5 | Kisah tentang kim Eunhye

1 0 0
                                    

Kim eunhye tidak pernah berbicara banyak tentang dirinya,bahkan kepada orang-orang yang terdekat sekalipun.Ia tumbuh dalam sunyi,namun sunyi itu menjadi pribadi yang tegar.Ayahnya seorang perwira milter,menghilang tanpa jejak saat menjalani misi di luar negri Ketika eunhye masih 8 tahun.

Ia masih ingat hari-hari Panjang yang dihabiskannya menunggu kabar-surat,telepon atau bahkan sekedar petunjuk kecil tentang keberadaan ayahnya.

Tapi tidak ada yang datang,hanya keheningan yang perlahan menjadi bagian dari hidupnya.

Ibu Eunhye,seorang guru seni yang lembut,adalah satu-satunya sandaran hidupnya setelah ayahnya menghilang.ibunya selalu mendorong eunhye untuk tidak menyerah,mengajarinya menemukan pelipur lara melalui buku,seni,dan... cheesecake.

Setiap kali eunhye merasa kehilangan atau sedih,ibunya akan membuat cheesecake klasik dirumah kecil mereka,mengatakan," Manisnya hidup akan kembali,bahkan ditengah rasa asam."

Namun saat eunhye baru saja bekerja di Perusahaan media selama 4 tahun dia kehilangan seseorang yang dia cintai.Ibunya,yang selama ini menjadi sumber kekuatannya meninggal mendadak karena serangan jantung.Kepergian itu meninggalkan luka yang mendalam dihati eunhye,meskipun ia tapi pernah menunjukannya pada siapapun.Kehilangan kedua orang tuanya menjadikan eunhye seseorang yang mandiri sekaligus berhati dingin terhadap dunia.

Diluar kehidupannya yang sunyi,Eunhye adalah sosok yang dihormati di kantornya.ia bekerja disalah satu Perusahaan media terbesar di seoul,memimpin tim kreatif dengan tegas dan cermat.Di balik sikap profesionalnya,Eunhye adalah penulis yang berbakat yang menjadi kandidat terbaik untuk beberapa penghargaan bergengsi di industry itu,

Namun ia tidak pernah mengungkapkan identitas aslinya sebagai penulis kepada siapa pun,bahkan pada koleganya,Baginya dunia penulisan adalah pelarian pribadi,tempat Dimana ia bisa menjadi diri sendiri tanpa harus berhadapan dengan ekspektasi atau penilaian orang lain.

Di kantor,Eunhye dikenal sebagai sosok yang ramah namun tidak terlalu terbuka.Ia berbicara seperlunya dan fokus pada pekerjaannya.Ketegasannya membuat tim nya bekerja dengan baik,tetapi juga menciptakan jarak yang jelas antara dirinya dengan orang lain.Tidak ada yang mengenalnya secara mendalam,dan itu adalh salah sesuatu yang sengaja ia lakukan.Eunhye percaya,semakin sedikit orang yang tahu tentang dirinya,semakin kecil resiko dirinya terluka.

Namun,Dibalik dinding yang ia bangun,ada sisi rapuh yang jarang muncul.saat malam tiba,Ketika pekerjaannya selesai dan dunia menjadi sunyi,eunhye sering mendapati dirinya tenggelam dalam pikiran.

Ia merindukan ayahnya,ibunya,dan kehangatan rumah kecil mereka yang kini hanya tinggal kenangan.Dalam keheningan itulah ia menulis,menuangkan segala rasa sakit dan kehilangan,dan kerinfuan yang tak terucapkan lewat kata-kata.

Toko Golden crust patisserie menjadi tempat pelariannya yang baru.Di sana,ia menemukan kedamaian yang mirip dengan yang dulu ia rasakan Bersama ibunya.

Cheesecake klasik yang ia pesan berulang kali seolah menjadi penghubung kecil antara dirinya dan kenangan masa lalunya.

Dan kini,kehadiran mingyu,dengan kehangatannya yang sederhana mulai menggoyahkan dinding-dinding yang selama ini ia pertahankan.Perlahan,eunhye menyadari bahwa mungkin,ada cara untuk kembali merasakan manisnya hidup,meskipun rasa asam belum sepenuhnya hilang.

Hari itu,Langit seoul dilapisi awan kelabu berat,seolah mencerminkan suasana hati eunhye,ia berdiri didepan makam ibunya,Memandangi makam ibunya,memandangi nama yang terukir dibatu nisan dengan tatapan kosong.rasa kehilangan yang selama ini ia hindari kini melingkupinya tanpa ampun.Ibunya satu-satunya keluarga yang tersisa telah pergi sehari sebelumnya,meninggalkan lubang yang begitu besar dihatinya.

The sweet taste of love : A Cheesecake Love story in seoulTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang