Yeonhae pov
Chanyeol tiba tiba menahanku. Aku sepontan menghadapnya lagi.
"Lebih baik kalian ikut kami sekarang" ucap chanyeol dengan senyum yang memperlihatkan deretan giginya.
"Lebih baik kami naik kereta bawah tanah. Tunjukkan saja alamatnya" ucapku cepat cepat sebelum ada yang menyetujui.
"Ani ani. Itu akan membuang waktu" oh ayolah aku tidak ingin pulang bersama mereka.
"Dan kalian bahkan sudah membuang waktu dengan seperti ini. Sudahlah kalian ikut kami, tidak usah perotes" ucap baekhyun dengan nada mencibir.
Yeonhae jaga jantungmu ne. Jangan sampai berdetak terlalu cepat dan kuat.
Aku menaiki mobil, aah bukan mobil ini lebih mirip dengan van. Kursinya berpasang pasangan. Tapi lebih baik aku sendiri.
"Boleh duduk disini?" Kau gila? Sehun menanyakan itu padaku.
"Ini tempat duduk ke sukaanku" beer dari pada duduk sebelahan dengan sehun lebih baik aku pindah.
"Ooh. Kalau begitu biar aku yang pergi" sebelum aku pergi sehun mencegatku untuk tidak pergi.
"Tidak. Kau duduk saja disi-"
CHIIT
Tiba tiba saja van ini berhenti mendadak yang membuat sehun terjatuh ke arahku. Muka kita sangat dekat. Bisa kulihat dengan jelas mukanya menunjukan ekspresi terkejut.
Tuhan, kenapa dengan jantungku. Apa aku benar benar suka pada sehun?
"Mian"
"Ne" uh sepertinya hyomin, minrae, baekhyun, dan chanyeol tidak melihat kejadian tadi karena mereka duduk lebih depan.
~Rumah sehun~
"Yaak yeoja ini lagi? Apa kau yeoja chingu sehun?" Ucap tiba tiba namja yang berkulit tan dan dia memiliki hidung yang tidak begitu mancung. Kalau tidak salah namanya kim jongin atau bisa dipanggil kai.
"Eh? B-bukan, a-aku teman kelompoknya" uuuh aku gugup karena ternyata 6 anggota EXO lainnya ada di sini juga.
Ottokheyo?? Aah~~ di mana sebenarnya teman kelompok ku lainnya?
"Tapi kenapa kau sendiri?" Aah bingo. Sekarang namja mata bulat itu yang bertanya. Aku harus jawab apa?
"Tidak ak-"
"Yaak dari mana saja kau. Ternyata sudah di dalam" heh-_ aku sudah diteriaki oleh 2 namja hari ini.
"Kapan kau ke dalam? Kau ke dalam dengan siapa? dengan sehun? Lalu sekarang sehun di mana? Apa sehun di kamarnya? Apa dia tidak memberi tau dirimu? Apa kau tidak tanya tadi?"
Demi apa, sebenarnya aku ingin menjawab pertanyaan dari baekhyun itu tapi dia bertanya seperti kereta yang sedang melaju kencang sekali.
"Eeh.. itu aku-"
"Eh? Tunggu, tapi kenapa kau bisa disini? Apa yang kau lakukan di sini? Kau disuruh sehun menunggu disini? Atau kau kenal dengan salah satu dari kita? Atau jangan jangan kau fans EXO dan ingin minta tanda tangan?"
bisakah aku menjawabnya sekarang? Apa dia sudah selesai bertanya? Oh ayolah, bahkan aku bingung mau menjawab apa.
"Annyeong" sapa orang dari luar ruangan yang ternyata hyomin, mirae, dan chanyeol.
"Yaak yeonhae kau sudah di dalam" sebenarnya ini hari apa sih? Kenapa aku diteriaki banya orang hari ini.
"Lebih baik kau panggil sehun mungkin di kamarnya"
"Yaak!! Kau yeonhae palli" Apa maksud baekhyun adalah aku? Kalau itu aku berarti dia meneriaki ku lagi.
"Aku??" Ucapku dengan menunjuk diriku.
"Aku tidak tau kamarnya" rumah sebesar ini dan aku baru kesini tapi sudah disuruh mencari dimana kamar sehun. Itu mustahil.
"Lurus saja nanti kau akan menemukan pintu bertuliskan 'sehun' " baiklah tidak ada pilihan lain.
Ah aku sudah menemukan kamar sehun. Aku langsung mengetuk pintu kamar sehun tapi tidak ada jawaban. Ternyata pintunya tidak terkunci. Akhirnya ku putuskan untuk masuk.
Waah kamarnya bernuansa biru muda sama seperti kamarku. Warna kesukaanku. Aku seolah bisa menghirup aromanya di kamar ini.
"Untuk apa kau disini" aku membalikkan badanku untuk menghadap pada orang yang bersuara itu. Ternyata sehun yang sedang...
"AAAAAAAHHH YYAAKK. Maaf aku akan keluar sekarang. Kumohon cepat, semua sudah menunggu" ucapku dengan menunduk dan berlari ke pintu untuk keluar.
Oh my god. Apa yang telah kulihat. Aku melihat sehun sedang toplest. Sepertinya dia selesai mandi. Dia hanya melilitkan handuk di pinggangnya Yang menutupi pinggang sampai lutut.
Aku bahkan bisa melihat ABS milik sehun. Yaak yeonhae ceroboh. Untuk apa kau tadi masuk heh?!! Memalukan sekali kejadian tadi.
Cklek
"Kau sudah selesai?" Tanyaku pada sehun yang sudah keluar dari kamarnya.
"Untuk apa kau tadi masuk kamarku?" Tidak menjawab pertanyaanku dia malah bertanya balik. Apa yang harus ku katakan.
"Teman teman sudah menunggu. Kajja" ajakku tapi..
Sehun menarikku dan mengunci tubuhku pada tembok. Blus, pipiku pasti seperti kepiting rebus.
"A-aku.. t-tadi bermaksud untuk menjemputmu t-tapi t-tidak ada jawaban lalu ku-kulihat pintunya tidak dikunci. Ku kira kau ke tiduran makanya aku masuk" aku tidak berani melihatnya.
"Baiklah. Apa yang kau lihat tadi" aku langsung mendongakkan kepalaku.
"Aku tidak melihat apa pun" kenapa aku mengucapkannya dengan lantang. Itu bisa membuat sehun curiga.
"Heh? Kau bohong." Dasar muka tembok. Datar sekali ekspresinya.
~~~~
"Yaak!! Lama sekali kalian"
"Lalu kenapa tadi yeonhae berteriak?"
"Jangan jangan sehun melakukan yang macam macam pada yeonhae" semua perkataan itu terucap dari anggota EXO
"Maaf lama. Tadi aku berteriak karena ada kecoa" elakku
"Dirumah besar seperti ini ada kecoa" yaaak kenapa minrae masih perotes. Kenapa tidak langsung percaya saja. Lagian kenapa harus kecoa.
~~~~
Hah akhirnya tugas ini selesai juga.
"Kami pulang dulu" acapku, hyomin, dan minrae.
.
.
.
.
Ps: agak pendekan dikit gak apa apa ya ^^
JANGAN JADI. Salient.Reader's
Jangan lupa vote atau paling gak comment .
Bye ∩__∩♔
KAMU SEDANG MEMBACA
Do you Really love Me
Fanfiction[COMPLETE] Apa jadinya jika shin yeong hae si kutu buku yang tiba tiba bertemu dengan Oh Sehun anggota geng EXO yang memiliki fans yang sangat banyak. Di permainkan oleh cinta dari seorang Oh Sehun. Menjadi bahan taruan. Menjadi mainan dari Oh Se...
