PLAGIAT DILARANG MENDEKATTTT!!!
Carolina Betricia seorang karyawan swasta yang hidup melajang hingga usianya yang hampir menginjak kepala 3 harus tutup usia karena kelelahan bekerja.
Secara tiba-tiba, ia terbangun ditubuh seorang Putri bernama Del...
Buru-buru banget banyak yang pengen dikerjain jadi Mon maappp klo typo bertebaran. 🙏Minta banyak dukungannya ya biar semangat zuzurrrr gue capek bgt ges ngerjain skripsi tpi udh gue usahain buat update
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Krieeeettttt
Suara besi berkarat terbuka menyadarkan sosok dibalik jeruji. Deluna menatap miris sosok gadis remaja yang seharusnya bisa menghabiskan masa mudanya dengan penuh warna maupun prestasi harus mengalami penderitaan seperti ini akibat obsesinya yang berlebihan.
Rambut kusut dengan wajah penuh lebam menatapnya sendu. Pakaian lusuh dipenuhi noda kecoklatan berbanding terbalik dengan yang dikenakan Deluna. Menghela nafasnya sembari membuat garis lingkaran dibawah kaki Emeralda.
"Hahaha, pada akhirnya kau tidak tega padaku. Apa aku sangat menyedihkan dimatamu?" Tanya Emeralda dengan nada sumbang.
"Ya. Karena inilah yang menjadi perbedaan diantara kita." Balas Deluna dengan enteng.
"Yah, aku kalah. Aku ucapkan selamat eum... Sekarang Ratu Deluna ya?" Ucap Emeralda sembari memasang wajah mengejek.
"Berhenti memprovokasi. Gue gak mengasihani perempuan lont* kaya lo. Tapi gue kasihan sama keluarga yang nunggu lo. Umur lo yang masih muda. Lo masih punya kebahagiaan dan kasih sayang disana. Bagaimana rasanya punya orang tua?" Tanya Deluna membuat Emeralda terdiam.
"Yah, semoga lo bisa belajar banyak hal setelah ini. Jangan jadi lont* dan hargai diri lo sendiri." Ucap Deluna yang terakhir membungkam telak Emeralda.
"Maaf." Ucap Emeralda pada akhirnya menurunkan harga dirinya.
"Selamat jalan." Putus Deluna melepaskan belenggu ditangan Emeralda dan mulai membacakan mantra.
"Bang bang tut cendelo lawang. Sopo bau kentut ditembak Raja Tua. Tua tua kaji rambute gari siji. Buka lemari isine roti. Roti roti atos sil*te mbledos." Ucap Deluna dengan bernada namun khidmat sembari memejamkan mata.
(Bang bang tut jendela pintu. Siapa bau kentut ditembak Raja Tua. Tua tua haji rambutnya tinggal satu. Buka lemari isinya roti. Roti roti keras lubang pantatnya meledak)
Sriiiingggg.....
Sinar kebiruan semakin menyilaukan sampai perlahan memudar. Lingkaran mantra menghilang bersamaan sosok Emeralda. Ia berharap gadis itu benar-benar berubah saat kembali nanti.
Emeralda masih punya keluarga. Gadis itu pantas mendapatkan kesempatan kembali ke dunianya. Namun berbeda dengan Deluna yang tidak punya apa-apa bahkan hidup menderita hingga ujung kematiannya. Mungkin ini kebaikan Tuhan mengirimkan dunia baru yang ia impikan. Deluna sangat bersyukur kini ia dapat merasakan cinta dan kesuksesan. Merasakan hangatnya perhatian, teman, bahkan kekuatan sihir dahsyat sebagai Tuan Naga Agung.
Berjalan kembali dengan tenang meskipun hari ini hari besar untuknya. Pada akhirnya Cederix mengumumkan pada seluruh dunia bahwa ia hanya memiliki satu Ratu yaitu Ratu Deluna. Meskipun terlihat tenang namun Deluna sangat gugup terlebih suara gemuruh para rakyat yang terdengar bersorak menantinya.