32

8 0 0
                                        

HAPPY READING

.

.

.

Clarys, dan Bisma kini berangkat karena tadi Anantar datang dengan wajah panik mengabarkan bahwa pak Arga di culik oleh, Mereka tak tahu Pak Arga di bawah kemana oleh Caesar jadi kini tujuan utama mereka ke rumah pak Arga dulu

Setelah kurang lebih 2 jam perjalanan mereka, Akhirnya sampai di rumah Abian yang disana juga ada beberapa teman nya termasuk Adisty

"Clarys!!" Teriak Adisty lalu berlari ke arah sahabat nya itu

"Lo gapapa kan, Ga ada yang sakit kan?, Yatuhan gw khawatir sama lo ryss" Ucap Adisty yang masih memeluk Clarys

"D-dis, Caesar it-"

"Shutt nanti kita bahas itu ya, Sekarang kita Bantu Abian dulu buat cari pak Arga" Adisty langsung memotong omongan Clarys karena itu arah nya kemana

Clarys dan adisty pun Masuk kedalam rumah, Disana sudah ada Abian dan Mahesa yang sepertinya sedah berusaha untuk melajak ponsel pak Arga

"Clarys..Lo udah balik? Yang berarti lo udah tau?" Tanya Abian

"Udah kita ga perlu bahas itu dulu, Sekarang kita bahas bokap lo, Gimana? udah ke detek tempat nya?" Tanya Balik Adisty

Abian menggeleng pelan lalu pandangan nya tertuju ke Clarys yang terduduk di sofa dengan wajah pucat yang nampak sangat sedih dan Mata yang sembab, Abian jelas tau ini penyebab nya apa

"Rys ngomong bentar yuk" Ajak Abian yang di setujui oleh Clarys

Mereka pun ke taman belakang, Adisty yang melihat itu sebenarnya ingin ikut karena tak ingin jika Clarys terus memikirkan itu, Namun mahesa menahan nya untuk memberi Clarys waktu mencerna semua nya

Sampai nya di taman Clarys kembali meneteskan air mata nya "Ini sakit banget, Dia ga nepatin janji nya, Dia ninggalin gw dan ternyata ini alasan nya" Ucap Clarys

"Gw tau pasti lo sekarang lagi terpuruk banget, Dan lo juga harus tau, Caesar abiyasa itu Adalah korban pembunuhan yang ga di sengaja sembilan tahun lalu sama bokap kita berdua" Ucap Abian

Clarys yang mendengar itu sontak berdiri di depan Abian "Apa dia datang untuk balas dendam?" Tany Clarys

"Bisa jadi" Jawab Abian

"Jadi Yang bunuh bokap gw itu dia?" Tanya Clarys lagi

"ABIAN!! GW, GW UDAH NEMU POSISI BOKAP LO" Mahesa datang dengan nafas yang tak beraturan

Abian pun lari masuk di susul oleh Clarys, Dan benar saja disana sudah terlihat titik jelas keberadaan ayah Abian yang Dekat dari tempat Camping mereka dulu

"Bisma ayok kita kesana" Ajak Abian saat melihat Bisma masuk bersama Anantar

"Gw ikut" Ucap Clarys tiba-tiba

"Tapi rys.."

"Gw mohon, biarin gw ikut, Gw pengen liat Pak Arga, Gw mohon" Clarys memohon

Bisma yang tak tahan melihat itu pun Akhirnya menyetujui di saja, Karena melihat Bisma menyetujui Abian pun hanya mengikut saja

Akhirnya mereka pun berjalan ke Tempat yang sudah Di liat di maps Cukup jauh dari rumah mereka karena ini di tempat Camping nya mereka jadi membutuh kan waktu 1 atau 2 jam perjalanan

Sepanjang perjalanan Clarys hanya diam memandang keluar jendela sambil meneteskan air mata nya Ia masih memikirkan tentang Caesar 

Bisma yang melihat itu dari kaca tentu tak tenang "Udah rys jangan terlalu di fikirin, nanti gw bawa lo ke makam nya"

Clarys menggeleng "Gausah gw cuman butuh waktu buat nerima ini" Ucap Clarys

Mereka pun fokus ke pikiran mereka masing-masing, Sesekali Bisma mengintip Clarys dari kaca mobil di memastikan Clarys tak menangis lagi

.

.

.

Kurang lebih 2 jam perjalanan akhirnya mereka sampai, Bisma berbalik untuk melihat Clarys, Yang ternyata Clarys sudah tertidur sangat pula, Bisma yakin Clarys kecapean karena selalu menangis

"Kita tinggal aja di mobil, Mobil nya gausah lo matiin biar dia dingin" Ucap Abian Dan di angguki oleh Bisma

Mereka pun masuk ke dalam hutan yang cukup lebat disana, Mereka menyusuri hutan itu untuk mengikuti titik yang telah Mahesa temukan tadi

"Udah mulai gelap nih, Lo bawa senter kan?" Tanya Bisma

"Iya bawa kok, Oh iya polisi nanti aja kita hubungin, Mereka udah stan by di dekat sini" Jawab Abian

Titik itu mengarahkan Mereka ke tepi danau yang berada disana, Mereka bisa melihat jelas pak Arga yang sedang di ikat di pohon yang cukup besar dan Ada seorang pria yang berdiri di depan nya

Abian ingin lari kesana, Namun di tahan oleh Bisma "Kita jangan gegabah, Siapa tau orang itu Bawa pasukan, Kita maju perlahan saja" Ucap Bisma

Abian mengerti lalu mengangguk, Mereka pun maju secara diam-diam Untuk mengamati juga siapa pria yang menculik pak Arga itu

Saat sudah semakin dekat, Mereka bisa melihat pria itu Namun pria itu menggunakan kupluk yang membuat wajah pria itu tak jelas

Sedangkan disisi lain pak Arga yang sudah tak tahan di ikat disini memberontak dan meminta untuk di lepaskan

"Tolong!! Lepaskan saya!! Saya minta maaf tentang kejadian itu" Ucap pak Arga sembari memberontak

"HAHAHAH, Maaf tak bisa membuat saya hidup kembali Arga" Ucap pria itu

Pria itupun membuka kupluk nya, Betapa terkejut nya Abian dan Bisma di belakang sana yang melihat itu, Ternyata yang menculik pak Arga itu Caesar

Abian Semakin yakin Caesar benar-benar hanya ingin membalas kan dendam nya kepada pak arga, Dan apakah dia juga yang sudah membunuh Pak Aksa

"Saya ingin kamu merasakan apa yang saya rasakan Arga" Tegas Caesar

"Tolong jangan!! Saya minta maaf, Saya Benar-benar meminta maaf, Waktu itu Saya dan Aksa tak tahu harus bagaimana Kau harus mengerti waktu itu fikiran kami masih sangat labil untuk masalah seperti itu Apalagi menyangkut dengan nyawa orang, kami tak tahu harus melakukan apa, Jadi menurut kami itu lah jalan satu-satunya yang terbaik menurut kami waktu itu, jadi mohon lepaskan Saya dan biarkan Saya menebus nya, Tapi tidak dengan cara yang seperti ini" Jelas pak Arga

"Semua harus adil Arga, Aksa sudah tiada begitupun juga dengan kau, Kau melakukan itu bersama nya, Dan tentu kau juga harus merasakan apa yang Aksa rasakan" Ucap Caesar

"J-jadi benar? Kau lah yang membunuh Aksa?" Tanya pak Arga

"Menurutmu siapa lagi? Dan ini semua karena kesalahan kalian di masa lalu!!! Membuat ibuku sedih karena kehilangan diriku DAN INI YANG HARUS KALIAN RASAKAN!!! orang tak punya hati seperti kalian pantas mendapatkan ini Orang yang bertanggung jawab seperti kalian harus juga merasakan apa yang aku rasakan" Caesar hendak memukul Pak Arga menggunakan Kayu besar

"TUNGGUUU!!!"





~••~•••~••~










TBC

THE STUCPFIN WITH A GHOST [TELAH TERBIT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang