chapter 10 : different

18 3 0
                                    

Sedari tadi gadis itu tertunduk lesu. Pikirannya melayang kemana-mana. Mata yang biasa nya nampak segar kini sedikit merah dan terdapat kantung mata yang menghitam.

Rasa kantuknya sulit ia tahan. Berbagai cara ia lakukan untuk menghilangkan rasa kantuk nya seperti mencuci mukanya atau sedikit lari-lari ditempat namun tak satupun berhasi.

"Ohayou~ (pagi~) " ucap Akira yang baru saja memasuki kelas sambil menenteng tasnya. Wajah gadis itu tak kalah kusutnya seperti Kyou.

"Pagi Akira!" Serunya namun cuma dibalas dengan senyuman yang tak kurang dari sedetik dan Akira langsung pergi keluar kelas setelah meletakkan tasnya.

'Ada apa dengannya?' Batinnya.

Tak lama kelima temannya yang lain masuk kekelas dengan raut wajah yang seperti biasanya, yaitu ceria.

"Wah Kyou bagaimana keadaan mu?" Tanya Airi yang menghampiri Kyou yang duduk manis dikursinya.

"Sudah lebih baik dari sebelumnya. Emm Ri, Akira kenapa?" Tanya nya dengan hati-hati dan pelan.

Airi menaikkan sebelah alisnya dan nampak berpikir. "Mungkin dia sedang tidak enak badan." Sahut Hyun dengan suara yang serius.

Mereka terdiam tak berniat memulai pembicaraan sampai salah satu diantara mereka memulai percakapan.

Kriing kring kring

Semua murid bergegas masuk kekelas dan duduk dibangkunya masing-masing.

Kyou melirik kursi sebelahnya yang masih kosong, hanya ada tas Akira yang ada disitu. Kemana dia?

♥♡♥♡♥

"Akira, bagaimana keadaan mu?"

"Masih agak pusing pak, tapi tenang saja sebentar lagi saya bakalan pulih." Jawabnya dengan senyum lesu. Pria paruh baya yang notabene adalah guru bahasa inggrisnya mengangguk dan berlalu meninggalkan Akira yang memejamkan matanya.

Ruangan UKS yang bernuansa hijau itu  membuatnya sedikit lebih baikan. Ia sedikit bersyukur karena UKS yang ada disekolahnya tidak seperti UKS disekolah lainnya yang bernuansa seperti rumah sakit. Ia muak jika melihat ruang serba putih karena itu mengingatkannya pada memori itu...

♥♡♥♡♥

"Woi woi! Kumpul kumpul!" Teriak Hyun seperti orang yang sedang menggiring domba kedalam kandangnya. (Opps :v )

"Ada apa?" Tanya Aoi langsung.

Mereka berlima terdiam dan saling pandang kecuali Hyun yang memutar bola matanya malas.

"Sekarang itu jam pelajaran terakhir. Sudah delapan jam berlalu dan... Akira...dia dimana?"

"Disini...."

Mereka semua menoleh kearah pintu dan mendapati Akira yang bersandar dipintu seraya menenteng sepatunya. Ia tersenyum lesu dan berjalan gontai menuju bangkunya.

"Oe, kau sakit?" Tanya Rose.

Sekali lagi gadis itu hanya tersenyum, ia lekas duduk dan meletakkan kepalanya diatas meja. Ia sempat meringis akibat benturan kepala dan meja yang terbilang cukup pelan tapi cukup membuatnya kesakitan.

Kyou memegang pundak Akira. Ia tahu gadis itu sedang tak sehat hari ini tapi tak biasanya ia memaksakan diri untuk masuk kesekolah.

-Hyun prov

Akira, sakit?

Bisa kutebak jika sejak beberapa jam yang lalu ia beristirahat diUKS, pantas saja guru bahasa inggris itu tidak menanyakan dimana Akira. Pasti dia sudah izin terlebih dahulu.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 17, 2016 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

My Ice Prince (HIATUS)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang