Chapter 29

4K 401 1
                                        

[ Yohan ]

_______*

"Lu?!"

Yohan berseru heboh ketika menemukan seseorang menyebalkan yang ia temui di tempat berbeda, jika biasanya mereka bertemu di sekolah tapi hari ini anehnya mereka bertemu di tempat yang asing.

"Loh," Jake menahan tawa, mencoba membawa dirinya untuk terlihat berkharisma, "kaget liat lu disini, ngapain? nyasar?"

Yohan menatap Jake menyelidik, kentara sekali jika pemuda yang gabung dalam geng Axius, terlebih ketuanya, terlihat pura pura terkejut.

"Lu pasti udah tau, kan?"

Jake baru ingin menjawab namun seorang pria dewasa sudah merengkuh pundaknya dan tersenyum ke arah Yohan, "Loh, Johan, ya? Ernes dimana?"

Yohan menelengkan kepalanya, bertanya tanya kepada jiwa Johan, manusia aneh mana lagi yang pemuda itu kenal.

"Eh, ya.. ayah ada di kamar."

"Kamu sendirian? tidak biasanya Ernes membiarkan Johan berkeliaran," Papa Jake berdehem, "dia yang bangkit dari kematian itu, kan?"

Jake yang mengerti arah pembicaraan ayahnya, langsung menginjak keras kaki pria itu untuk memperingati, apalagi sekarang wajah Yohan berubah masam, mood anak itu pasti langsung terjun ke tanah.

Jake kenal sekali dengan anak itu, Yohan tidak pernah suka jika berita yang sempat heboh tentang dia yang bangkit dari kematian, di pertanyakan, langsung di hadapannya.

"Johan?"

Yohan memecah fokusnya, dan langsung terkejut ketika seorang wanita berambut coklat di gerai, memeluknya dengan gerakan lembut, ada rasa hangat yang dia sampaikan, Yohan sesaat merasa nyaman.

Tapi, siapa ni cewe anjir?!

"M-maaf.. siapa ya? hehe," Yohan bertanya dengan nada ragu, takut jika wanita itu orang yang sangat Johan kenal di kehidupan sebelum dia datang.

sedangkan matanya menangkap ekspresi geli dari Jake dan papanya, itu membuat Yohan mendengus.

"Oh iya ya, maaf ya Johan, tante lupa kalo kamu hilang ingatan," wanita itu melepas pelukannya, enggan memang, tapi melihat anak itu kebingungan rasanya kasian.

"Jadi aku harus ngenalin diri ulang, nih?" wanita itu bertanya pada papa Jake, dan Yohan sontak melongo ketika pria seram aneh itu melingkarkan tangan pada pinggang si wanita.

"Woah!?" Yohan berseru heboh tiba tiba, "emak lu, Jake? gila.. beda banget, jir?"

ketiganya tertawa melihat reaksi Yohan, belum sempat berkomentar Ezra tiba tiba datang dan langsung menyapa Atthar --Papa Jake--, dan Olin --Mama Jake-- serta Jake.

Yohan mengangkat satu alisnya ketika bingung, melihat Ezra yang tiba tiba terlihat begitu ramah pada Jake, pasti tu orang takut tuh di paranin sama orang tuanya Jake.

Yohan tertawa licik dalam hatinya.

"Om, om tau ga? mereka tuh aslinya musuhan tau."

Yohan  [ END ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang