Bagian 58

506 32 0
                                        






🇮🇩🇮🇩



"Kau yakin kita akan melakukannya disini?" Tanya Mees saat Nathalia sudah menduduki dirinya diatas Mees yang juga duduk diatas kursi kayu

"Memangnya kenapa? Apa kau takut? Bukankah kau sangat menginginkan kita melakukannya disini? Jadi hari ini aku mengabulkan permintaanmu" ucap Nathalia sambil membelai wajah tampan Mees dan tetap memaju mundurkan tubuhnya.

"Tentu tidak, akan ku buat kau mengingat bagaimana nikmatnya bercinta disini" ujar Mees

Mees menarik lagi leher Nathalia dan mencium dalam wanita yang sungguh dia cintai itu, hawa dingin bercampur hangat membuat mereka terasa nyaman dalam melakukan hal yang penuh cinta itu.

"Angkat badanmu" perintah Mees sambil memegangi kejantanannya itu.

Nathalia mengangkat sedikit badannya lalu Mees memposisikan kejantannya tepat dibawah liang surgawi milik Nathalia yang kini sudah menaik turunkan tubuhnya dengan perlahan

Desahan mereka saling bersahutan membuat malam ini terasa semakin panas terbukti dari kedua tubuh pasangan itu yang bercucur keringat.

Setelah mendapatkan pelepasan pertamanya Mees mengangkat tubuh Nathalia untuk membaringkanya diatas kursi lalu dirinya kembali memasuki Nathalia yang hanya busa mendesah dengan sesekali membalas ciuman dari Mees.

"Ohh god...faster Mees...oh yahh so good" celotehan Nathalia membuat Mees menambah kecepatannya sampai pelepasan kedua mereka dapatkan.

"Sudah cukup sampai sini aku tidak mau anakku keluar sebelum waktunya" ujar Mees sambil mengangkat tubuh Nathalia kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuh Mereka.

"Ngaco kamu ini" ucap Nathalia mengalungkan tangannya ke leher Mees

Selesai mandi mereka berdua memutuskan istirahat karena besok Mees harus tetap latihan sedangkan Nathalia besok harus mengantar Carol berbelanja karena lusa anak itu akan kembali ke inggris dengan dijemput pihak club

Keesokan harinya Mees bangun lebih dahulu dan disusul Nathalia 20 menit kemudian, setelah mencuci wajahnya Nathalia membuatkan sarapan untuk mereka bertiga.

"Jam berapa kau akan pulang?" Tanya Nathalia sambil mengunyah makanannya

"Jam 3 aku sudah selesai latihan, memangnya kenapa?"

"Nanti antar aku kerumah sakit untuk mengecek apakah aku bisa terbang ke indonesia atau tidak" jelas Nathalia

"Oke nanti aku akan langsung pulang" ucap Mees lalu mereka pun melanjutkan sarapannya

Selesai sarapan Mees berpamitan untuk latihan sedangkan Nathalia juga akan keluar bersama Carol.

"Apa yang kau butuhkan Carol" tanya Nathalia yang kini sedang berada di mall bersama dengan Carol.

"Aku butuh beberapa alat untuk belajarku lalu aku butuh baju juga oh iyah aku juga mau kamus bahasa indonesia" jawab Carol

"Kamus Indonesia? Untuk apa?"

"Tentu saja untuk belajar bahasa indonesia"

"Kenapa tiba tiba ingin belajar bahasa?"

"Hanya ingin saja"

"Ya sudah kita ke toko buku terlebih dahulu" ujar Nathalia sambil menggandeng tangan Carol menuju toko buku

Sesampainya di toko buku Carol langsung menuju ke bagian kamus dan mencari apa yang dia inginkan.

"Ini atau ini kakak?" Tanya Carol sambil menunjukkan dua kamus ke arah Nathalia

"Sebentar" Nathalia mengambil sebuah kamus yang dilengkapi alat untuk mengetahui bacaannya.

"Ini aja" ujar Nathalia memberikannya kepada Carol yang disambut gembira oleh anak itu.

Lalu mereka pun melanjutkan mencari beberapa buku tulis dan juga alat tulis karena walaupun Carol masuk sekolah bola tapi dia masih bersekolah untuk menuntut ilmu yang lainnya juga

Setelah selesai dari toko buku mereka menuju toko baju untuk membeli beberapa baju Carol dan tentunya untuk Mees juga.

Carol mengambil 5 baju dan juga 4 celana pendek sedangkan Nathalia hanya mengambil 3 baju untuk Mees.

"Kakak kakak kakak lihat itu ada pemain real madrid" ucap Carol sambil menunjuk kearah gerombolan pria

Nathalia menengok kearah gerombolan itu lalu tersenyum kepada salah satu kepada mereka yang juga membalas senyumnya.

"Kakak boleh tidak aku meminta foto dengan mereka?" Tanya Carol dengan tangan memohon

Nathalia terdiam sejenak karena dia ragu apakah mereka akan menerima permintaan sang adik, tapi melihat Carol yang memohon kepadanya membuat Nathali tidak tega.

"Baiklah ayo kita bertanya terlebih dahulu apakah mereka bersedia...tapi jika mereka menolak kau harus memakluminya, mengerti?" Ujar Nathalia yang diangguki Carol

"Permisi" ucap Nathalia membuat gerombolan lelaki itu langsung menengok kearahnya.

"Ooo i know you" ujar salah satu lelaki itu

"Hah?"

"Tidak tidak, ada keperluan apa?" Ujar laki laki jangkung berkulit hitam yang bernama Jude

"Apakah adik ku boleh meminta foto dengan kalian?" Tanya Nathalia sambil menggandeng tangan Carol yang tersenyum lebar

"Oh tentu saja boleh" jawab vini sambil bersiap untuk berfoto diikuti oleh teman temannya

Nathalia pun memotret mereka semua dengan sang adik, selain berfoto bersama Carol juga meminta tanda tangan para pemain di bajunya yang berwarna putih awalnya Nathalia keberatan tapi Carol terus memohon membuat sang kakak luluh juga.

"Apakah benar kau Nathalia?" Tanya Valverde

"Yeahh...bagaimana kau tahu?" Tanya Nathalia dengan ekspresi terkejutnya karena lelaki itu tau namanya padahal sebelumnya mereka belum pernah bertemu.

"Memangnya siapa yang tidak tahu Nathalia Winatawa" ucap lelaki itu

"Kau bahkan mengetahui nama panjang ku" ucap Nathalia sembari tertawa

"Percayalah kau cukup terkenal dikalangan dunia sepak bola" celetuk Jude

"What? Itu tidak mungkin" ungkap Nathalia

"Benar, kau sangat dikenal oleh kami yang berkecimpung di dunia bola"

"But...why? Kurasa aku bukanlah orang yang harus dikenal" sanggah Nathalia dengan wajah yang heran

"Semenjak kau bergabung dengan Manchester United dan membuat mereka meraih beberapa kemenangan karena taktik darimu yang tidak pernah terkalahkan saat kau yang memegang kendali membuat kami takjub" jelas Vini yang diberi ekspresi tidak yakin oleh Nathalia

"Seriously? Hanya karena itu? Kurasa itu sangat berlebihan...i mean semua orang bisa membuat taktik asal para pemain yang bisa membuat itu berjalan"

"Kenapa kakak tidak percaya? Teman teman ku saja mengenal kakak dan meminta ku untuk mendapatkan tanda tanganmu" celetuk Carol

"Owhh ok aku cukup terkejut" ujar Nathalia sambil tertawa

"Ku dengar kau dari negara mu?" Tanya Mbappe

"Benar, karena disana juga ada pertandingan dan kebetulan aku diundang" jawab Nathalia

"World cup?"

"Benar sekali"

"Aku melihat berita bahwa indonesia memenangkan pertandingan" ucap vini

"Yeah syukurnya kami memenangkan pertandingan itu" jawab Nathalia sambil tersenyum

"Oke guys aku minta maaf karena sudah mengganggu kalian dan terimakasih sudha bersedia membuat adik ku senang" ujar Nathalia

"No problem"

"So...thank you, aku harus pergi sekarang, bye"

"Oke bye, hati hati"




🇮🇩🇮🇩

vertaler (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang