Ekstra Chapter - Six

177 14 0
                                        

-5 tahun kemudian-

Yerim melamun menatap jalanan seoul yang sudah banyak berubah. Mereka melewati banyak sekalo gedung gedung pencakar langit.

"Hahahahaha daddy geli"

Yerim menoleh ke samping dimana Hanna dan jaehyun yang asik bercanda

"Mommy!!" Rengek hanna memeluk erat yerim

Yerim mengelus rambut putri kecil mereka, "sudah jangan mengganggu daddy. Bukankah tadi di pesawat hanna bilang mau memeluk daddy sepuasnya ya?" ucap yerim lembut

Hanna mengangguk dan kembali mendekat ke arah jaehyun dan memeluk ayahnya.

Jaehyun tersenyum dan memeluk hanna.

Yerim menatap hanna yang mulai sedikit mengantuk di pelukan jaehyun.

"Dia mengantuk" ucap yerim

Jaehyun mengelus pelan tubuh mungil putri kecilnya dan dalam sekejap hanna mulai tertidur pulas.

Jaehyun menatap yerim yang tersenyum ke arah Hanna. Digenggamnya tangan yerim

"Kau tak merindukanku?" Tanya jaehyun

Yerim menatap jaehyun bingung, "kenapa berkata seperti itu?"

"Kau tak banyak melihat ke arahku, padahal kita sudah 3 bulan tak bertemu" ucap jaehyun

Yerim tersenyum dan mengecup pipi jaehyun.

Jaehyun menaikkan salah satu alisnya melihat respon yerim yang tak menjawab keluh kesahnya. Perjalanan mereka kembali hening.

Mobil berhenti di halaman mansion yang sangat besar

"Sajjangnim kita sudah sampai" ucap sekretaris Na

Jaehyun keluar lebih dulu sembari menggendong putrinya disusul dengan yerim

"Selamat datang tuan dan nyonya" ucap bibi terharu menatap yerim

Yerim tersenyum memeluk bibi, "lama tak bertemu bi" ucap yerim

Sekretaris Na berdiri di belakang yerim sambil membawa beberapa barang yerim

"Mari masuk nyonya" ucap bibi

Yerim masuk ke dalam mansion diikuti oleh bibi dan sekeretaris Na

"Nyonya mau saya siapkan coklat panas?" Tanya bibi

"Tak perlu bi, saya ke kamar dulu" ucap yerim

Bibi mengangguk

"Bi tolong siapkan kamar untuk sekretaris Na" ucap yerim berjalan menuju lantai 2

Bibi mengangguk, "siap nyonya, mari ikuti saya sekretaris Na"

Yerim masuk ke dalam kamar utama yang besar. Interior yang sangat elegant dan sebuah foto pernikahan yang terpajang cukup besar disana.

Yerim menuju walk in closet, dan mulai membersihkan dirinya. Setelah membersihkan diri yerim duduk di meja riasnya dengan lingerie yang sangat tipis.

'Cklek'
Yerim menoleh ke arah pintu dimana jaehyun berjalan masuk

"Hanna sudah tidur?" Tanya yerim

Jaehyun mengangguk dan duduk di tepi ranjang di samping meja rias yerim

"Oppa mau mandi dulu?" Tanya yerim mengelus paha jaehyun

Jaehyun tak menjawab dan hanya menatap yerim.

"Kemarilah" ucap jaehyun

"Kemarilah" ucap jaehyun

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Please [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang