Enam

1K 73 7
                                        

"Jadi kamu mau kucing yang ini?"

Eca mengangguk,"Ucu an? Hihi" Ujar Eca sembari menunjukan kucing yang ada digendongannya itu.

"Lucuu, kaya Adekk hahaha. Tapi nanti kalo udah dipelihara, Adek rawat yaa..jangan sampe kucingnya kabur nanti karna gak dirawat sama Adik abang ini," Nasihat Ze.

"Ciapp aka! Ca akan melawat ucing ini, engan aikk!"

(Siap Kakak! Eca akan merawat kucing ini, dengan baik!)

"Masukin lagi kesini, trus kita bayar dulu, oke?!"

Dengan patuh Eca mengangguk, gadis itu memberikan kucing yang ada dipelukannya pada sang Kakak. Ze menerimanya dengan baik, lalu pemuda itu memasukan kucing imut tersebut kedalam kandang yang lumayan besar.

 Ze menerimanya dengan baik, lalu pemuda itu memasukan kucing imut tersebut kedalam kandang yang lumayan besar

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kucing jenis persia yang akan dibeli oleh Eca dan Zeous

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Kucing jenis persia yang akan dibeli oleh Eca dan Zeous.

"Akaa aoo ita ayar, Ca ndak cabal au beli eskim!"

(Kakak ayo kita bayar, Eca gak sabar mau beli es cream!)

"Sabar sayang, gak boleh terburu-buru yaa.." Ujar Ze dengan lembut.

Eca hanya cemburut, Ze hanya geleng geleng kepala melihat tingkat manja sang Adik. Dia segera memasukan kucing berbulu tebal itu kekandang, lalu menutupnya kembali.

"Ayoo! Katanya mau beli ice cream? Jangan cemberut gitu, Adekk harus happy, kan mau jajan," Hibur Ze diselangi tawa ringan.

Eca ikut tertawa lalu, menggapai tangan besar sang Kakak, setelah itu mereka pergi dari sana menuju kasir.

"Mbak, saya mau beli kucing yang jenis persia ini," Ujar Ze setelah tiba dikasir, pemuda itu menaruh kandang kucing diatas meja kasir.

"Baik Mas, jenis kucing persia ini seharga 50 juta, ingin membayar secara cast atau debit mas?" Ujar Mbak penjaga kasir.

Ze merogoh sakunya dan mengambil dompet, lalu memberikan kartu atm pada mbak kasir. "Saya pake debit aja,"

"Baik, mohon ditunggu sebentar,"

Ze hanya diam sembari melihat stansaksi yang dilakukan mbak kasir tersebut.

Kasir itu mengembalikan kembali kartu milik Ze,"Terima kasih atas pembeliannya, semoga anda senang dengan pelayanan dan kucing dari toko kami," Ujar kasir itu dengan sopan.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 05 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Bocil kematianCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang