"Makasih sudah order kak, sampai bertemu kembali." Aralie membungkuk dan tersenyum pada pelanggan tersebut
Aralie Tjahyono atau biasa dipanggil Kak Ara,Kak Lie dan Nona Tjahyono.
Nona Tjahyono?. benar sekali, Aralie Tjahyono merupakan salah satu calon pewaris Bisnis Tjahyono Group.
Tjahyono Group yang dipimpin oleh Papah Aralie yang bernama Cornielo Tjahyono berhasil menyabet gelar salah satu perusahaan terbaik di Asia Pasifik.
namun, Aralie yang punya jiwa mandiri dan jiwa bisnis dari papahnya mempunyai impian yang cukup berbeda dari orang tuanya.
ia membuka bisnis Dubai Cookies di sebuah mall Elite jakarta.
"kak, hari ini rame banget ya." Indira mendekat ke Aralie yang masih berdiri
"Harus bersyukur dong, kalo rame gaji kalian kan naik." Aralie tersenyum ke Indira
"Manda, tolong di cek ya stoknya. jangan sampai kehabisan." ucap Aralie ke Manda yang menjaga kasir
"iya kak, aman aja." Manda tersenyum
Disaat toko akan tutup, seorang Pria jangkung dengan rambut berantakan datang ke toko Aralie.
"Ada yang bisa dibantu kak?." Indira mendekat ke pria itu
"Coklatnya masih ada kak? saya mau beli." ucap pria bernama Dellon
"maaf kak, toko kami akan tutup 5 menit lagi. jadi kamu sudah mulai closing." Indira tersenyum tipis sembari menolak permintaan pria itu
"ga ada lagi kak? serius?." Dellon langsung memegang pundak Indira
Aralie yang mendengar obrolan mereka mendekat.
"Ada yg bisa dibantu kak?." Aralie mendekat ke Dellon
"gw butuh 5 Coklat Dubai dan gw rela bayar berapapun." ucap Dellon
"kak, kita udah mau closing. maaf sebelumnya." ucap Aralie yang tersenyum tipis
"mati dah gw, padahal buat nyokap itu." Dellon langsung tertunduk ketika dia tak bisa memesan
Seketika itu Dellon langsung pergi dari toko Aralie.
"udah jangan dipikirin, lanjut closing." Aralie menyuruh Indira untuk meneruskan closing toko
Kediaman Dellon.
"Dellon pulang." Dellon masuk ke rumah dengan lemas
"Mana pesenan mami?." Nuel sang anak bungsu pun mendekat ke kakaknya
"gak ada, udah habis. gw puterin satu jakarta ga Nemu." Dellon langsung duduk di sofa panjang ruang tamu
"ntar gw tanyain temen gw deh, btw dia owner coklat Dubai di daerah Jaksel." Nuel menepuk pundak sang kakak
"thanks ya Nuel, mami udah tidur?." Dellon menatap adiknya sebentar
"belum, masih di dapur kayakya." Ucap Nuel santai
Dellon pun menuju dapur untuk menemui maminya.
"hari ini cukup berat ya, mari kita pulang dengan senyum yang lebar." Ucap Aralie ke para karyawannya
"iya Bu Aralie, mari kita pulang dengan bahagia." Ucap Elin yang tersenyum
Setelah menutup toko, Aralie tak langsung pulang. ia menuju suatu tempat untuk menenangkan pikirannya.
"kak cocktail biasanya 1 ya." Aralie langsung duduk di sebuah bar
"mohon ditunggu ya kak Lie." bartender langsung menyiapkan pesanan Aralie
