#39. Putus Atau terus?

7 1 0
                                        

Sejak kemunculan Nessa, segalanya berubah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sejak kemunculan Nessa, segalanya berubah. Hubungan Keyla dan Farel perlahan terasa seperti bom waktu yang menunggu meledak.

Ada banyak ketidak pahaman yang ia rasakan. Tentang bagaimana perasaan Farel yang sebenarnya. Tiba-tiba ia ragu jika selama ini pria itu benar mencintainya. Atau memang tidak sama sekali.

Foto Farel bersama Nessa sudah menyebar luas. Jantung Keyla berdebar tiap kali notifikasi Twitter muncul. Komentar-komentar itu menusuk seperti jarum — CLBK, mereka cocok banget,  couple favorit Its come back— semuanya menghujam tanpa ampun.

Nessa seorang selebgram terkenal, jelas saja ia banyak dapat dukungan dari banyak orang.

Keyla menyesal kenapa harus sesakit ini rasanya. Seharusnya dia tidak pernah menyimpan perasaan ini kalau ujung-ujungnya bukan Keyla orang yang dicintai oleh Farel.

Ponsel Keyla terus berbunyi. Tertera nama seorang pria yang kini sedang ia hindari.

"Angkat aja kenapa sih, Key?"

Ibunya sambil menata pakaian agaknya merasa risih mendengar suara nada dering yang cukup keras.

"Lagi males ngomong sama dia."

"Mau sampai kapan? Emang gak bisa dibicarain baik-baik?"

"Apanya yang baik-baik? Mereka ciuman, apa masih bisa ditolerir?" ucapnya dengan nada kesal.

"Kamu itu cuma lihat dari sudut pandang lain. Coba kamu dengerin Farel dulu!"

"Atau memberi kesempatan Farel untuk membohongi aku lebih banyak?"

"Yang namanya hubungan bukan gitu. Saling percaya, saling menjaga kepercayaan itu juga perlu."

"Itu kalo semua pihak bisa diajak bekerja sama."

Fina menghela napas atas sifat keras kepala yang ada pada putrinya. Kalo seperti ini semua jadi terserah Keyla.

*****

"Hendery kemana, ya?"

Keyla merasakan kekosongan saat Hendery memutuskan resign dan menghilang tanpa kabar.

Seperti tidak pernah hidup, Hendery menghapus segala jejaknya. Dan itu nyaris dengan sangat rapi. Tawa canda yang pernah ada tidak lagi terdengar di sini.

"Lo yang paling deket aja gak tahu apalagi gue,"

"Dia ngga ninggalin pesan apapun. Gue salah apa sih sama dia?"

"HP dia hilang." Laika mengelap cangkir satu persatu sambil menata rapi.

"Dia masih bisa datang ke rumah gue."

"Mungkin aja Hendery capek. Banyak masalah. Lo tahu sendiri kan selama ini dia nyaris gak pernah mengeluh soal masalah hidupnya."

"Tapi nggak ngilang juga."

PDKT  (On Going) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang