lampu merah

22 1 0
                                    

"Laras. Ayo bangun sekarang hari sabtu, sekarang kamu ada les vocal lo...." teriak ibu Laras dari lantai bawah sambil membereskan ruang tamu. Laras menjawab dari kamarnya yang ada di lantai atas. Entah ibu mendengarnya atau tidak.
"Iya bu, ini Laras udah bangun kok."
" Laras ayo. Makan dulu." terik ibu lagi.
"Laras gak laper bu." Laras menjawab sambil sibuk mencari-cari barang yang di butuhkannya. "Nah.ini dia." Laras mengambil sebuah gitar yang letaknya di belakang rak buku di kamarnya.
Dibawah. Tampak ibu sedang pergi ke dapur. Mengendap-ngendap Laras turun dari kamarnya dan berjalan keluar.
"Huh. Akhirnya bisa juga keluar dari rumah. Untung ayah udah berangkat." Laras langsung berlari.

*****
Di bawah lampu merah tampak Galang,Iwan, dan Amel sudah menunggu Laras datang. Mereka melihat Laras yang sedang berlari dan Mereka langsung menyapa nya sembari melambaikan tangan mereka.
"Laras ! Laras !" teriak mereka bersamaan. Laras langsung berjalan menemui mereka. Tampak wajah mereka bertiga keheranan melihat Laras membawa-bawa gitar.
"Ras, lu bawa gitar ? Buat apaan ? Biasa nya kita itu kalau ngamen gak pake gitar. Modal suara sama pede aja." tanya galang sambil melihat gitar milik Laras yang masih bagus.
"Galang suara mu itu kan bagus. Jadi cocok kalau kamu nyanyi sambil main gitar. Lagian kata Amel kamu bisa main gitar kan ?" jawab Laras sambil menyodorkan gitar nya, Amel mengangguk perlahan dan Galang menerima gitar itu.
"Ini...lu pinjemin ke gua ?"
"Yaiyalah. Yaudah yuk. Keburu siang." ajak Laras.
Mereka mengamen sangat bersemangat dari satu mobil ke mobil lain.

MEREKATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang