Bagian 52

497 35 0
                                        






🇮🇩🇮🇩



Nathalia mulai menuruni bus dengan dibantu oleh Mees yang senantiasa menggandengan tangan Nathalia dimana pun dan kapanpun

"Hati hati"

"Terimakasih"

Nathalia dan yang lainnya pun memasuki ruangan yang sudah terdapat beberapa staff, tapi baru saja dirinya akan mendudukan diri ada staff yang memanggil dirinya.

"Kak Nathalia maaf mengganggu...boleh ikut aku bentar ga? Tadi pak Erick nyariin kamu dan suruh kamu ketemu dia dulu"

"Oh iyah boleh boleh ayo, Mees aku pergi bentar dulu yah"

Nathalia mengikuti langkah staff itu sampai tiba diruangan yang sudah berisi pak Erick dan beberapa pelatih.

"Halo semuanya" sapa Nathalia sambil menyalami satu persatu dari mereka

"Nathalia sini...nah ini Nathalia yang pasti kalian semua sudah mengenalnya" ujar pak Erick memperkenalkan Nathalia kepada mereka.

"Senang bertemu denganmu secara langsung Nathalia" ujar Alex Pastor

"Seharusnya saya yang merasa begitu tersanjung bertemu dengan orang yang berbakt seperti kalian" ujar Nathalia

"Hahahaa dia ini memang sangat pandai berbicara dan sebab itu lah kita membutuhkannya selalu"

"Kudengar kau mengajukn cuti yah?" Tanya pak Erick

"Yah aku mengajukan cuti karena ingin fokus kepada kehamilanku"

"Berapa tahun kontrakmu disana?" Tanya Alex dengan nada serius

"Hanya 1 tahun itu juga percobaan untuk ku"

"Percobaan?"

"Yah karena setelah selesai mereka akan memberikan kontrak selama 5 tahun sekaligus"

"5 tahun?" Tanya Patrick yang diangguki oleh Nathalia membuat mereka langsung terdiam sambil saling menatap satu sama lain

"Lalu apakah kau akan melanjutkan kontrak dengan mereka" tanya Pak Erick mewakili yang lainnya

"Emangnya kenapa yah pak?" Tanya Nathalia dengan ekspresi keheranan atas sikap mereka yang menurutnya sangat janggal

"Nanti saja, setelah pertandingan boleh kah saya berbicara?" Ujar Pak Erick

"Tentu saja boleh"

"Oke kalau begitu kau bisa kembali"

Nathalia pun berpamitan dengan yang lain lalu pergi ke ruang ganti para pemain yang dimana mereka sudah berganti pakaian dan sedang berdiskusi

Mees yang melihat Nathali sudah kembali langsung menarik pelan tangan Nathalia agar bergabung dengan mereka.

Jay sebagai pemimpin memberikan motivasi kepada para pemain sampai diakhir ucapannya jay meminta Nathalia untuk berbicara.

"Aduh bingung lagi aku mau ngomong apa"

"Apa aja yang penting bermotivasi" ujar Ragnar menggunakan bahasa indonesia

"Mari kita angkat martabat kita sebagai negara besar dan ayo kita berlari"

"Berlari?"

"Iyah berlari"

"Maksudnya?"

"Memangnya kau akan berjalan santai saat bermain bola" ujar Nathalia kepada ivar dengan kesal.

"Kau ini harus memberikan kami motivasi"

"Ya sudah kau saja yang berbicara" ucap Nathalia sambil menyilangkan tangannya dan memandang kearah lain

vertaler (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang