Selamat membaca
Sesampainya dikantin chika melihat ara yang sedang tertawa dengan fiony ia dengan cepat menarik ara kesampingnya
Ia menatap tajam fiony " I warned you once. Touch what's mine again, and you'lll regret it"tegas chika
(Aku sudah peringatkan. Sentuh milik aku lagi, dan kamu bakal nyesel)
"I don't care! I'll make sure your relationship won't last, and ara will be mine. Have fun while it lasts, chikaa"tegas fiony tersenyum miring dan melenggang pergi
(Saya tidak peduli! akan saya pastikan hubungan kalian tidak akan lama, dan ara akan jadi milik saya. Selamat bersenang-senang selagi bisa, chikaa)
Chika menggeram marah ia menatap tajam punggung fiony yang mulai menghilang dari pandangan nya
"Lepasin tangan araa" ucap ara ketus sambil berusaha melepas tangannya yang digenggam kuat oleh chika
"Ara diam! "Tegas chika menatap ara tajam
" kak chika yang diam "ucap ara marah
" kamu salah paham sayang"ucap chika berusaha menjelaskan
"Salah paham? Aku jelas jelas liat kak chika sama cewek lain!" Ucap ara marah
"No dia sepupu aku" ucap chika
"Kak chika bohong! " ucap ara tajam
"I'm not lying, trust me" ucap chika serius
(Aku tidak bohong, percaya sama aku)
Ara menggelengkan kepalanya cepat dan berusaha melepaskan tangannya dari tangan chika
"Hikss kak chika jahat ara ga mau sama kak chikaa"ucap ara menangis
" I'm sorry baby"ucap chika memeluk ara berusaha menenangkannya
"Ga mauu araa gamau" ucap ara berontak dari pelukan chika
"Huftt" chika menghela nafas ia pun mengangkat ara ke gendongan nya dan melangkah pergi menuju ruangannya
"Turunin,araa gamau sama kak chika" ucap araa memberontak
"Gw bawa ara dulu ya" ucap chika mengabaikan ucapan ara yang memintanya untuk diturunkan
"Iya kak chika bawa aja bocil cengeng itu" ucap olla
Chika tidak menanggapi ucapan olla,ia berjalan cepat meninggalkan kantin, karena ara dan dirinya menjadi pusat perhatian semua orang yang ada dikantin
Sesampainya diruangannya chika mendudukkan dirinya sembari memangku ara
"Kak chika jahat aku benci kakak" ucap ara sambil memukul dada chika
"Baby aku beneran ga bohong itu sepupu aku namanya Angelina Christy" ucap chika sambil menahan tangan ara setelah itu ia mengusap wajah ara yang basah oleh air matanya
"kenapa kak chika ga bilang sama ara..... kak chika udah ga sayang ara lagi ya" ucap ara cemberut
"aku selalu sayang sama kamu ara, nanti aku kenalin sepupu aku ke kamu ya " ucap chika memeluk ara
Ara mengangguk kan kepalanya
"Hiks I'm hungry" ucap ara sambil memegang perutnya
Chika tertawa mendengarnya ia pun melepaskan pelukan ara dan menatap wajah ara yang menggemaskan ketika menangis
"Mau makan apa sayang"
"Mau bakso"
" kamu tunggu disini"
"Nda mau ara mau ikut"
"Yaudah kita makan disana"
"Let's go"
Sesampainya di kantin mereka menghampiri sahabat ara Yang sedang memakan makanannya
"Udah marahnya cil" ucap olla saat melihat chikara yang sudah ada depan mejanya
"Ga mau ngomong sama olla" ucap ara sinis
"Itu lo ngomong sama gw cill" ucap olla tersenyum tengil
"Kak chikaa" ucap ara mengadu
Chika pun langsung menatap olla dengan tajam
Olla pun yang ditatap chika seperti itu langsung mengalihkan pandangan dan melanjutkan makanan yang masih sisa setengah.
Ara tersenyum puas melihat temennya itu ketakutan
"Kak chika laper" ucap ara cemberut
"Sebentar ya baby" ucap chika melangkah menuju stand bakso
"Gimana udah baikan?" Tanya zee kepada ara
"Iya udah hehe" ucap ara nyetir
"Mangkannya kalo ada apa apa tuh dibicarain, jangan asal ngambek aja " ucap zee
"Yang jomblo diam" ucap ara mengejek
"Wah wah zee ngeledek dia" ucap adel
"emang kurang ajar nih bocil awas aja entar nangis nangis ke gw"ucap zee kesal
"Ara gabakal nangis wlee" ucap ara
"Emang iyaa" ucap olla dengan nada meledek
"Iya lah liat aja nanti ara ga bakal nangis " ucap ara dengan kepedeannya
Olla, zee, dan adel saling menatap dan menahan tawa saat mendengar ucapan ara barusan
Ketawa Olla pun pecah ia dengan
kencang tertawa sembari memegang perutnya
Ara memasang wajah kesal ketika sahabatnya itu mentertawakannya
"Kalian nyebelin banget sih" ucap ara kesal
"Ya habisnya lo ngomong kaya gitu cill gimana kita ga ketawa.... " ucap Olla yang masih tertawa
"Kita ga percaya seorang ara yang bocil cengeng ga bakal nangis" ucap adel
"Betul sekali "saut zee
"Udah ah ara ga mau ngomong sama kalian " ucap ara kesal
Beberapa menit kemudian chika pun datang membawa pesanannya
" The food is here"ucap chika sambil memberikan bakso yang ara inginkan dan menuangkan sedikit saos dan sambal
"Kok sedikit sih" ucap ara cemberut
"No nanti kamu sakit perut, sini aku suapin" ucap chika mengambil sendok dan mengarahkan sendok ke mulut ara
"Buka mulutnya sayang"
Ara pun menerima suapan chika
TBC
Terimakasih
