Aska menyeringai, dia sudah tepat berada dihadapan allesia, gadis itu sedang tertidur dengan nyenyaknya. Allesia nampak cantik dengan gaun berwarna peach dan perut bengkaknya. Nyenyak sekali, sampai tidak menyadari kehadiran aska dihadapannya. Setelah mendapatkan alamat yang tepat, mereka segera bergerak dimalam hari, tanpa mempertimbangkan resiko yang akan mereka dapatkan.
Dia menyusuri surai hitam itu, kemudian wajah cantiknya—terlihat sangat cantik dengan tubuh yang menghidupi gumpalan darah dagingnya, buah cinta mereka. Aska bergerak untuk menarik suntik yang berisi bius dari sakunya, kemudian menatap wajah sendu itu sekali lagi—berkali-kali dia mengucapkan maaf dari hatinya, dia berhadap allesia memaafkan kesalahannya dan dia berjanji ini terakhir kalinya dia membius gadis itu.
Aska tersentak dikala sesuatu menahan tangannya, dia menatap lalu melihat allesia sedang menahan tangannya. Aska menatapnya tajam, tidak perduli dengan penolakan wanita itu.
"Jangan—bayiku, ini membahayakan bayiku kakak." Rintihnya kesakitan, aska melepaskannya, kemudian bangkit dari tindihannya.
Aska menarik rambutnya keatas, dia hampir lupa dan membahayakan nyawa anaknya sendiri. "Bangun, kita keluar dari tempat ini tanpa paksaanku, kau tidak ingin anakmu mati karna jarum yang sedang kugenggam bukan ?"
Dia menyeringai, allesia tampak bangkit dari tempat tidurnya, dengan mata yang mentapnya takut-takut.
Aska menyentuh kedua tangannya dalam tau genggaman, sentuhan yang sangat lembut. "Aku adalah kakakmu, kekasihmu, calon suamimu, kita akan pergi dari tempat ini lalu berbahagia, kau mau allesia ?"
Laki-laki itu membujuk gadisnya dengan penuh harapan, dan berharap bahwa kelembuhan dapat mencairkan hatinya yang rapuh. Namun, ketika tak mendapati jawaban apapun, aska menggeram, kesabarannya habis.
"Aku mencintaimu, dan berulang kali aku mengatakan itu, kau bahkan mencampakkanku kemudian meninggalkanku, aku memaafkanmu, karna bahkan cinta yang kumiliki lebih besar dari itu allesia, aku hanya ingin memiliki keluarga yang bahagia denganmu, tidak bisakah ?"
Allesia merasakan getaran dalam kesedihannya, dia siap untuk menangis, dia bahkan tidak pernah tau perasaan apa yang dimilikinya pada aska.
"Kau memiliki kekasih—"
Aska menggeram, "Aku sudah membuangnya, aku merubah rencanaku untuk mengalah pada perasaanku karna aku sudah tidak sanggup untuk mendambakanmu. Aku mencampakkannya tepat dimana kau pergi dengan diaz dimalam aku mencarimu seperti orang gila, dan aku sudah menerima semua sumpah serapah dari wanita itu, aku sudah menerimanya."
Allesia menggeleng, masih menolak percaya, "Kemudian naina, kau juga memiliki anak darinya, kau tidak bisa pergi tanpa tanggung jawab—"
"Sialan, aku sudah membuangnya ketempat dimana kau tidak akan menemukannnya dimanapun, berserta anak laki-laki yang bahkan bukan darah dagingku. Aku bersumpah sayang, aku tidak pernah menyentuhnya, aku dulu mengutipnya karna dia begitu mirip denganmu—saat itu aku tidak bisa menghentikan perasaanku, kau hadir dalam setiap tidurku, aku menarik kesempatan dengan membawa naina dalam hidupku dan berharap dia dapat menghapusmu dalam ingatanku, tapi aku salah, meskipun aku tau dia mirip denganmu kalian adalah dua orang yang berbeda, aku masih sangat terus memikirkanmu, aku mencintaimu."
"Jadi—tidak bisakah aku mencintaimu dengan tenang allesia ?" Dia memohon kepada gadis itu untuk pertama kalinya.
Allesia mengangguk, menerima dan merengkuhnya dalam pelukannya, bibirnya terlalu kelu bahkan untuk menjawab 'aku juga mencintamu' kata yang sangat sulit dia ucapnya dan begitu diharapkan oleh aska, kakaknya.
Aska menyudahinya, dia menarik allesia direngkuhannya, berjalan dengan pelan untuk segera keluar—dia sudah mengantisipasi karna damian sedang berada diluar, jadi mungkin dia aman untuk membawa gadisnya malam ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sorry Lia [END]
Roman pour AdolescentsAska terobsesi pada adik angkatnya, cinta tidak biasa hadir diantara mereka. Allesia tidak menyadarinya, menganggap bahwa semua pukulan itu sebuah kebencian, padahal tanpa gadis itu sadari, itu hanya sangkalan betapa kerasnya hati aska menolak peras...
![Sorry Lia [END]](https://img.wattpad.com/cover/294936527-64-k577470.jpg)