Ten (10)

369 49 14
                                    

Keknya makin lama dikit banget yang ngeread ini._. Aku selain buat ini aku mau buat ff Louis pada mau gak?

..........................................

Niall P.O.V

Tuhkan bener kan yn sakit. Besok pokoknya aku harus minta maaf. Tapi gimana ya, enaknya? Ya udah deh ah, tidur dulu aja.

Yn P.O.V

Aku terbangun pukul setengah lima pagi. Oh ya aku lupa, aku disuruh mewakili universitas untuk mendampingi murid sekolah menengah pertama untuk mengikuti kegiatan masa orientasi sekolah. Yah Zayn belum bangun juga. Apa aku hubungin yang lain aja ya? Aku memutuskan untuk menelpon Allysa yang kebetulan juga bertugas.

Allysa : Ngapain sih pagi - pagi begini nelpon, yn?

Yn : Kamu lupa Ally?

Allysa : Maksudmu?

Yn : Hari ini kita mendampingi murid sekolah menengah pertama untuk mengikuti kegiatan masa orientasi sekolah.

Allysa : Ya Tuhan, kenapa aku bisa lupa!

Terdengar suara orang menepukkan dahi di sana.

Yn : Ya udah duluan mandi sana, aku habis ini mau mandi. Jemput ya!

Allysa : Oke oke, beres!

Kurang lebih dalam waktu dua puluh menit aku sudah selesai semuanya. Hanya tinggal menunggu Allysa datang, aku juga sudah membuat surat untuk memberitahu Zayn jika aku sedang pergi ada tugas.

"Tin tin!" nah itu suara mobil Allysa. Aku cepat - cepat keluar dari rumah lalu menguncinya karena Zayn juga mempunyai kunci yang sama.

"Hey Ally!"

"Hey juga yn. Kau tak apa kan? Kau nampak sakit."

"Ah enggak aku gapapa kok."

"Ya ampun yn, panas lho! Yakin gapapa?" Allysa menyentuhkan punggung tangannya ke dahiku.

"Iya gapapa kok. Masih kuat."

"Ya udah deh yuk."

"Mampir starbucks dulu ya udah lama ga ke situ, nih."

"Ah iya sama. Tapi kali ini aku yang bayar, kay?"

"Okay!"

Selang beberapa menit setelahnya kami sampai di starbucks.

"Kamu pesen apa yn?"

"Hot caramel machiatto ukuran grande aja."

"Hot caramel macchiatto grande 2 ya atas nama x semua."

Wait, what? Itu bukannya Niall sama Harry? Ngapain mereka, disini? Ga pakai penyamaran lagi. Yah walaupun sepi setidaknya identitas mereka ga ketauan.

"Eh namanya kok itu sih?!"

"Gapapa kali, aku juga gak tau kenapa."
"Ya udah ya aku tunggu di sana." kataku sambil menunjuk tempat duduk yang kupilih.

"Okay, siap!"

Aku lalu berjalan menuju tempat duduk yang kupilih tadi lalu aku duduk disitu dan membuka hpku dan tiba - tiba...

"Dor!" ada yang menepuk bahuku yang menyebabkanku kaget.

"Astaga! Kamu ngagetin aja, Ni. Untung jantungku ga copot haha."

"Ciee kaget. Katanya kamu sakit, yn?"

"Iya sih, aku lagi sakit tapi aku lupa kalau ada tugas dari universitas hari ini."

"Kebetulan aku sama Harry juga ada tugas dari universitas mendadak baru sekitar satu jam yang lalu kami dihubungi pihak universitas. Ini kamu panas gapapa beneran? Nantai kalau..."

"Stop stop! Kau tenang saja, Ni. Aku tak apa, aku masih kuat kok."

"Mau ikut bareng sekalian gak?"

"Nope, aku pakai mobilnya Allsya." Allysa terlihat mendekati aku dan Niall.

"Eh hallo Niall!"

"Hallo juga Allysa."

"Ke sini sendiri? Oh ya yn, ini minumnya."

"Thanks Ally."

"Tadi pergi sama Harry kok. Dia lagi pesen tuh." kata Niall seraya menunjuk ke arah Harry sekarang berdiri.

-skip-

Sesampainya di sekolah menengah pertama, Niall dan Harry ternyata juga ditugaskan ke sini. Hari sudah berganti menjadi malam. Aku memutuskan untuk pulang.

"Ally! Pulang yuk. Aku takut kalo dimarahin Zayn hehe."

"Ya udah yuk! Niall, Harry kita pulang dulu ya!" sebenarnya tadi siang, acara kami sudah selesai tapi kami memutuskan untuk hangout di caffe.

"Kring kring." ponselku tampak bergetar dan nomor yang tertera di layar ponselku tidak dikenal. Aku putuskan untuk mengangkatnya dulu.

"Um, wait! Aku mau balas panggilan dulu."

"Tapi cepetan ya! Aku tunggu di mobil." aku memutuskan untuk mengangkat panggilan itu di posisi belakang caffe itu. Aku lalu menekan tombol hijauku dengan cepat.

"Hallo? Dengan siapa?" dan tiba - tiba dari belakang ada orang yang memakai topi menarikku menuju mobilnya. Aku mengerang sekeras mungkin agar dilepaskan.

"Masuk!" orang asing itu menyuruhku masuk ke mobil dengan paksa. Lalu entah kenapa aroma di mobil ini membuatku menjadi pusing. Aku mencoba untuk melepaskan diri.

"Lepaskan aku!"

"Setelah kau menikmati permainanku malam ini." wajah yang tertutup topi itu sepertinya tidak asing.

"Siapa kau?!" orang asing itu kemudian melepas topinya dan kau tau siapa dia? OH MY GOD, WHAT THE FUCK itu..

Okee segitu dulu, 30 vote to next? Tebak yuk siapa yang nyulik yn yang jawabannya bener chapt selanjutnya gua dedikasiin (ga tau tulisannya) buat yang jawabnya bener.

AND SORRY JUGA BARU UPDATE, SIBUK SEKOLAH, CAPEK. BYE.

-meii

Monday, 10 August 2015

Fall In Love N.H [repost]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang