"Kaka Nini?,Mommy mana?"tanya Lisa saat mendapati dirinya tidur bersama Jennie,bukan Mommynya
"Mommy ada urusan sebentar sama Daddy,adek nyenyak banget tidurnya,Mommy enggak tega bangun adek,soalnya dari semalam muntah terus kan?"Lisa mengangguk,mengerti dengan ucapan Jennie
"Kaka Nini tau Mommy pulang jam brapa?"
"Enggak adek,ka Nini enggak tau,mungkin lama,soalnya Mommy nemenin Daddy,adek taukak kalau urusan Daddy tuh lama"Lisa menjadi tidak semangat
"Kenapa enggak semangat,hm?"
"Mau Mommy,mau susu"
"Susu coklat mau?"dengan terpaksa,Lisa akhirnya mengangguk
"Mimum di kamar,atau turun kebawa sama Kaka?"
"Turun aja,bosan adek di kamar"Jennie menggendong Lisa di punggungnya,karena itu kemauan si bungsu
"Adek berat ya,Kaka Nini?"
"Enggak sama sekali,banyak banyak makan nasi adek,jangan jajan sembarangan,adek udah kurus,makin kurus kalau banyak jajan,karna apa?,ya karna sakit"Jennie terkekeh melihat wajah kesal Lisa
"Ih Kaka Nini,jangan ngolok adek"
"Siapa juga yang ngolok,kaka ngomongin fakta kok"
"Enggak suka,mau Mommy aja"Lisa ingin turun,tapi tenaga Jennie lebih kuat,apalagi dirinya juga masih lemas karna belum sepenuhnya sembuh
"Jangan marah,Kaka minta maaf ya.Adek duduk diam,kaka buatin susu bentar,okay?!"Lisa mengangguk
Lisa memperhatikan Jennie"Kaka Nini udah punya pacar belum?"Jennie menoleh sekilas ke arah Lisa
"Belum,kenapa sayang?"Lisa menggeleng
"Penasaran aja,soalnya kaka Nini sering keluar rumah kan,siapa tau sekali kali ketemu pacar bentar"Lisa terkekeh
"Ada yang deketin kaka,cuman kaka malas aja buat pacaran,takutnya cowok kaka enggak betah,karna kesibukan kaka,yanh enggak ada waktu buat berduaan"
"Kalau menurut adek,cowok kaka Nini enggak betah juga karna Kaka Nini galak,kaya kucing oren,adek aja takut kalau kaka Nini udah marah,ngeri adek bayanginnya"Lisa bergidik ngeri.Tidak tau saja,kalau Lisa telah membangunkan macam
"Adek?"panggil Jennie lembut
"Iyaa kaka Nini"senyum Lisa seketika hilang
Lisa tersenyum canggung,apalagi melihat tatapan Jennie yang siap menyantapnya kapan saja"kaka Nini,ini susu adek kan?,adek minum ya"Lisa langsung mengambilnya dari tangan Jennie,membawanya ke living room.Sambil berjalan,Lisa sesekali menoleh ke arah Jennie yang masih terus menatapnya
"Adek salah ngomong,Mommy cepatan pulang,adek takut"lirih Lisa yang terus berjalan dengan langkah takut,menjauh dari Jennie
Jennie sendiri langsung menghela nafasnya,guna mengontrol emosinya"tenang Jennie,dia adek kamu,si bungsu kesayangan di rumah"monolog Jennie,sambil mengelus dada.Di rasa telah tenang,Jennie membuatkan cemilan untuk dirinya,dan buah segar untuk Lisa
"Nonton apa sih,bungsu satu ini?"Lisa menoleh ke arah Jennie,dia masih takut
"Adek nonton kembar botak,yang enggak pernah masuk SD,kaka Nini"Jennie tertawa
"Bilang aja Upin Ipin,pake acara ngolok segala lagi"Lisa ikut terkekeh
"Tapi adek ngomongnya fakta kaka Nini,dari adek masih ngerangkak,sampai bisa jalan kaya sekarang,merekanya masih TK"keduanya tertawa.Perlahan rasa takut yang Lisa rasakan,serni seketika
KAMU SEDANG MEMBACA
Si Bungsu
FanficLisa ia adalah anak bungsu di keluarganya,di umur yang sudah 13th,Lisa masih menyusu pada sang ibu
