Semua orang kini tertuju pada indira, saat mendengar ucapan indira.
'Hah?. Lo ngapain balik ke bandung?' tanya Lia
'Kuliah lo masih belom kelar dir. Macem macem aja lo' ucap lyn
Callie hanya menyimak mereka saja. Callie seperti sudah paham kenapa indira ingin kembali ke kampung halamannya tiba tiba.
'Gue... Gue cuma kangen sama keluarga gue aja' ucap inira sambil tersenyum. namun senyumannya terlihat seperti memaksakan
'Dih aneh banget lo dir sumpah' ucap Lia saat mendengar alasan indira
'Tau lo, pendidikan lo masih panjang dir. Mending lo fokus kuliah dulu' ucap lyn mencoba menasehati temannya itu
Indira menghela nafasnya pelan, ia masih mengaduk ngaduk ice cream miliknya yang sudah mencair.
Callie masih diam, ia masih memperhatikan gerak gerik indira
'Segitunya lo suka sama gabriel?' batin callie
'Kalo gue masih bertahan di Jakarta, gue gaakan bisa fokus ci?' ucap indira tanpa menoleh dan menatap kearah teman temannya.
Lyn dan lia benaar benar dibuat bingung oleh indira. Karna indira orang yang paling ambis diantar mereka, tapi sekarang seakan hilang semangat indira untuk pendidikannya yang sudah susah susah ia dapatkan.
'Lo tuh kenapa sih?. Kalo ada masalah tuh cerita cerita sama kita' ucap Lia sambil mendekatkan bangkunya kesamping indira.
'Tau dir. Kita temenan bukan baru 1 atau 2 tahunan ya. Jadi lo gausah ngumpetin apapun dari kita dir' ucap lyn
Indira diam, ia menatap kearah teman temannya dan kini tatapannya bertemu dengan tatapan callie. Indira terdiam.
Pikirannya benar benar kacau saat ini, entah apakah ia harus jujur atau--
'Apa lo mau pindah karna gabriel?'
Pertanyaan callie berhasil membuat indira tertegun. Namun Lyn dan lia malah menatap indira dan callie dengan tatapan bingung dan heran.
'Loh?. Apa dah?, Apa sangkut pautnya gabriel?' tanya lia bingung
'Tau call. Laki lo ngapain indira emang?' tanya Lyn
Callie masih menatap indira yang hanya diam. Tapi callie tau, pasti sebenarnya indira terkejut dengan ucapan callie.
'Jadi bener karna gabriel?' tanya callie lagi
Masih tidak ada jawaban apapun dari dira. Callie yang menunggu indira untuk menjawab, kini tersenyum tipis
'Gue anggap jawabannya iya ya dir' ucap callie sambil tersenyum
Indira diam, ia menunduk kepalanya. Harusnya ia menolak, tapi bibir dan kepalanya enggan untuk menjawab itu.
'Apa sih?, Sumpah gue ga paham banget. Apa urusannya gabriel sama indira?' ucap lia yang sudah mulai kesal
Callie diam, begitupun juga indira.
Callie diam karna ia ingin menunggu indira akan menjelaskan atau tidak.
'Gaada yang mau jelasin?' tanya lyn sambil menatap kedua temannya bergantian.
Beberapa menit tak ada jawaban atau perbincangan apapun dari mereka.
Lyn dan Lia saling melirik satu sama lain, dan kemudian menatap kembali kearah callie dan indira bergantian. Sampai akhirnya salah satu dari mereka membuka suara
'G-gue beneran suka sama gabriel' ucap indira tiba tiba
Lia dan Lyn berhasil dibuat menganga mendengar ucapan indira. Namun berbeda dengan callie, kini ia memasang senyuman tipisnya dan kembali menikmati minuman miliknya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Closer [Cella] (END)
FanficCerita ini hanya fiksi belaka. Bijak bijak dalam membaca,jangan menyangkut pautkan dengan kehidupan pemeran real. Cerita ini murni ide saya sendiri,jika ada kesamaan itu diluar dugaan saya. Bxg
![Closer [Cella] (END)](https://img.wattpad.com/cover/361677408-64-k771123.jpg)