Sehun pov
"Kami pulang dulu" acap 3 yeoja yang sekelompok denganku.
Saat mereka sudah keluar dari gerbang rumahku, tiba tiba saja kai mendekatiku denga senyum senyum sendiri. Dasar aneh.
"Hei sehun. Apa itu tadi kebetulan?" Dasar kai sudah aneh, ambigu lagi. Kebetulan apa. Berbicara tidak jelas.
"Yeoja tadi. Pertama kau meminjam bukunya, kedua kau satu kelompok dengan dia. Apa itu kebetulan?"
"Ne" kalau menjawab pertanyaan seperti itu dengan irit saja.
"JINJJA?!! Kalau begitu aku ingin menantangmu untuk mendapatkan yeoja itu" kai menantangku? Berani sekali dia.
"Baik. Apa yang akan ku dapatkan" tantangan ini sangat mudah. Tidak mungkin tidak berhasil.
"Jika kau berhasil motor sport ku itu menjadi milikmu tapi jika gagal mobil sportmu akan ku sita sampai kau berhasil. Ottokheyo??" Baik itu lumayan. Motor mu akan kudapatkan dengan mudah.
"Baik aku setuju"
Keesokan hari
Sebelum perform aku melihat yeoja itu. Sepertinya dia ikut serta dalam mengurusi pensi ini. Akhirnya ku putuskan untuk mendekatinya dan menyapanya.
"Hei" dia langsung menengok ke arahku.
"Kau sibuk? Jika tidak, aku mohon kau melihatku perform ne. Aku menunggu kehadiranmu" aku langsung pergi meninggalkannya
~~~~
Saat perform aku bisa melihatnya. Dia tidak meneriaki nama anggota EXO, dia hanya melihat perform kami. Dan dia juga ikut bertepuk tangan tapi setelah kami perform, dia sudah menghilang.
Yeonhae pov
Baru kali ini aku melihat pentas seni dengan sedekat ini. Sebenarnya aku tidak berminat melihat tapi tadi sehun menghampiriku dan menyuruhku untuk melihat dia perform.
Entah kenapa aku jadi ingin melihat performnya Dan memutuskan untuk melihatnya. Aku tidak berteriak seperti yeoja lainnya, aku hanya diam berfokus pada perform sehun.
"Hey kau tadi melihat pensi waktu penampilan EXO ya?" Sahabatku minrae ini tau dari mana.
"Ne, kau tau dari mana?"
"Makanya aku seperti melihatmu tapi tumben" apa aku harus jujur atas kejadian tadi.
"Aku bosan disini. Kau kemana saja? Aku mencarimu" dia malah cengar cengir dan langsung pergi. Dasar aneh.
"Gomawo sudah datang tadi" aku menoleh ke asal suara itu dan aku mendapati sehun sedang tersenyum pada ku atau orang lain. Entahlah.
"Kenapa kau langsung pergi tadi?" Sekarang sehun sudah duduk di sebelahku.
Tuhan, aku takut akan terjadi sesuatu pada ku setelah ini.
Hatiku tiba tiba tidak enak. Seperti ada firasat buruk/?
"Aku sibuk dan sekarang aku juga masih sibuk. Jadi, aku pergi dulu" dari pada terjadi sesuatu yang buruk lebih baik aku pergi.
"Tunggu" sehun tiba tiba menarikku dan mengunciku pada tembok.
Chu~~
Dia mencium pipiku.
Tuhan, ada apa ini? Apa sehun sedang sakit? Kenapa dengan jantungku.
Saat sadar dia sudah meninggalkanku yang masih membatu. Aku melihatnya sampai dia menghilang pada pintu ruangan ini. Untung ruangan ini sepi atau bisa dibilang tidak ada siapa pun kecuali aku.
"Uuh jadi sehun oppa menghampiri mu?" Aigoo jadi fans sehun ada disekitar sini.
"Apa yang sehun oppa lakukan kesini" syukurlah mereka tidak tau apa pun.
"Kalau tidak salah tadi dia mengambil barang" semoga mereka percaya.
"Apa kau tidak mengambil gambarnya?" tanyanya antusias tapi Aku hanya menggeleng untuk menjawabnya.
Ngomong ngomong soal mengambil gambar, sekarang dimana ponsel ku? Apa ada di kelas? Tapi seingatku tadi ada di meja itu.
~~~~
~Kelas~
"Ini" heh ponsel ku? Kenapa ada di sehun? apa dia mengambilnya atau dia menemukannya.
"Nanti akan ku telefon" apa dia salah bicara atau dia salah melihat orang. Menelefon ku? yang benar saja, namaku saja dia tidak tau mungkin.
"Uuh sebal sekali dengan si baekhyun itu. Ku kira dia namja yang baik, romantis, dan pengertian tapi ternyata dia itu menyebalkan, jutek, cerewet. Dasar bebek byuntae!!" Hyomin? baru kali ini dia marah karena salah satu anggota EXO, apalagi ini pada baekhyun. Biasanya dia akan memuja baekhyun seperti memuja kerang ajaib.
"Wae hyomin-ah?" Tanyaku pada hyomin yang duduk di depanku.
"Tadi pagi aku menyapanya tapi dia malah menjawabnya dengan jutek. Lalu tadi waktu aku tidak sengaja menabraknya, aku terkena ceramah dan makian. Dan sekarang, dia baru saja menjegalku di depan kelas cuma karena aku menabraknya tadi"
"Apa dia tidak punya hati. Aku menyesal memiliki bias seperti dia" kalau dia menyesal ya tinggal ganti bias saja.
"Kau kan bisa mengganti bias" setelah aku berkata seperti itu hyomin langsung melihatku seperti 'apa kau gila?'
"Aku sudah sangat suka pada baekhyun oppa" untuk apa juga mencintai orang seperti itu. Maksudku, baekhyun adalah idola sekolah sedangkan fansnya adalah murit biasa.
"Sudah hyomin sabar saja. Mungkin mood baekhyun sedang tidak bagus" aku berusaha menenangkan hyomin yang mulai terisak.
"Yeonhae. Ada apa? Kenapa hyomin menangis?" Minrae yang baru datang langsung menghampiriku dan hyomin.
"Baekhyun" ucapku sedikit berbisik karena keadaan kelas sudah mulai ramai.
~~~~
Tadi ada banyak hal yang terjadi di sekolah. Mulai dari sehun tiba tiba menyapaku, lalu untuk pertama kalinya aku melihat pensi, lalu sehun yang tiba tiba mencium pipiku, sehun yang tiba tiba bersikap seperti sudah lama kenal padaku, hyomin yang menangis gara gara baekhyun. Hah?!! Hari yang aneh!
Deeert deeert deeeert
Unknow name
Ada yang menelfonku tapi siapa. Aku tidak punya nomer kontak ini. Sudahlah aku angkat saja.
"Yeoboseyo?"
"Lama sekali mengangkatnya" suara ini kan suara sehun. Apa ini sehun?
"Nugu?"
"Sehun" untuk apa dia menelfonku. Apa ada yang penting. Ah dan kenapa juga dengan jantungku kali ini.
"Kau tau nomerku dari siapa"
"Ponselmu. Tapi tunggu, aku bahkan tidak tau nama mu"
"Yeonhae. Shin yeonhae imnida"
"Aah. Kau teman SD ku ne?" Apa dia tau aku saat SD?
"SMP juga"
"Hah?!! Jinjja! Wah aku tidak tau"
~~~~
"Tidurlah ini sudah malam. Good night, mimpi indah dan semoga aku ada di mimpi indahmu yeonhae" sudah satu jam lebis kami mengobrol lewat telefon.
Sekarang sudah menunjukkan jam 10.30 malam. Lebih baik aku tidur dan besok bangun pagi. Selamat malam dunia.
.
.
.
.
.To be continue.
Mungkin di part selanjutnya bakal ada cast baru. Penasaran siapa cast barunya? Makanya ikutin terus^^
Bye bye<>
KAMU SEDANG MEMBACA
Do you Really love Me
Fanfiction[COMPLETE] Apa jadinya jika shin yeong hae si kutu buku yang tiba tiba bertemu dengan Oh Sehun anggota geng EXO yang memiliki fans yang sangat banyak. Di permainkan oleh cinta dari seorang Oh Sehun. Menjadi bahan taruan. Menjadi mainan dari Oh Se...
