Cerita ini hanya fiksi belaka.
Bijak bijak dalam membaca,jangan menyangkut pautkan dengan kehidupan pemeran real.
Cerita ini murni ide saya sendiri,jika ada kesamaan itu diluar dugaan saya.
Bxg
Karna ada yang request di saweria buat lanjut. Mariii kita kasihh😁 Terimakasih buat yang sudah mengirimkan saweria♥️
Selamat membaca
............
Gabriel baru saja turun dari motor miliknya, ia melihat kearah mobil yang baru saja berhenti didepan pagar rumahnya. Terlihat callie baru saja turun dan mengucapkan terima kasih pada seseorang didalam mobil
'Makasih pak'
Gabriel berjalan kearah callie yang sudah berjalan kedalam halaman rumahnya
'Kenapa naik mobil online?. Kenapa ga minta aku buat jemput?' tanya gabriel
Callie tersenyum, ia langsung memeluk lengan gabriel
'Aku kira kamu belum selesai kelas, makanya aku naik mobil online' jawab callie
'gunanya handphone buat apa sayang, klo kamu ga nanya aku?' ucap gabriel sambil mencubit pelan pipi callie
'Iyaiya maaf lupa aku, soalnya tadi buru buru pulang pas ci Lia sama ci lyn ninggalin'
'Loh kenapa ditinggalin mereka?' gabriel menatap kearah callie
'Ngambek mereka sama indira' jawab callie
Mereka kini sudah melangkah masuk kedalam rumah mereka, dan kini mereka duduk dahulu diruang tamu.
'Kenapa sama ka indira?' ucap gabriel sambil membuka jaket yang ia kenakan sedari tadi
'Mereka udh tau tentang kalian, trus indira bilang dia bakal pindah ke Bandung dan tinggal disana lgi' jelas callie
Gabriel diam sesaat. Kenapa tiba tiba sekali pindah? Apa ini semua karna dirinya?
'Kenapa ka indira pin--' Belum selesai gabriel berbicara, callie sudah lebih dulu memotong nya
'Karna kamu. Dia mau move on dari kamu, makanya dia mau balik ' ucap callie sambil bersandar pada sofa
Gabriel membulatkan mulutnya saat mendengar ucapan callie.
'Sampe segitunya?' gumam gabriel namun dapat didengar oleh callie
'Se cinta itu dia sama kamu. Kamu apain sampe dia kaya gitu sih?' callie menatap intens kearah gabriel
'Aku ga apa apain dia callie sumpahh. Beneran cuma kejadian mabuk itu doang' ucap gabriel sambil mengangkat tangannya menunjukkan 2 jarinya menandakan bersumpah
'Ck.. wajar sih klo indira sampe kaya gitu, karna dia beneran kaya gitu cuma sama kamu doang'
'Astaga berdosa banget aku ini' ucap gabriel sambil mengusap dadanya dan menggeleng kepalanya
'Halah berdosa tapi nikmatin kan kamu' sindir callie
'Ya- engga lah, aku nikmatin karna aku anggapnya itu kamu' elak gabriel.
Tapi memang benar, gabriel saat melakukan itu pada dira ia membayangkan callie.
'Halah aku dirumah aja kamu jarang tuh minta' ucap callie asal
Gabriel yang mendengar itu langsung menengok kearah callie dengan tatapan terkejut yang seakan akan dilebih lebihkan
'Gausah alay' ucap callie saat melihat ekspresi gabriel
'Aku? Jarang minta? Yang bener aja call' ucap gabriel
'Loh emang bener. Dirumah kerjaannya main genshin mulu tiap hari' callie memutar bola matanya malas, ia kemudian bangkit dan berjalan masuk untuk pergi ke kamar chia
'Kalo aku mintaaa kamu yang gamau mulu ya callistaa safa, alesannya cape halaahhh' saut gabriel dengan suara yang sedikit kencang dan memasang wajah cemberutnya
.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seperti biasa jangan lupa tinggalkan jejaknya Klik bintang dan komennyaaa Terimakasih banyaakk♥️