🇮🇩🇮🇩
Nathalia melangkah meninggalkan mereka menuju Laura yang kini masih mencoba beberapa parfum dan alat make up lainnya.
"Lau udah belum? Kayanya gue mau kesebelah juga deh" ucap Nathalia membuat kegiatan Laura terhenti.
"Oke oke deh, mba saya mau ini yah" ucap Laura lalu melangkah kearah kasir diikuti Nathalia.
Tring tring
Suara ponsel milik Nathalia terdengar membuat perempuan itu langsung mengangkat panggilan yang ternyata dari sang kekasih.
"Lau gue keluar duluan yah" ucap Nathalia sambil menunjuk kearah ponselnya
"Iyah usah sana duluan keluarnya" ucap Laura
"Hai babe apa yang sedang kau lakukan sekarang hmm?" Tanya Mees yang kini Nathalia yakini bahwa lelaki itu baru saja bangun dari tidurnya.
"Aku sedang berbelanja dengan Laura"
"Sudah mendapatkan apa yang kau inginkan?" Tanya Mees yang digelengi oleh Nathalia
"Mungkin setelah ini aku akan mampir ke Prad* untuk membeli tas" ucap Nathalia yang kini sudah berjalan ke toko itu bersama dengan Laura
Acara belanja Nathalia kali ini ditemani oleh Mees lewat panggilan video sampai jam 3 sore membuat Mees harus mematikan sambungan telefonnya karena harus pergi berlatih sedangkan Nathalia memutuskan untuk kembali ke hotel setelah berhasil membeli 2 tas dan 1 sepatu.
Sesampainya dikamar hotel Nathalia langsung membersihkan tubuhnya karena jam 4 nanti dirinya akan berangkat menuju GBK berbarengan dengan pelatih lainnya.
Dengan menggunakan Jeans serta kaos berwarna hitam kini Nathalia berjalan menuju sebuah mobil yang sudah berisi beberapa staff yang juga akan mengurus jalannya pertandingan kali ini.
Sesampainya di area parkir yang berada didalam gedung kini Nathalia dan yang lainnya berjalan untuk memasuki ruangan rapat yang ternyata disana dlsudah ada STY dan para pemain lainnya.
"Halo maaf yah terlambat" ucap Nathalia sambil menyalami para pemain dan pelatih satu persatu.
"Yah kau sangat terlambat lihat jam berapa sekarang" ucap Coach Shin sedangkan Nathalia menye menye menggunakan mulut
"Haishh bocah ini" ucap Coach Shin sambil tertawa
"Sudah sudah sebaiknya kalian mulai rapatnya karena saya akan pergi untuk mengurus hal lain" ujar Pak Erick dan berlalu keluar ruangan
Kini para pemain dan pelatih termasuk Nathalia sedang mengadakan rapat untuk mengatur strategi apa yang akan mereka gunakan nanti malam serta siapa saja pemain yang akan menjadi starter.
Dalam rapat kali ini Nathalia sedikit berbeda pendapat dengan Coach Shin sampai beberapa kali Jay sebagai kapten harus menengahi keduanya.
"kurasa rapat sampai disini saja dan saya berharap kalian mengikuti instruksi serta strategi yang saya buat" ujar Coach Shin llu keluar dari ruangan dengan pelatih lainnya meninggalkan para pemain serta Nathalia yang kini mendudukan dirinya dikursi begitupun dengan para pemain.
"Oke guys im so sorry tentang keributan tadi tapi aku hanya menyarankan agar kalian rapat secara personal hanya sesama pemain" ucap Nathalia lalu keluar dari ruangan menuju ke kantin yang berada di dalam gedung GBK sampai pukul 6 sore.
"Hei Nath ternyata kau disini" ujar Jeje yang kini berdiri disampingnya.
"Oh hai je ada apa?" Tanya Nathalia
"Kau harus bergabung dengan yang lainnya sekarang" ucap Jeje
"Oke oke ayo kita kesana" ujar Nathalia berjalan mengikuti langkah jeje yang ternyata membawanya ke dalam lapangan yang kini penuh dengan para penonton serta para pemain yang sedang mengecek kondisi lapangan.
Saat Nathalia memasuki lapangan terdengar sorakan yang meneriaki namanya dari arah bangku penonton membuat Nathalia sedikit terkejut akan hal itu.
"Nathaliaaaa omaygattt"
"Nathhhh liat sinii"
Berbagai teriakan itu terdengar saat Nathalia mengelilingi lapangan yang merupakan kegiatan wajibnya sebelum pertandingan dimulai, saat dirinya sampai di tempat masuk kelapangan dirinya mendekat ke seorang laki laki yang merupakan salah satu ketua dari organisasi pendukung terbesar timnas Indonesia.
"Wihh siapa nih baru nongol" ujar salah satu orang itu
"Hahaa bisa aja lu bang, gimana kabarnya sehatkan"
"Alhamdulilah sehat semua, lu gimana? Bangga banget gua liat ade gue bisa abroad ke LN langsung ke MU lagi"
"Iyah dong Nathalia gituloh"
Semuanya tertawa dan melanjutkan obrolan dengan berbagai pembicaraan bahkan Nathalia sesekali membalas teriakan para penonton yang memanggil namanya.
10 menit sebelum pertandingan Nathalia sudah berdiri dibelakang para pemain bersama Coach Shin serta para pelatih lainnya.
"Coach aku minta maaf atas keributan tadi sungguh aku tidak bermaksud melakukannya" ujar Nathalia yang berdiri disamping Coach dengan suara pelan tapi justru diabaikan oleh Coach Shin membuat Nathalia menghela nafas
Ketika para pemain mulai memasuki lapangan begitupula dengan Nathalia yang kini berdiri dipinggir lapangan bergabung dengan para pelatih serta pemain yang dicadangkan.
Dibabak pertama permainan cukup berjalan dengan baik sampai dimana Coach Shin terlihat sedikit kesal karena pemain tidak mengikuti strategi yang dia berikan.
"Hei aku akan mengganti Marselino sekarang" ucap Coach shin kepada pelatih lainnya
"For what? Permainan Lino sudah cukup baik jangan hanya karena mereka melangkahi strategi kau bisa menggantinya begitu saja" ujar Nathalia menatap kesal Coach Shin
"Lebih baik kau diam dan jangan ikut campur" jawab Coach shin sambil menatap tajam Nathalia
"1 kesempatan, beri mereka 1 kesempatan dibabak kali ini setelahnya kau bisa berbuat semaumu" ujar Nathalia tegas membuat Shayne yang sedari tadi memberhatikan langsung menarik lengan Nathalia untuk duduk disampingnya kanannya.
"Kurasa kau membutuhkan ini" ucap Nathan memberikan sebotol minuman yang kebetulan duduk disebelah kanannya.
"Thanks" ucap Nathalia menerima botol itu.
Pada menit ke 30 Arab menggiring bola ke daerah indonesia tapi berhasil digagalkan bahkan marselino berhasil menggiring bola dengan cepat lalu mengopernya kearah Ragnar membuat suasana semakin tegang.
"LINOOO TENGAHHHH" teriak Nathalia yang kini sudah berdiri dipinggir lapangan
Ragnar mencoba menembak kearah gawang tetapi berhasil digagalkan justru bola memantul kearah Marselino.
"GASSS LINOO" teriak Nathalia lagi yang setelahnya dia berteriak histeris karena Marselino berhasil mencetak 1 gol dibabak kedua.
Nathalia berbalik lalu menatap Coach Shin yang juga sedang menatapnya.
"Kerja bagus lino" ujar Nathalia memeluk lelaki itu saat dirinya mendekat ke pinggir lapangan.
"Sudah cukup untuk selebrasinya sekarang lanjutan" beritahu Nathalia kepada para pemain yang dituruti oleh mereka.
"Sorry" ucap Coach Shin yang kini sudah berdiri disamping Nathalia
"Kau harus lebih mempercayai pemain Coach dan mari kita raih 3 point untuk malam ini" ujar Nathalia sambil menyenggol lengan Coach Shin
"Haisshh bocah ini" ucap Coach sambil terkekeh
🇮🇩🇮🇩
KAMU SEDANG MEMBACA
vertaler (END)
Fiksi PenggemarNathalia Winatawa yang bekerja untuk PSSI Upload setiap 2 hari sekali #1 naturalisasi -> min, okt 6, 2024 #1 nathantjoeaon -> sel, okt 8, 2024 #1 rafaelstruick -> jum, okt 11, 2024 #1 justinhubner -> sel, okt 13, 2024 #1 pss...
