Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
~dia nyata namun tak dapat ku genggam ~clarys zaskia adara
HAPPY READING
. . . . .
Pagi yang cerah udara sejuk menerpa kulit halus clarys yang baru saja menginjakkan kaki nya di sekolah sambil mengedarkan pandangan mencari seseorang
"belum datang kali ya" gumam clarys lalu melanjutkan langkah nya masuk ke dalam sekolah
Clarys berjalan di Koridor dengan senyum yang terus mengembang ntah kenapa pagi ini mood nya benar-benar bagus
Saat melangkah kan kaki ke kelas suasana berubah semua diam padahal di kelas itu hampir semua murid sudah datang terkecuali Caesar dan jefan tapi benar-benar hening dengan bingung clarys langsung duduk di kursinya tiba tiba abian lewat dan meninggalkan surat di meja clarys
"ikut gw"
Clarys bingung menatap abian yang baru saja keluar kelas ia bergegas untuk mengikuti nya
"lah rys mau kemana" adisty menahan clarys yang keliatan terburu buru
"Gw kebelet bentar ya" ucap clarys lalu dengan cepat keluar dari kelas tak mempedulikan adisty
Clarys berjalan keluar kelas mencari abian yang entah kemana tiba tiba tangan menariknya
"aaakkk-mhppp" mulut clarys di tutup agar tidak mengeluarkan suara
Clarys melepas paksa tangan abian karena kehabisan nafas dan menatap tajam abian
"ikut gw ke rooftop" ucap abian melihat raut wajah kesal clarys
Singkat saja mereka berdua sudah di rooftop abian mengunci pintu agar tak ada yang menguping pembicaraan keduanya
Clarys menatap bingung abian seolah bertanya ada apa karena tidak biasa nya abian bersikap seperti ini
"Bokap lo semalam kerumah gw" abian mulai membuka pembicaraan
"Terus? bukan nya itu udah hal biasa ya bokap gw ke rumah lo" tanya clarys semakin bingung
Abian menatap clarys dan saat hendak berbicara pintu rooftop di ketuk bersamaan dengan bell masuk yang berbunyi
"Gw jelasin nanti" ucap abian meninggalkan clarys yang masih mematung disana
Clarys pun ikut berjalan ke dalam kelas "kenapa sama ayah gw? apa ada yang salah? ahh kenapa akhir-akhir ini membingungkan banget sih" batin clarys dan dan tanpa sadar dia sudah sampai di kelas