Cerita ini hanya fiksi belaka.
Bijak bijak dalam membaca,jangan menyangkut pautkan dengan kehidupan pemeran real.
Cerita ini murni ide saya sendiri,jika ada kesamaan itu diluar dugaan saya.
Bxg
Gabriel dan callie kini sudah turun kebawah. Callie tersenyum saat melihat nachia yang sedang bermain dengan rasha dan alya.
'Alya titip nachia dulu ya. Aku mau obatin anak kecil satu ini dulu' ucap callie kepada alya
Alya yang mendengar ucapan callie langsung menengok kearah callie dan gabriel, begitupun dengan rasha.
'Iya ka' balas alya
'Laki lu kenapa sih ka?. Balik balik babak belur gitu' tanya rasha
Apakah gabriel harus menceritakan semua pada rasha?. Ia takut jika rasha malah tau dari arman dan semakin membuat masalah ini runyam.
'Gua abis ribut sama ar--' belum selesai gabriel berbicara, callie sudah lebih dulu memotong ucapan gabriel
'Abis lawan begal dia. Titip nachia dulu ya, gue obatin gabriel dulu' callie menarik tangan gabriel dan membawanya masuk ke area dapur
Gabriel di dudukkan di kursi yang berada didapur. Callie sibuk mengambil air hangat dan mengambil handuk kecil untuk mengompres wajah gabriel.
'Gausah ngomong apa apa sama rasha' ucap callie yang sedang membasahi handuk kecil ditangannya
Gabriel melihat kearah callie 'Kenapa?'
'Kamu kaya gatau rasha aja. Dia gampang kepancing emosinya' ucap callie yang sudah mulai mengarahkan handuk kecil kearah wajah gabriel
'Tahan kalo sakit ya' sambung callie yang mulai membasuhi luka luka diwajah gabriel
Gabriel diam sesaat memandang wajah sang istri. 'Tapi kalo dia malah denger cerita dari arman, itu malah lebih bahaya Kel'
Callie masih diam dan fokus untuk mengobati luka luka gabriel.
'Aku aja yg ngomong nanti sama rasha' balas callie
'Kayanya aku aja deh. Aku bakal ceritain semuanya lebih lengkap ke rasha'
'Kalo rasha marah gimana?' callie menatap gabriel
'Udh resiko aku kel. Yang penting dia harus tau dulu semua cerita yang sebenarnya' gabriel memegang tangan callie yang berada dipipinya
Callie masih diam menatap kedua mata milik gabriel. Sejujurnya ia masih sangat merasa sedih. Entah kenapa mereka sama sama saling diam sekarang, beberapa detik sampai callie membuka suara kembali
'Kamu udh ngapain aja sama ka indira sampe arman marah kaya gitu?'
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seperti biasaa, jangan lupa tinggalkan jejaknya klik bintang dan komennya. Kalo kalian mau apresiasi cerita ini boleh cek bio dan sawerianyaaa