〖••〗
Omniscient Reader's Viewpoint ©Songsong
This drabble chapter ©Mine
〖••〗
•
•
•
Pergelangan tangan digenggam erat sama doi, jadi gak bisa kabur sembarangan - atau lebih tepat dikatakan kalau Nk yang gak mau lepas gandengannya (kapan lagi coba bisa pegangan tangan sama husbu dibalik layar?).
"...Dokja??"
⁅Host, tenang.⁆
Sebagai seorang pembaca tentunya ia mengetahui betul kalau Kim Dokja maupun kelompokya akan baik-baik saja. Dan tentu ia juga akan baik-baik saja. Yowes lah, kan digandeng tangannya sama husbu kesayangan.
"Lari!"
Yang menjadi permasalahan adalah husbu yang dimaksud gak mau gerak dari tempat buat lari dan malah mantengin anggota kelompoknya. Memastikan mereka benar-benar mendapatkan ubin hijau yang letaknya di dinding dan bukan di atas lantai.
"...lah? Kita gak ikutan lari nih??"
Kim Dokja dan kelompoknya dijamin hidup, lah Nk? Emang sih dia bilang bakalan baik-baik saja secara kan tangannya masih belum lepas dari gandengan. Tapi bayangin kalau dia telat lari dari Dokja? Beuh, dah malaikat kematian udah kelihatan melambaikan tangan ke arahnya.
Monster yang menerjang memang cuma ada dua jenis (kurang lebih) perwujudan antara beruang sama tikus tanah, tapi tetap saja sebagai seorang yang cuma mengenal manusia sebagai monster jejadian. Melihat monster macam dedemit keluar dari film genre thriller, mau gak mau pasti membuat insting lari atau sembunyi miliknya berteriak nyaring meronta minta dikeluarkan.
"Sekarang!" terlihat Yoo Sangah beraksi terlebih dahulu mendapati ubin zona hijau yang menempel di dinding sebelah kiri akan aba-aba dari Kim Dokja, diikuti oleh Jung Heewon dan berakhir dengan Lee Hyunsung yang harus ditarik menggunakan benang milik Yoo Sangah (karena perisai milik lelaki itu terlanjur menjadi korban gigitan monster yang tidak mau melepasnya).
Helaan napas terdengar dari Kim Dokja, pegangan pada pergelangan tangan Nk pun sedikit mengendur, "Bagus."
Kalimat yang dilontarkan oleh Kim Dokja seakan menjadi alarm untuk nya telur rebus matang. Nk kesal setengah mati. Ia paham kalau Kim Dokja khawatir pada rekannya yang lain, cuma masalahnya kan dia sendiri yang bilang kalau mau bertahan hidup ya harus percaya sama omongannya.
Perintah sudah diberikan pada ketiganya untuk langsung menoleh ke arah kiri begitu mereka sudah dekat hampir berciuman dengan para monster (enggak perlu Kim Dokja diam memberi aba-aba segala).
--Ini yang punya masalah dalam kepercayaan siapa? Mereka atau Kim Dokja??
Menunggu untuk husbu kesayangan berlari rasanya terlalu lama - pantesan di manhwa maupun novelnya ia dan Lee Gilyoung sempat harus bertarung melawan monster (orang mereka start nya aja telat banget). Nk berakhir berinisiatif untuk menggendong saja lelaki satu itu literally. Beneran digendong dan dalam gaya bridal style.
"?"
"Bagus, ndasmu!" Pada akhirnya Nk sendiri sudah tidak tahan menceletuk terlebih dahulu guna memprotes lelaki yang berada di tangannya (persetan dengan tubuh pendeknya!).
「Konstelasi Demon like Judge of Fire berteriak histeris」
「500 koin diberikan」
Thanks Uriel, tapi bukan waktunya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Various!CharaXReader!
FanfictionBuku Oneshots lama berdebu yang udah ditinggalin bertahun-tahun lamanya sama si penulis. Jangan berharap banyak bakalan diupdate, karena isinya amburadul bikin malu si pemilik yang membaca nya sekarang. Sekian dan Terima kasih. -12 September 2024
