=kyou prov=
-3- argh ini masih pagi tapi...
" Hei kalian berdua bangun!!"
"Uhm.. bentar... 30menit lagi" kata akira sambil memeluk guling. Sedangkan aoi tidur dengan pulasnya.
Uh aku tidak menyangka jika aku punya kakak angkat seperti mereka.
Padahal mereka berdua tipikal orang yang sangat sulit didekati.Akira Ameyoshi, dia gadis yang terlalu 'welcome' pada semua orang, kadang baik kadang jahat tapi bukan jahat dalam kata kasar loh melainkan jahat karena sifat dinginnya.
Lalu Aoi watanabe, dia dulunya sama seperti akira. Dia sangat menyukai hal yang berbau astronomi. Dia juga selalu memakai logika nya (sama seperti akira).
Ku langkah kan kaki ku menuju dapur untuk membuat sarapan.
"Sebenarnya mereka itu tidur atau mati sih? Baru kali ini aku lihat orang seperti mereka."
tok tok tok
"are? Siapa yang datang sepagi ini?"
Aku berjalan menuju pintu lalu membukanya.
Nampak seorang ibu. A.. itu kan-
"T-tante.. ada apa sepagi ini kemari?" Tanya ku (berusaha) sopan tak lupa dengan senyum simpul.
" Eh rupanya kyou. Ini tante kesini cuma mau kasih ini, hm apa ibu ada?" Tanya nya sambil memberikan ku sebuah kantung keresek.
Aku menggeleng pelan.
"Kalau gitu tante pulang dulu yah." Ucapnya sambil berlalu menuju mobilnya.
Aku melambaikan tangan seraya masuk kedalam rumah.
Bukkk
"Itte.." ringis akira dengan posisi telungkup diatas lantai.
Tak lama kemudian aoi turun dari tangga dengan bersungut-sungut.
"Maka nya jangan lari-lari!" Bentak nya pada akira.
Akira langsung berdiri menatap aoi kesal.
"Aku kan min! Jadi wajar kan karena pandangan ku kabur!" Seru nya sambil melipat tangan.
Mereka selalu saja seperti itu. Tapi terkadang akur.
"Hei hei.. sudahlah.. ayo sarapan dulu." Ajak ku.
"AYO!!!!"
♥♥♥♥♥
Gadis berambut pirang itu berjalan menyusuri sebuah toko aksesoris bersama kedua temannya.
Aoi dan kyou langsung menyerbu ketempat khusus untuk gelang. Sedangkan akira duduk manis menunggu mereka karena dia tidak terlalu senang dengan barang yang berbau feminim apalagi warna pink.
Tak lama kemudian Aoi dan kyou menemui akira dengan tas belanjaan ditangan mereka.
" Sudah selesai belanja nya?" Celetuk akira sambil melipat kedua tangan nya.
Mereka berdua mengangguk.
Akira langsung keluar dari toko aksesoris itu meninggalkan aoi dan kyou yang sibuk bercerita.
"H-hei akira tunggu!!" Seru mereka berdua sambil menyusul akira.
Entah apa yang kyou mimpi kan semalam kini tepat 20 meter didepannya Ayato berdiri sambil menelfon seseorang.
kini ayato memandang tepat kearah kyou tak lupa dengan wajah datar nya itu. Kyou tak ambil pusing dengan sikap pemuda itu karena dia bisa lebih dingin.
Merasa ada yang aneh akira melihat kearah yang dipandang oleh kyou, aoi? Dia sibuk dengan smart phone nya tapi sesekali melihat kearah akira dan juga kyou.
"Ehem.... ada yang sedang adu pandang rupanya. " goda akira.
Kyou tersadar dalam lamun nya "apaan sih, aku gak adu pandang kok." Sangkalnya sambil memasang wajah super datar.
"Nah loh, jujur aja lagian ada ayato kok di depan kita kira-kira 20 meter didepan kita, itu sih cuma perkiraan ku." Kata akira, walau mata nya min tapi jika objek itu berupa barang atau orang itu masih bisa dia lihat jelas olehnya.
"Eh ayato? Dimana? Kok aku gak lihat?" Tanya aoi sambil melihat sekitar mall.
Akira menunjuk kearah pintu keluar mall, tempat berdirinya ayato sambil hmm menunggu seseorang mungkin.
Aoi ber-oh ria saat menemukan sosok yang dimaksud.
"Tapi buat apa coba dia ke mall? Masa cowo mau shoping?" Tanya aoi.Kyou menggeleng pelan, "mungkin aja kan kita gak tau, atau mungkin dia nunggu kyou." Terka akira sambil memainkan smart phone nya.
Setelah sampai didepan pintu keluar Kyou, akira dan aoi melihat ayato yang melirik mereka dengan dingin.
Akira juga melirik ayato dingin seperti ingin bilang 'apa lu hah lirik-lirik kami?!' Sedangkan aoi melirik ayato sambil mendecak. Kyou? Dia anak alim dia tidak peduli dengan ayato.
"Hei kau pulang dengan ku." Ucap ayato datar.
Mereka menoleh kearah ayato. Bingung itulah kesan yang nampak pada raut wajah mereka.
'Kau? Hmm a.. aku tau ' batin akira sambil melirik aoi.
"Argh.. kepala ku sakit!!" Seru nya sambil menekan ubun-ubun nya."Eh kenapa akira?" Tanya kyou khawatir. Akira menggeleng sambil terus menekan-nekan kepala nya sakit.
"Ayo ra.. ku antar ke klinik yang dekat disini!!" Seru aoi sambil menarik tangan akira dan pergi meninggalkan Ayato dan kyou yang bingung.
Kini ayato dan kyou berjalan menuju parkiran mobil. Keadaan sangatlah canggung, kyou sangat malas berbicara dengan orang yang tidak begitu ia kenal.
"kau tunggu disini." Perintah ayato. Kyou menuruti perintah pemuda berambut hitam itu.
♥♡♥ ditempat lain ♥♡♥
"Sabar kira! Bentar lagi kita sampai ke klinik!!!" Seru gadis bersurai hitam sambil menarik akira.
" hei hei aoi!! Aku cuma pura-pura!!" Kata nya sembari menarik tangan nya.
Aoi menengok kearah gadis bersurai pirang yang nyaris merah dengan raut wajah ⇨⇨(⊙o⊙)?
"Maksud mu?"
"Ish... si ayato tadi mau ngajak pulang si herbivore. Karena itu aku pura-pura sakit kepala trus kamu membawa ku ke klinik." Jelas akira.
Aoi ber-oh panjang dan mengangguk. Akira sweatdrop 'nyesel dah aku ngejelasin' rutuknya dalam hati.
"Dah ayo pulang aku capek.."
"Ayo, oh iya besok masuk sekolah ya?" Tanya aoi polos.
Akira mengangguk. 'Tunggu.. sekolah?!' Dia terdiam. 1 detik.... 2 detik.... 3 detik... "MATI LAH AKU!!! TUGAS MATEMATIKA KU BELUM SELESAI!!!"
♥♡♥♡♥
:"v chapter 3 udah di update!! (Gara" dipaksa)
Ea... si ayato ngajak kyou pulang bareng.>< belum kenal lebih dalam dengan para karakter? Silahkan tunggu di chapter berikutnya.
Thanks for read!!! ∩__∩≧﹏≦
