"Ka Sooya,ade mau cerita"Lisa masuk ke kamar Jisoo yang tengah duduk berbaring di kasurnya,sambil menonton drama korea di laptop miliknya
"Kaka,dengar enggak apa yang adek bilang tadi?"Lisa sedikit kesal karna tidak mendapati respon dari Jisoo
"Kenapa hm,kaka dengar kok,mau cerita apa?,cerita aja kaka siap dengar"
"Nggak mau,adek mau cerita kalau kaka matiin laptopnya dulu"Jisoo membuang nafasnya lemah
"Okay,mau cerita apa adeknya kaka ini"
"Terima kasih kaka.Adek mau cerita,tapi kaka jangan bilang Mommy sama Daddy ya"Jisoo mengangguk
"Janji?"
"Iyaa janji,kaka bukan kaya ka Oje sama ka Nini yang tukang kompor itu"
"Iya karna itu adek lebih mau cerita sama kaka,dari pada ke ka Nink sama Ka Oje"
"Emang mau cerita apa sih Dek,kaka jadinya penasaran"Lisa menggigit bibir bawahnya untuk meyakinkan dirinya agar bercerita atau tidak
"Adek punya penggemar,dia sering banget ngasih adek barang barang,kadang makanan,anaknya juga sering ngajak adek main bola.Dia baik kaka,tapi adek enggak suka dia,tapi dia bilang dia suka adek.Adek udah terus terusan nolak,tapi dia enggak dengarin omongan adek,adek harus gimana ya kak?,adek takutnya kalau adek marah terus ngomong yang bikin dia sakit hati gimana?!"Lisa menopang dagu,dengan kedua tangannya
"Emang adek udah bilang,kalau adek enggak suka sama dia?"Lisa mengangguk lemah
"Terus terus responnya gimana dek?"Jisoo menjadi penasaran dengan kisah adik bungsunya itu
"Adek kan bilang kalau adek enggak suka dia,terus dia bilang enggak papa nanti Lisa pasti bakalan suka kok sama aku,mungkin bukan sekarang tapi nanti.Gitu terus kak,adek malas jadinya"
"Adek nerima enggak barang barang pemberian dia?"Lisa mengangguk
"Terus adek nerima setiap ajakan dia?"Lisa kembali mengangguk.Jisoo ikut mengangguk melihat respon Lisa
"Berarti itu salah adek,adek yang udah ngasih dia lampu hijau buat dia selalu bisa deketin adek"
"Loh kok salah adek?,kan adek enggak suka dia"
"Iyaa adek enggak suka,tapi selalu respon setiap hal yang dia lakuin ke adek,itu tandanya adek selalu buka kesempatan buat dia dekat sama adek"Lisa mengangguk dengan wajah tak percaya
"Terus adek harus gimana dong kaka?!"malas Lisa menatap Jisoo
"Ya caranya adek ngejauh dari dia,jangan respon lagi,di ajakin main juga jangan,ngasih hadia apapun juga sekarang harus berani nolak,karna adek sendiri kan yang bilang kalau enggak suka sama dia,satu satunya cara ya menjauh dari dia"Lisa menjadi murung saat mendengar ucapan Jisoo
"Tapi adek senang main sama dia"sedih Lisa
"Emang teman teman adek kenapa?,kan mereka ada"
"Iya emang ada,tapi dia tuh sefrekuensi sama adek,dia bisa ngimbangin adek,dia tuh keren kaka"
"Tuh adek muji dia,terus kenapa bilang enggak suka?"
"Karna adek emang enggak suka.Kaka,adek bingung,gimana dong"
"Ya elah,masih bocah aja pikiran udah seribet itu.Gue dulu enggak tuhh,mang aneh bocah jaman sekarang"batin Jisoo prihatin
"Udah lah dek,mending kita nonton aja,dari pada adek harus mikirin hal yang kaya gitu.Ingat adek masih kecil,jadi enggak usah mikir ke arah sana,okay"Lisa mengangguk semangat
"Makasih ya kaka,setidaknya adek udah cerita"senang Lisa.Jisoo tersenyum gemas dan membawa Lisa masuk ke dalam pelukannya
🤍
KAMU SEDANG MEMBACA
Si Bungsu
FanficLisa ia adalah anak bungsu di keluarganya,di umur yang sudah 13th,Lisa masih menyusu pada sang ibu
