—SAVE YOU—
Genre : Dark Romance, Adult.
Rating : 18+
⚠️Saya tidak akan lelah mengingatkan kalian untuk vote dan komen karena itu memberi semangat pada Author.
Typo? Tandai⚠️
⚠️Disarankan untuk membaca secara perlahan dan tidak terburu-buru agar dapat feel-nya⚠️
Apa yang ingin kalian katakan pada karakter-karakter di cerita SAVE YOU?
Kepada Lavender?👉
Kepada Valerio?👉
Kepada Author?👉
Btw terakhir, please baca pesan di bawah ya!
Happy reading!!
~♤~
Satu minggu berlalu dari kematian Valerio dan Thomas, selama itu juga Lavender masih merasakan kehilangan dan kesedihan. Selama itu pula, Lavender memikirkan apa yang harus dirinya lakukan selanjutnya. Di esok hari maupun di hati-hari berikutnya. Setiap saat Lavender hanya menghabiskan waktu untuk bergulung di bawah selimut dan menangis, sampai saat kini matanya terlihat besar. Bahkan Marmara sudah mencoba membujuknya untuk makan atau menghiburnya, tapi usahanya hanya sia-sia karena Lavender sangat keras kepala.
Kepergian Valerio sungguh membuatnya semakin trauma. Setelah kehilangan keluarganya, kini Lavender kehilangan suaminya yang menjadi tempat terakhir untuk dirinya berpijak dan menopang hidup. Jika dulu memang Lavender sangat menolak keras atas kehadiran pria itu dalam hidupnya. Tapi setelah di mana dirinya keguguran, Lavender mulai belajar bahwa apa yang menurutnya buruk belum tentu buruk bagi dirinya sendiri. Nyatanya, Valerio datang ke dalam hidupnya untuk menyelamatkan dirinya dari keluarga yang cukup gila. Valerio memberikan semuanya pada Lavender agar dirinya merasa aman dan nyaman berada di samping pria itu.
Dari semua masalah dan pria itu, Lavender belajar banyak hal.
Satu minggu itu pula, terkadang Syam datang berkunjung untuk melihat keadaan Lavender. Semua keluarga suaminya tentu sama dengan dirinya masih merasa kehilangan.
Seperti saat ini. Syam kembali datang dengan membawa beberapa buah-buahan untuk di makan. Mendengar informasi bahwa menantunya mogok makan, tentu saja Syam merasa iba dan khawatir. Meski pun Lavender hanyalah orang baru yang terlibat dengan pernikahan bisnis, tetap saja gadis itu adalah menantunya dan masih menjadi istri anaknya. Syam harus peduli juga.
"Lavender, apa kau di dalam?" Syam megetuk pintu kamar, berharap gadis itu membukanya. "Bolehkah Dad masuk?"
Tak ada sahutan dari Lavender membuat Syam semakin khawatir. Ia takut kalau gadis itu pingsan di dalam. Pintu terkunci sehingga itu menyulitkan dirinya untuk menorobos masuk.
"Lavender, buka pintunya!" Syam terus menggedor-gedor dengan keras.
Karena beberapa menit tak ada sahutan dari dalam sehingga dengan nekat Syam merusak kenop itu itu dengan di bantu oleh pengwal. Saat pintu terbuka, Syam segera mendekati ranjang dan membuka selimut. Tapi matanya membelak tatkala tak mendapati gadis itu di sana. Syam tentu saja panik dan ia melirik ke arah jendela pintu balkon yang terbuka lebar.
Jantungnya berdegup kencang tatkala ia memikirkan hal-hal negatif. Apakah gadis itu kabur lewat balkon? Atau ... bunuh diri?
Cepat-cepat Syam keluar balkon dan mendekati pagar besi pembatas untuk melirik ke bawah. Tapi tak ada jejak sama sekali kalau gadis itu kabur atau bunuh diri. Lalu di mana menantunya itu?
KAMU SEDANG MEMBACA
SAVE YOU [END]
Romansa⚠️Warning : Harsh word, Toxicity, Blood, Rude behavior and Gore⚠️ Tidak direkomendasikan untuk anak di bawah umur❗ Bijaklah dalam memilih bacaan! Jika tidak suka, skip saja❗ Menikah di usia muda setelah lulus SHS tidak pernah terbayang dalam pikiran...
![SAVE YOU [END]](https://img.wattpad.com/cover/367000441-64-k61331.jpg)