Cinderella... or Juliet?

497 34 9
                                    

burung burung telah kembali ke sangkar, sore yang cerah di hari itu terusik oleh pikiran lia yang sedang semrawut..

"apa sih yang ada di pikiranya.."

lia yang masih berdiam diri di kamar terus saja berpikir mengapa revaldi terus berkata seperti itu... apakah dia benar benar merasa seperti itu? atau apakah aku yang malah akan merasakan itu?


malam pun datang, ayah dan ibu juga sudah berkumpul di ruang makan , seperti biasa mereka bertiga makan bersama di rumah (sebenernya lebih mirip kastil sih) dan di saat itu juga cendralia selalu di tanyai oleh orang tua nya... bagaimanapun... cendralia itu tidak di perbolehkan pergi keluar rumah kecuali untuk sekolah... dia tidak di beri kebebasan oleh orang tua nya... seperti cinderella...

di tengah tengah makan malam terdengar suara ketukan pintu..
"biar ibu saja yang membukakan pintu nya"ujar ibu sambil pergi

"siapa ?" tanya ibu
"ahhh aku revaldi" jawab tamu tersebut dari luar pintu
"tolong tunggu sebentar" jawab ibu

ibu segera menyuruh ayah untuk bertemu dengan tamu tersebut... karena penasaran ayah pun berbisik pada ibu "memangnya siapa sih?"
"entahlah dia memperkenalkan dirinya sebagai revaldi"

melihat tingkah laku orang tua nya yang aneh cendralia pun mengikuti orang tua nya secara diam diam

KRIEETT pintu depan di buka

tampak seorang remaja membawa bunga dengan pakaian ber jas rapih...

"ada apa kau kemari" tanya ayah dingin

"aku ingin menjemput anak paman, cendralia untuk jalan jalan sebentar" ucap revaldi tenang dan ramah

"apa kau bilang?" ayah terkejut

"yaa sebenarnya paman... aku jatuh cinta pada putri paman dan ingin sekali bertemu denganya..." ucap revaldi dengan sedikit malu...

belum lima detik revaldi mengucapkan kata kata itu... sebuah tamparan keras mendarat di pipinya.. dan langsung membuat tubuhnya tersungkur ke tanah...

"REVALDII..." teriak cendralia yang dari tadi melihat secara diam diam...

cendralia menghampiri revaldi yang masih berada di lantai

"ce...cendralia" ujar revaldi sambil mendekap cendralia

"ba...bakaa... " cendralia membalas dekapan revaldi

"CENDRALIA..!!!" ayah membentak dan menarik cendralia

"paman... kenapa?" revaldi sedikit menitikan airmata

"AKU TIDAK AKAN MEMBERIKAN CENDRALIA KU.. PERGILAH KAU DARI SINI" ayah membentak revaldi dan membanting pintu dengan keras

BLAMMM

"ayah..." cendralia menatap ayah nya
"aku membencimu... " teriak cendralia sambil berlari ke kamarnya

***

kenapa...? kenapa...? ketika akhirnya ada yang akan menemani ku... mengapa...?

Romeo And CinderellaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang