Bagian 57

1K 107 13
                                        

Gabriel terdiam saat mendengar ucapan callie. Ia Melihat callie kini tengah menatap kedua matanya, meski tangannya sibuk mengobati sudut bibir Gabriel yang luka.

'A-aku--' gabriel benar benar bingung, apakah ia harus jujur pada callie

'Ceritain semuanya sama aku el, jangan ada yang kamu tutupin. Aku gaakan marah' callie memasang senyumannya

Gabriel menarik nafas sebentar, kemudian ia menarik tangan callie dan menggenggamnya.

'Aku bener bener minta maaf sama kamu. Ini semua diluar kendali aku call' ucap gabriel sambil terus menggenggam kedua tangan callie

Callie tersenyum tipis, ia mengangguk kepala untuk menandakan ia paham semuanya.

'Jadi???, Kenapa arman sampe semarah itu?' sambung callie

Gabriel menundukkan kepalanya sesaat sebelum ia kembali menatap wajah sang istri

'A-aku ciuman sama ka indira' ucap gabriel dengan nada sangat amat bersalah nya

Callie diam, namun sesaat kemudian ia tersenyum sambil mengusap tangan besar gabriel.

'Cuma itu hm?' ucap callie lembut

Gabriel menggelengkan kepalanya 'A-aku bercumbu d-dan hampir berhubungan badan sama ka indira' sambung gabriel takut takut

Callie benar benar terkejut, namun sebisa mungkin ia mengontrol semuanya untuk mendengarkan penjelasan gabriel.

'Tapi aku lakuin itu diluar kesadaran aku call. Aku bener bener ngerasa aku lakuin itu sama kamu, dibayangan aku aku lakuin sama kamu' ucap gabriel

Callie menganggukkan kepalanya paham 'Terus? Kenapa kamu tau apa yang udh kamu lakuin sama indira, dari mana hmmm?"

'Ka indira yang ceritain semuanya sama aku. Aku minta penjelasan ka indira agar semuanya ga salah paham dan ga berlarut' jelas gabriel

'Jadi kamu udh pernah ngelakuin itu sama indira?' tanya callie

'Cuma ciuman call' elak gabriel

'Ciuman, bikin kissmark, dan sentuh tubuh indirakan?'

callie masih memasang senyumannya, namun matanya tak bisa bohong. Matanya memerah menahan tangis, bahkan gabriel sadar itu.

Gabriel tidak bisa mengelak. Apa yang diucapkan callie memang benar

'Tapi itu semua diluar ken--'

Belum selesai gabriel berbicara, namun sebuah pukulan sudah mendarat lagi diwajahnya

Buggk

"RASHAAA!" Ucap callie saat melihat rasha melayangkan pukulan diwajah gabriel

'GUA KIRAA LU COWO BAIK BAIK EL. TERNYATA SAMA AJA LU SAMA VANO!' Bentak rasha

Saat rasha ingin melayangkan pukulan kembali, callie dengan cepat langsung memeluk gabriel

'Kalo lo mau pukul gabriel, lo pukul gue juga!' ucap callie yang masih memeluk gabriel

'Awas ka. Dia udh nyakitin lu dan harus dikasih pelajaran!' Rasha berusaha untuk menarik callie namun tidak bisa, karna callie masih memeluk gabriel erat.

'Gaada yang nyakitin gue sha. Semua ini karna gue!. Kalo aja gue ga main sama vano saat itu, gabriel gaakan kaya gini!' Ucap callie

Rasha terdiam, nafasnya masih menggebu-gebu sambil menatap kearah gabriel dan callie.


















Rasha terdiam, nafasnya masih menggebu-gebu sambil menatap kearah gabriel dan callie

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


HALLO GESSS. BUKUNYA MULAI BESOK SUDAH BISA DI PO YAA.
BISA LEWAT TOKO OREN JUGA

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

 pokoknya kalian harus beli novelnya ya, ga nyesel deh ikut PO Closer!!!Ditunggu pembelian dari kalian gess

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


pokoknya kalian harus beli novelnya ya, ga nyesel deh ikut PO Closer!!!
Ditunggu pembelian dari kalian gess

Terima kasih banyaakkk

Closer [Cella] (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang