33

14 1 0
                                        

HAPPY READING
.

.

.
"TUNGGU" Clarys tiba - tiba datang dari sisi lain

"Jadi kamu yang udah bunuh ayah aku?! Kamu udah buat aku kehilangan semua nya!!" Ucap Clarys

Caesar terdiam melihat Clarys yang seperti akan histeris, Sementara itu Abian Dan Bisma maju untuk menjaga Clarys takut jika Caesar tiba - tiba menyerang Clarys

Clarys maju tepat di depan Caesar "Andai dari awal aku tau kamu bukan manusia, Aku gak bakal sejauh ini Caesar, Bahkan tanpa kamu minta Aku gak bakal punya perasaan sedalam ini sama kamu, Kamu datang beri aku kebahagiaan sesaat setelah itu kamu hancurin semua nya dengan satu fakta yang bahkan gak pernah terlintas di fikiran aku, Aku fikir kamu adalah orang yang bisa bikin warna di hidup aku Tapi ternyata apa? Kamu yang perlahan menghapus warna di hidup aku" Ucap Clarys dengan tatapan kosong dan air mata yang berhasil lolos

Caesar bungkam, Bahkan semua yang ada di sana terdiam melihat Caesar dan Clarys

"Kamu bilang aku ini adalah cinta kamu kan? Tapi kenapa kamu dengan santai nya merebut kebahagiaan aku?! KENAPA CAESAR?!! KENAPA KAMU SETEGA INI SAMA AKU KENAPA?!!" Clarys mulai histeris

Dengan sigap Bisma menahan namun segera di tepis oleh Clarys

"Seneng kan kamu? Pasti seneng dong Habis bunuh Orang tua aku setelah itu kamu sakitin aku, Gimana dendam nya? Udah reda?" Ucap Clarys lagi

Clarys mendekatkan wajahnya di telinga Caesar dan berbisik "Ga sekalian bunuh aku juga? Aku juga mau tau rasanya di bunuh sama sosok yang aku cintai Pasti seru Setelah kamu bunuh rasa aku ke kamu, Kamu bunuh aku Itu kombinasi yang luar biasa Caesar" Bisik Clarys

"Maaf.... Hanya ini yang bisa aku lakukan untuk ketenangan hidup aku" Ucap Caesar

"Dari awal kamu gak usah deketin aku kalau kamu mau bunuh ayah aku!! Aku tau ayah aku salah, Tapi gak sepantas nya kamu deketin aku seolah kamu adalah orang yang ga bersalah sama sekali, Ah ralat bukan orang Tapi hantu" Ucap Clarys

Air mata yang terus berjatuhan di pipi Clarys, Caesar melihat itu sungguh tak tega, Ia maju untuk menghapus nya, Namun Clarys dengan cepat menepis tangan itu "Air mata aku akan hilang sendiri, Sama seperti perasaan aku ke kamu yang akan aku biarkan hingga hilang dengan sendiri nya" Ucap Clarys

Tiba - tiba ada beberapa orang datang ke tempat mereka "Dia akan menghilang pada pukul 00.00" Ucap orang itu

"Kalian siapa?" Tanya Abian

"Dia om gw, Satu sekolah sama Caesar dulu, Dia orang pintar makanya dia tau kalo Caesar akan pergi pada pukul 00.00, Sekarang udah 23.55 Sebentar lagi" Jelas Bisma

Clarys reflek melihat jam tangan nya, Dan benar saja sebentar lagi pukul 00.00, Clarys Menatap mata Caesar

"Kita akan berpisah, Makasih kamu pernah jadi bagian di hidup aku walau hanya sebentar, Tolong jangan lupakan kenangan kita, Walau aku bukan manusia tapi kamu harus percaya perasaan aku ini nyata ke kamu, Tolong jaga kalung liontin pemberian aku, Kamu boleh benci aku tapi kamu jangan buang kalung itu, Kamu ingatkan? Kamu adalah cinta yang buat aku Melepaskan kalung itu untuk mu, Maaf jika aku membuat mu sakit dan hancur, Tapi ini lah aku bukan manusia dan hanya sesosok hantu yang ingin mendapatkan keadilan, Jadi tolong bahagia selalu, Aku akan selalu melihat kamu dari atas Karena kamu adalah Nayanika yang abadi di dalam hati aku" Setelah mengucap itu Caesar langsung memeluk Clarys dengan erat se erat erat nya

Clarys hanya diam membeku dengan air mata yang terus berjatuhan, Ia benar - benar tak menyangka, Ini yang akan terjadi pada nya, Tepat pada pukul 00.00 Tubuh Caesar perlahan menghilang menjadi debu

THE STUCPFIN WITH A GHOST [TELAH TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang