Be wise, jangan baca ini diwaktu sholat which means sebelum kalian sholat. Jangan lupa banyak-banyak baca Al-Qur'an juga ya, guys.
Oke, sebelum masuk ke cerita baca sholawat dulu yuk.
Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala ali sayyidina Muhammad ❤️
Hadis dari Fatimah Az-Zahra (Radiyallahu Anha):
"Wahai Fatimah, tidaklah seorang istri tersenyum di hadapan suaminya, kecuali Allah akan memandangnya dengan pandangan kasih sayang."
___
"Waa, temenin aku lari pagi yuk." Fahd menggoyang-goyangkan kaki Nashwa yang masih bergelung dibalik selimutnya. Cuaca dingin pagi itu membuat Nashwa ingin tidur lagi setelah sholat subuh, tapi sepertinya tak kesampaian karena sang suami terus merengek memintanya ikut lari pagi, memang menyebalkan.
Padahal biasanya Fahd selalu pergi sendiri dan baru kembali ke rumah mereka saat Nashwa sudah selesai menyiapkan sarapannya.
"Ck, biasanya juga Abang pergi sendiri. Udah sana jangan ganggu aku!" tolak Nashwa yang malas keluar rumah di pagi hari yang sedingin itu.
"Waa, kamu tuh harus membiasakan diri untuk olahraga, biar badan kamu sehat dan bugar. Ayo jangan malas."
"Ish, aku bisa stretching di rumah, lagian emang ada yang keluar rumah di cuaca sedingin ini? Abang aja sana!"
"Nashwa Alfatunnisa!" gebrak Fahd yang memaksa Nashwa untuk bangun. Gadis itu menatap suaminya dengan tatapan horor, rambut panjangnya menutupi sebagian wajah nya sampai terlihat seperti hantu famous Indonesia, kuntilanak.
"Astaghfirullah Wa, punya rambut panjang itu ya diikat biar nggak bikin kaget orang." Nashwa membiarkan tangan kokoh Fahd membenahi rambutnya ke belakang sehingga tak menutupi wajahnya lagi.
"Modus, bilang aja mau pegang-pegang rambut aku," celetuk Nashwa yang membuat Fahd terkekeh. Ternyata modusnya ketahuan oleh sang istri.
"Kamu pakein apa sih Wa, kok rambut kamu bisa sehalus ini, aku udah cobain pakai sampo kamu rambut aku tetap kaku tuh."
"Itu mah emang rambut kamu aja yang gimbal dari lahir. Aku nggak pakai produk apa pun selain sampo itu, aku kan malas perawatan yang ribet-ribet."
"Astaghfirullah, sembarangan kamu kalo ngomong. Asal kamu tahu ya, aslinya rambutku bagus, Wa. Ikal dan halus. Tapi karena dulu aku sering coloring, rambutku jadi cenderung kaku sekarang."
"Makanya jadi orang jangan suka aneh-aneh, akibatnya merusak diri sendiri." Nashwa seperti sedang menyindir Fahd tentang sesuatu yang lain. Tapi apakah Fahd menyadarinya? Tentu saja tidak, suaminya tidak sepeka itu.
Tentang kejadian seminggu yang lalu di kala 'tunangan' Fahd mendatangi rumah mereka dan mencari keberadaan suaminya itu, Nashwa memutuskan untuk tidak menceritakannya.
Walaupun jujur saja dia masih sakit hati karena dianggap pembantu oleh tunangan suaminya yang sangat arogan itu. Tapi waktu itu Nashwa berhasil menahan diri untuk tidak membeberkan status aslinya sebagai istri sah Fahd. Ia ingin suaminya sendiri yang membongkar rahasia yang selama ini ditutupinya dari perempuan itu. Lagipula Nashwa tak cukup percaya diri kalau nanti dialah yang dipilih suaminya. Ia takut diceraikan dan menanggung malu, jadi lebih baik wanita itu tak mengetahuinya. Lain cerita kalau Fahd yang mengakuinya.
"Wa, malah bengong lagi. Ayok ikut aku lari pagi."
"Ah Males tau Bang! Aku nggak biasa lari pagi, sana kamu aja, biasanya juga nggak minta ditemenin."
KAMU SEDANG MEMBACA
Terjebak Dalam Akad
RomanceNashwa, gadis yang memendam banyak trauma, terjebak dalam akad yang mengikatnya untuk tinggal bersama tanpa cinta dengan Fahd yang punya trust issue pada perempuan. Lalu bagaimana cara mereka bertahan di rumah tangga semacam itu? --- "Kita tidak ber...
