PLAGIAT DILARANG MENDEKATTTT!!!
Carolina Betricia seorang karyawan swasta yang hidup melajang hingga usianya yang hampir menginjak kepala 3 harus tutup usia karena kelelahan bekerja.
Secara tiba-tiba, ia terbangun ditubuh seorang Putri bernama Del...
Happy New Year 💃🔥 padahal mau Hiatus Sampek skripsi gw selesai tpi gapapalah gift tahun baru.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Apa kau menunggu reaksiku Zac?" Tanya Deluna dengan tenang membuat Zachary terkejut.
Seringai tipis dibalik cangkir teh dan tatapan tajam mengarah padanya. Meletakkan cangkir kosong dihadapan Zachary. Deluna menatap jauh kearah keramaian.
"Aku akan memberikan tahtaku jika kau menginginkannya." Ucap Deluna membuat Zachary semakin tersentak.
"Apa maksud-"
"Sedari awal kau hanya terobsesi dengan monster bukan begitu? Mungkin jika gadis lain, tipuanmu ini akan sangat berhasil. Tapi aku sangat tahu siapa dirimu Zac." Ucap Deluna bersedekap menunggu reaksi Zachary.
Deluna menyadarinya sedari awal. Keinginan Zachary tidak seperti pemuda yang jatuh cinta. Ia terkesan kaku dan terobsesi namun bukan pada Deluna melainkan seluruh tindakan disekitar Deluna. Pastinya semua itu berhubungan dengan dunia monster. Zachary kagum dan penasaran bagaimana Deluna menaklukkan monster dibawah kuasanya. Kembali tersadar pada plot game, bagaimana jika sedari awal final boss melawan raja monster yang tidak lain Zachary bukanlah karena pria itu terkena serangan melainkan ia sendiri secara sadar menjadikan dirinya sebagai monster.
"Zac, jika kau menjadi raja para monster apakah kau bersedia jika suatu saat nanti kau mati ditanganku?" Tanya Deluna membuat Zachary terdiam.
"Aku tidak paham."
"Bukannya kau iri dengan kakakmu Cederix yang punya segalanya dan bisa mendapatkan apapun dengan mudah? Bukankah kau ingin lebih kuat darinya?" Ucap Deluna telak membuat Zachary diam tak berkutik. Bagaimana perempuan ini bisa tahu semuanya?
"Aku bisa menyerahkannya padamu. Namun semua tidak mudah. Setiap perjanjian dan keinginan yang instan selalu punya resiko. Apa kau bersedia?" Tanya Deluna mengulurkan tangannya.
Zachary terdiam cukup lama sebelum lengan pemuda itu akhirnya menyambut Deluna. Memang inilah yang diinginkan Zachary. Ia ingin lebih kuat dan berkuasa dari Cederix. Ia tidak peduli lagi dengan resiko. Apa resiko dari menjadi yang paling kuat?
"Aku terima." Ucap Zachary dengan penuh tekadnya.
"Perjanjian ini adalah pemindahan kekuasaan. Kau akan menjadi raja kegelapan. Segala monster dan binatang spirit akan tunduk padamu namun seiring waktu, tubuhmu akan perlahan seperti monster. Apa kau siap?"
"Aku siap." Ucap Zachary semakin mengulaskan senyumnya.
Inilah bentuk ketamakan yang sejati dibalik karakter antagonis tersembunyi. Deluna menyunggingkan senyumnya sembari menutup mata. Bulan yang tertutup awan tiba-tiba menampakkan diri dengan jelas. Deluna menyiapkan segelas anggur pekat diantara kedua tangan mereka.
"Naga agung tidak bisa kau jinakkan karena sejatinya mereka penjaga keseimbangan dunia yang tidak bisa tunduk selain orang pilihannya. Jadi ketika aku memberikanmu kerajaan Redmoon, maka suatu saat aku sendiri yang akan mengambilnya." Ucap Deluna memperingati Zachary.