Sekarang sudah jam delapan malam, itu berarti schedule Donghae hari ini telah habis. Donghae pun langsung meninggalkan lokasi syuting, dan berjalan cepat menuju sebuah basement tempatnya memarkir mobil yang terletak di sebuah apartemen yang baru saja dipakai untuk syuting salah satu adegan drama terbarunya. Ya, hari ini manager sekaligus sopir pribadi Donghae sedang sakit, jadi Donghae harus mengurus segalanya sendiri hari ini, termasuk mengendarai mobil sendiri walau ia sangat payah dalam hal ini.
Tapi, walau Donghae mengendalikan lift yang ia naiki agar membawanya menuju basement, lift tersebut malah membawanya menuju lantai paling atas apartemen yang tidak berpenghuni. Donghae kembali memencet-mencet tombol lift agar lift itu membawanya ke basement, tapi hasilnya nihil. Setelah sempat turun beberapa lantai, lift itu kembali membawa Donghae ke lantai paling atas apartemen yang sama sekali tidak berpenghuni. Donghae kembali dan kembali melakukan hal yang sama agar lift itu membawanya turun ke basement, tapi hasilnya juga tetap sama, lift itu kembali membawanya ke lantai teratas apartemen yang sangat menyeramkan karena kesunyiannya.
Donghae sungguh bingung kenapa lift itu terus membawanya ke lantai yang salah, padahal Donghae tidak memencet tombol yang salah. Donghae akhirnya memilih keluar dari lift dan menggunakan tangga darurat untuk menunggu basement, daripada pusinh tujuh galaksi karena tingkah lift tersebut yang begitu membingungkan. Tapi, saat Donghae hendak keluar dari lift tersebut, tiba-tiba saja pintu lift tertutup dengan kasar, kemudian lift turun dengan kecepatan yang sangat luar biasa. Karena gerakan lift yang begitu cepat, Donghae terjungkal ke pojok salah satu sisi lift. Lift tersebut kemudian kembali naik dengan kecepatan yang sangat luar biasa pula, hingga Donghae kembali terjungkal saat hendak bangkit. Lift tersebut terus bergerak seperti itu, hingga Donghae tak dapat bangkit dan merasa begitu pusing dan mual. Penderitaan Donghae bertambah ketika rasa takut mulai menguasainya, karena lampu lift yang tiba-tiba kedap-kedip sendiri. Tapi, rasa takut itu justru membuat kekuatan dan tekad Donghae bertambah hingga Donghae berhasil berdiri dan menekan tombol lift menuju basement walau dengan susah payah. Namun setelah Donghae menekan tombol lift, lift malah bergerak semakin cepat, hingga Donghae kembali terjungkal ke pojok salah satu sisi lift.
Tapi ada hal aneh yang Donghae rasakan saat terjungkal kali ini. Ia merasa seperti menabrak seseorang di belakangnya. Donghae lalu membalikkan tubuhnya perlahan untuk melihat apa yang barusan ditabraknya, dan Donghae malah menemukan sesosok hantu perempuan berwajah pucat gepeng di belakangnya! Donghae pun bertambah panik dan takut hingga ia langsung merangkak mendekati tombol lift sekuat tenaga dan menekan tombol lift menuju basement berkali-kali.
Setelah pintu lift terbuka dan menampakkan pemandangan basement apartemen, Donghae langsung berlari keluar lift menuju tempatnya memarkir mobil agar ia bisa kabur dari apartemen itu. Tapi kejadian yang menimpanya barusan membuatnya lupa tempatnya memarkir mobil, hingga Donghae terlebih dahulu harus mengecek satu per satu plat nomor mobil yang berwarna sama dengan mobil miliknya agar ia bisa menemukan mobilnya. Tapi, saat itu tiba-tiba saja ia kembali menemukan sosok hantu yang baru saja dilihatnya menemplok di salah satu kaca belakang mobil yang sedang ia periksa plat nomornya. Donghae pun sontak berteriak histeris dan menjauhi mobil itu. Ia kemudian kembali memeriksa plat nomor mobil-namun kini dengan sangat terburu-buru-hingga ia akhirnya bisa menemukan mobilnya dan segera kabur dari apartemen tersebut.
Saat Donghae sedikit lagi sampai di rumahnya, hantu berwajah pucat gepeng tadi tiba-tiba muncul di jok belakang mobilnya. Donghae pun sontak berteriak histeris, tapi hantu itu malah mendekatinya dan berusaha mencekeknya. Hingga akhirnya.... BRUKK!! Mobil yang dikendarai Donghae menabrak sebuah pohon dan semuanya gelap.
*****
Kepala Donghae terasa sangat pusing. Matanya terasa sangat berat untuk dibuka, tapi seperti ada sebuah dorongan dari dalam dirinya untuk membuka matanya.
"Donghae-ah, kau sudah bangun??" ujar seseorang yang suaranya sangat familiar di telinga Donghae.
"Aku.., Aku ada dimana? Kenapa ruangan ini serba putih?" ujar Donghae sambil mengedarkan pandangannya ke sekitarnya.
"Kamu ada di Rumah Sakit," jawab Yesung yang duduk di salah satu kursi yang ada di samping ranjang Donghae.
"Rumah Sakit?"
"Iya, Hyung. Tadi mobilmu menabrak pohon dan kau terluka," jelas Kyuhyun singkat mengingat kondisi Donghae yang baru siuman belum bisa mengolah terlalu banyak informasi.
"Hah, mobilku nabrak pohon??" Donghae mengernyitkan keningnya. Ia sungguh bingung mendengar penjelasan Kyuhyun, karena ia belum ingat kejadian yang telah menimpanya setelah syuting drama terbarunya selesai.
"Jadi, kau belum bisa mengingat apapun? Baiklah, kalau begitu sekarang kau beristirahat saja! Tidak usah memikirkan apapun dulu!" saran Yesung sambil tersenyum lembut.
"Iya, betul kata Yesung Hyung! Sekarang kau harus banyak beristirahat agar cepat sembuh, jadi tidak usah pikirkan apapun dulu!" timpal Kyuhyun.
"Oh, Tuhan!" seru Donghae tiba-tiba, membuat Yesung dan Kyuhyun mengernyitkan dahi mereka.
"Yesung Hyung, Kyuhyun-ah, Aku ingat semuanya! Aku ingat semuanya! Hyung, Kyu, apa yang dibilang Ryeowook itu ternyata benar! Dia tidak berhalusinasi!" ujar Donghae tiba-tiba dengan suara panik dan penuh ketakutan.
"Donghae-ah, apa maksudmu??" ujar Yesung sambil mengernyitkan dahinya lebih dalam.
"Hantu wanita berwajah pucat gepeng itu, hantu yang diceritakan Ryeowook, hantu iru, hantu itu..," ujar Donghae gelagapan.
"Hyung, tenanglah! Tarik napasmu dalam-dalam, kemudian lepaskan perlahan. Lakukan itu berulang-ulang agar kau lebih tenang dan bisa bercerita dengan baik hingga kami bisa mengerti!" instruksi Kyuhyun dengan tenang dan begitu menyugesti. Donghae yang sedang panik pun sontak melakukan apa yang diinstruksikan Kyuhyun.
"Hyung, Kyu, hantu wanita berwajah pucat gepeng yang dibilang Ryeowook suka menerornya itu, dia benar-benar ada! Tadi juga dia menerorku!" jelas Donghae dengan 'sedikit' lebih tenang.
"Hyung, kau baru siuman. Sepertinya ingatanmu masih abstrak, jadi beristirahatlah dulu! Jangan pikirkan apapun dulu!" ujar Kyuhyun dengan wajah malas.
"Tidak, Kyu! Aku benar-benar sudah ingat semuanya! Hantu itu benar-benar ada, Kyu! Aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri! Pertama-tama dia muncul di lift setelah lift itu tiba-tiba bergerak dengan ekstrem, kemudian dia muncul lagi di basement, dan dia muncul lagi di dalam mobilku! Dia juga bukan hanya sekedar muncul di mobilku, dia berusaha mencekekku! Makanya Aku akhirnya hilang konsentrasi dan menabrak pohon!" bantah Donghae.
"Tapi Hyung, hantu itu tidak ada!" bantah Kyuhyun.
"Tidak! Kau salah, Kyu! Hantu itu ada! Aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri!" Donghae membela diri.
"Tidak, kau pasti hanya berhalusinasi karena drama terbarumu itu bergenre horror!" Kyuhyun membela argumennya.
"Tidak! Aku bukanlah orang yang mudah terpengaruh! Jadi, drama terbaruku tidak mungkin mampu membuat otakku berhalusinasi!" Donghae mematahkan argumen Kyuhyun.
"Tidak, hantu itu tidak ada! Matamu pasti sedang bermasalah!" Kyuhyun mempertahankan argumennya.
"Tidak, Kyu! Apa yang dikatakan Donghae memang benar!" ujar Yesung yang sejak mendengar penjelasan Donghae diam membatu, sibuk memikirkan kejadian mistis yang beberapa hari lalu menimpanya.
"Apa??"
"Aku juga mengalaminya. Aku juga diteror dan disakiti oleh hantu itu,"
----------
Yeyy! Akhirnya bisa update juga! Sorry ya baru bisa update lagi, soalnya author baru selesai uts, jadi baru sempat update deh. Sorry ya kalo banyak typo, soalnya author update-nya ngebut. Hope you enjoy this story, guys! Jangan lupa berikan voment atau minimal vote sebagai apresiasi terhadap karya ini. Jangan jadi silent reader aja ;)
KAMU SEDANG MEMBACA
Ghost's Love
HorrorHidup Kim Ryeowook berubah jadi super makmur setelah ia mengikuti jejak saudara-saudaranya nyemplung ke dunia entertainment, tapi justru pilihan pembawa kemakmuran ini pula yang membuat Ryeowook diteror habis-habisan oleh sesosok makhluk tak kasat m...
