BAB 5: BROTHERS STORY

185 10 0
                                        

Di tengah sebuah jalan, tampak banyak orang sedang mengerumuni sesuatu. Donghae dan Kyuhyun yang melintasi jalan itu untuk mencapai rumah mereka setelah berbelanja di supermarket pun kebingungan.
"Hyung, lihat deh! Kok banyak banget orang sih di situ?? Padahal 'kan biasanya jalanan ini sepi banget," ujar Kyuhyun saat melihat kerumunan manusia menghadang jalan dari kejauhan.
"Iya, ya! Kok banyak banget orang, ya??" ujar Donghae yang sedari tadi sibuk bermain ponsel.
"Kyuhyun yang sedang menyetir mobil lalu memperlambat laju mobilnya, agar bisa memerhatikan kerumunan orang itu dengan seksama.
"Sepertinya orang-orang itu sedang mengerumuni sesuatu deh, Hyung! Coba deh, Hyung perhatikan!" ujar Kyuhyun lagi sambil terus memerhatikan kerumunan orang tersebut.
"Iya, ya! Kira-kira apa ya, yang sedang mereka kerumuni?" ujar Donghae yang sedari tadi ikut memerhatikan kerumunan orang itu.
"Jangan-jangan ada kecelakaan!" duga Kyuhyun sambil terus mengemudikan mobilnya mendekati kerumunan itu.
"Mudah-mudahan saja tidak! Bisa gawat jika ada kecelakaan di jalan inj! Ini 'kan jalan tersepi yang nyaman kita lewati!" ujar Donghae yang merasa tak sanggup jika harus melewati jalan lain menuju rumahnya yang sangat ramai.
"Ya, mudah-mudahan!"
Setelah cukup dekat dengan kerumunan itu, Kyuhyun menghentikan laju mobilnya.
"Hyung, ayo kita turun untuk melihat apa yang sedang dikerumuni oleh orang-orang itu!" ajak Kyuhyun sambil melepas sabuk pengamannya.
"Ayo!" respon Donghae yang langsung mengikuti Kyuhyun melepas sabuk pengamannya, kemudian turun dari mobil.
"Permisi! Permisi!" ujar Kyujuun dan Donghae saat berusaha menerobos kerumunan orang itu.
"Ya, Tuhan! Yesung Hyung!"

*****

Setelah sampai di depan rumahnya, Kyuhyun dan Donghae dengan cekatan turun dari mobil. Donghae lalu membuka pintu belakang mobil dengan cepat, sementara Kyuhyun yang bertubuh lebih besar darinya langsung mengeluarkan seorang pria dari kursi belakang mobil dan kemudian membopongnya memasuki rumah.
"Pelayan! Pelayan!" teriak Donghae saat memasuki rumahnya. Mendengar panggilan Donghae, beberapa asisten rumah tangga di rumah Keluarga Donghae pun langsung berdatangan menghampiri Donghae.
"Kakakku pingsan di jalan. Cepat telepon dokter agar dia segera datang kesini untuk memeriksa kondisi kakakku!" perintah Donghae kepada para pelayan itu.
"Baik, Tuan Muda!" ujar pelayan-pelayan itu serempak. Pelayan itu kemudian langsung berlarian menuju tempat diman telepon rumah berada, sementara Donghae langsung berlari menuju kamar Yesung.
"Kyuhyun-ah, bagaimana kondisi Yesung Hyung?" tabya Donghae dengan sangat panik saat sampai di kamar Yesung.
"Seperti yang kau lihat!" jawab Kyuhyun sambil terus menggosok punggung tangan Yesung dengan minyak angin agar Yesung bisa segera siuman.
"Oh, Tuhan! Bagaimana semua ini bisa terjadi?" keluh Donghae sambil memegangi keningnya.
"Dimana Ryeowook? Apa dia sudah tahu kalau Yesung Hyung pingsan?" tanya Donghae lagi yang sungguh panik melihat kondisi Yesung.
"Mana Aku tahu! Kau 'kan tahu sendiri Aku dari tadi sibjj mengurus Yesung Hyung!" jawab Kyuhyun yang juga panik bukan main melihat kondisi Yesung.
"Ryeowook-ah, Ryeowook-ah," Yesung menggumam pelan. Jari-jari tangannya juga mulai bergerak-gerak.
"Hyung, kau kenapa?? Hyung, apa kau bisa mendengarku??" ujar Kyuhyun sambil membelalakkan matanya.
Mendengar suara Kyuhyun, Yesung perlahan membuka matanya.
"Hyung, kau sudah sadar?" ujar Kyuhyun dan Donghae bersamaan.
"Kyuhyun-ah, Donghae-ah, kenapa Aku ada di sini? Aku harus mengejar Ryeowook! Aku harus mengejarnya!" ujar Yesung dengan lemas. Yesung lalu berusaha untuk bangun dari tidurnya.
"Hyung, jangan banyak bergerak dulu! Kau baru saja siuman!" ujar Kyuhyun sambil menahan tangan Yesung.
"Siuman?" tanya Yesung yang belum bisa mengingat semuanya.
"Iya! Tadi kau pingsan di jalan, Hyung," jelas Donghae.
"Tidak! Ini tidak boleh terjadi! Aku harus mengejar Ryeowook! Aku tak boleh seperti ini!" ujar Yesung yang langsung berusaha turun dari ranjangnya.
"Tenangkan dirimu, Hyung! Kau baru saja siuman! Kau masih lemah!" perintah Kyuhyun sambil menahan tangan Yesung.
"Iya, Hyung! Lagian memangnya ada apa sih? Kenapa Hyung terus-terusan berkata 'harus mengejar Ryeowook'? Memangnya dia bisa pergi kemana? Dia 'kan sedang beristirahat di kamarnya!" ujar Donghae.
"Tidak, Donghae! Kau salah! Salah besar!" ujar Yesung dengan mata berkaca-kaca.
"Salah? Maksudmu??" ujar Donghae dan Kyuhyun bersamaan.
"Ryeowook telah pergi dari rumah! Dia telah kabur!"
"Apa??"

*****

Di kamae Yesung, Kyuhyun mondar-mandir sambil sibuk menelpon dan sesekali mengutak-atik ponselnya. Sementara Yeusng hanya bisa duduk lemah di atas ranjangnya, dan Donghae sibuk memijit kaki Yesung.
"Halo, Siwon Hyung! Apa hari ini kau bertemu dengan Ryeowook? .....Oh, tidak, ya? .....Tidak, tidak apa-apa! Aku hanya iseng bertanya. .....Hehehe, iya, maaf, jangan marah! ..... Oke deh, bye!" komunikasi Kyuhyjn dengan Siwon-salah satu teman Ryeowook, yang diteleponnya.
"Bagaimana? Apa kau sudah mendapat informasi mengenai keberadaan Ryeowook?" tanya Yesung dengan sangat penasaran.
"Belum, Hyung!" ujar Kyuhyun yang langsung sibuk mengetik nomor telepon seseorang di ponselnya.
Mendengar jawaban Kyuhyun, Yesung hanya bisa membuang napas berat.
"Yang sabar, Hyung! Kita pasti akan segera menemukan Ryeowook!" Donghae menyemangati Yesung.
"Halo, Eunhyuk Hyung! Apa kau bertemu dengan Ryeowook hari ini? .....Oh, tidak, ya? .....Tidak, Aku hanya sedang iseng. .....Tidak, dia baik-baik saja! .....Iya, Aku serius! .....Hehehe, maaf Hyung, jangan marah! Aku hanya sedang iseng. .....Oke, bye!" komunikasi Kyuhyun dengan Eunhyuk-teman Ryeowook yang lainnya.
"Bagaimana? Apa sekarang kau sudah tahu dimana Ryeowook kita?" tanya Yesung lagi dengan penuh harap sekaligus kecemasan.
"Sayangnya belum, Hyung!" jawab Kyuhyun dengan ekspresi menyesal.
"Coba kau telepon Ryeowook lagi!" perintah Yesung.
"Percuma Hyung, tidak akn diangkat! Ryeowook Hyung itu 'kan sedang kabur dari rumah, bukan sedang piknik!" tolak Kyuhyun.
"Ya Tuhan, bagaimana ini?? Bagaimana kami bisa mendapatkan info tentang keberadaan saudara kami??" keluh Yesung dengan wajah sedihnya yang sangat memilukan.
"Hyung, ini sudah malam, sekarabg lebih baik Hyung tidur!" ujar Donghae dengan lembut.
"Tapi Donghae, Ryeowook belum ditemukan!" ujar Yesung.
"Hyung, kita bisa mencari Ryeowook besok pagi! Sekarang yang penting Hyung tidur tepat waktu, sehingga kondisi kesehatan Hyung cepat membaik!" bujuk Donghae.
"Iya, Hyung! Betul kata Donghae Hyung! Sekarang yang penting Hyung tidur tepat waktu, sehingga besok pagi Hyung juga akan memiliki banyak tenaga untuk mencari Ryeowook Hyung!" bujuk Kyuhyun.
"Baiklah!" Yesung akhirnya menyerah.

--------------------------------------

Yeay! Akhirnya setelah 4 hari berlalu bisa lanjut nulis cerita ini! Ya maklumlah, K-13 padet jadwal Sorry ya, kalo ada banyak typo. I hope you enjoy this story, guys! Jangan lupa untuk memberikan vomment, ya! ^^

Ghost's LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang