Agra sambil membungkukkan badannya lagi

"Oke bang" Jawab varo

"Al lu Deket ya sama asisten pribadi bokap lu?" Tanya Dion

"Deket banget udah kayak Abang sendiri" jawab varo

"Oh gitu pantesan lu akrab banget sama dia" ucap bara

"Yoi, udah yuk kita langsung temuin Daddy" ajak Alvaro

"Kuy" jawab bara dan Dion berbarengan

Sedangkan di taman belakang Williams sedang menelpon seseorang

"Segera lenyapkan orang tersebut jangan biarkan dia keluyuran bebas saya ingin dia mati" ucap Williams kepada seseorang disebrang Sana

"Baik tuan saya pastikan orang tersebut akan mati" ucap seseorang tersebut

"Bagus" ucap Williams dengan tersenyum smirk

Lalu Williams pun mematikan panggilan sepihak tanpa tau bahwa varo, bara dan Dion mendengar semua percakapan tersebut

"Mati, apa maksudnya dad?" Tanya varo sedangkan Williams kaget setengah mati ketika mendapati keberadaan putra dan kedua temannya

"Varo sayang kamu ngagetin Daddy aja" ucap Williams dengan berpura pura tersenyum

"Tadi Daddy telponan sama siapa terus juga kenapa membahas tentang kematian?" Tanya varo lagi

"Mungkin kamu salah denger sayang Daddy cuma bahas pekerjaan bukan kematian apalah itu" jawab Williams

"Aku gak salah denger ko orang tadi Daddy ngomong gitu" ucap Alvaro ia tak mungkin salah dengar

"Sudah sudah sayang ngomong ngomong kalian nyariin Daddy ada apa hm?" Tanya Williams coba mengalihkan pembicaraan

"Gak jadi Dad" ucap Alvaro yang langsung pergi meninggalkan Williams, bara dan Dion

"Loh varo" teriak bara dan Dion ketika melihat Alvaro tiba tiba langsung pergi

"Sayang" teriak Williams juga ia yakin pasti putra nya marah ketika mendengar percakapan nya dengan orang kepercayaan nya

"Bara,Dion om minta maaf sebelumnya lebih baik kalian pulang dulu saja ya biarkan Alvaro sendiri dulu nanti jika Alvaro sudah mau bicara om kabarin kalian" ucap Williams

"Iya om gak apa apa tadinya kita mau minta ijin ke om buat nginep disini Alvaro yang minta karena ia takut tidur sendirian kita juga sudah di ijinin oleh kedua orang tua kita masing masing tapi ternyata varo nya malah ngambek jadi gak apa apa kita kasih waktu dulu buat Alvaro om" ucap bara panjang lebar

"Sekali lagi om minta maaf ya bara dan Dion" ucap maaf Williams sekali lagi

"Iya om santai aja nanti kalau varo sudah lebih baik tolong kabarin kita ya om" pinta Dion

"Pasti nak" ucap Williams

"Kalau begitu kita berdua permisi dulu ya om" pamit bara dan Dion

"Kalian bawa mobil?" Tanya Williams

"Bawa ko om saya juga mau ngambil tas kita dulu ke kamar Alvaro" jawab Dion

"Baik silahkan" ucap Williams lalu bara dan Dion pun berpamitan kepada Williams lalu menuju kamar nya Alvaro untuk mengambil tas mereka

"Lah ngapain bawa tas katanya mau nginep?" Tanya Alvaro bingung pasalnya ia melihat kedua sahabatnya malah mengambil tas masing masing

"Ya kita berdua mau balik" jawab Dion

"Terus nginep nya batal gitu?" Tanya Alvaro lagi

"Bukan nya lu lagi gak mood ya tadi aja lu tiba tiba pergi" ucap bara

"Tadi gw mules mendadak makanya gw langsung lari ke kamar mandi kamar gw sendiri" ucap Alvaro ya memang benar Alvaro sebenarnya mulas makanya ia langsung meninggalkan Williams, bara dan Dion

"Lah si anying kirain gw lu marah lagi gara gara Denger percakapan bokap lu" jawab bara

"Gw aja gak ngerti apa yang di omongin sama bokap" jawab Alvaro

"Yaudah gw aja yang ijin ke om Williams kalau kita jadi nginep" ucap Dion

"Yaudah gih" ucap bara

Lalu Dion pun keluar dari kamar Alvaro untuk menemui Williams

"Hmm permisi om" sapa Dion sopan ketika melihat Williams sedang duduk di sofa

"Iya nak kenapa?" Tanya Williams

"Saya sama bara gak jadi pamit om kita jadi nginep nya ternyata Alvaro gak marah om dia itu katanya sakit perut jadinya langsung lari ke kamar mandi" ucap Dion

"Jadi varo gak marah?" Tanya Williams memastikan

"Iya betul om Alvaro gak marah sama om" ucap Dion

"Hah syukur lah kalau begitu om ngiranya varo itu marah sama om gara gara mendengar percakapan om dengan orang kepercayaan om ternyata varo sakit perut tapi varo gak kenapa kenapa kan?" Tanya Williams

"Alvaro baik baik aja ko om" ucap Dion

"Bagus lah jika varo baik baik saja" ucap Williams

"Iya om" jawab Dion

"Oke om ijinin kamu sama bara untuk menginap disini menemani varo tapi kalian sudah dapat ijin kan dari orang tua masing masing?" Tanya Williams

"Sudah om kita berdua sudah mendapatkan ijin" jawab Dion

"Bagus yasudah" jawab Williams

"Baik terimakasih om kalau begitu saya permisi dulu mau ke kamarnya Alvaro" ucap Dion sopan lalu diangguki oleh Williams Dion pun berjalan menuju kamarnya Alvaro

"Hah syukur lah jika varo tidak mendengar percakapan ku dengan orang kepercayaan ku" ucap Williams menghela nafas berat



Hallo semuanya:)

Terimakasih untuk vote dan comment nya ya😇

Apakah akan ada konflik lagi jeng jeng jeng kita tunggu saja hehe

Jangan lupa vote dan comment ya

Salam hangat Vi😁










Alvaro garcia D.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang